Hasil untuk "kesehatan"

Menampilkan 20 dari ~388459 hasil · dari DOAJ, Semantic Scholar, CrossRef

JSON API
CrossRef Open Access 2025
Optimalisasi Pelayanan Kesehatan Melalui Administrasi Kesehatan yang Efektif

Indah Pemberiani, Ilin, Latifah

Administrasi kesehatan merupakan komponen penting dalam sistem pelayanan kesehatan yang dapat menentukan efektivitas, efisiensi, dan kualitas layanan. Artikel ini bertujuan untuk mengeksplorasi bagaimana administrasi kesehatan yang efektif dapat mengoptimalkan pelayanan kesehatan di fasilitas kesehatan di Indonesia. Dengan pendekatan kualitatif berbasis studi literatur, penelitian menganalisis faktor‐faktor administratif seperti manajemen sumber daya manusia, sistem informasi kesehatan, proses triase dan alur layanan, serta manajemen mutu yang berkontribusi terhadap performa pelayanan kesehatan. Temuan menunjukkan bahwa administrasi yang terstruktur dengan baik, didukung oleh sistem informasi digital, pelatihan SDM yang memadai, dan pengawasan kinerja yang konsisten, mampu meningkatkan kepuasan pasien, mengurangi waktu tunggu, dan memperkuat pengambilan keputusan berbasis data. Sebaliknya, administrasi yang lemah atau terfragmentasi menghambat alur pelayanan, menurunkan kualitas layanan, dan memperbesar risiko ketidakpuasan pasien. Artikel ini merekomendasikan penguatan struktur administrasi, digitalisasi sistem, serta pengembangan kompetensi tenaga administrasi sebagai strategi kunci optimalisasi pelayanan kesehatan.

DOAJ Open Access 2024
REGRESI LOGISTIK BAYESIAN DAN ALGORITMA C4.5 DALAM KLASIFIKASI RISIKO PENGGUNAAN BPJS KESEHATAN KOTA MADIUN

Muhammad Qolbi Shobri, Rhavida Anniza Andyani, Maikel Jeksen

Social Security Agency for Health (SSAH) Madiun branch office incurred healthcare costs amounting to Rp1.5 trillion in 2023. Seeing the large amount of expenses incurred, it shows that the people of Madiun city largely trust SSAH with their health insurance. In the cost claim process, not all claims are accepted, which is caused by several factors, such as the type of work and medical records. This research will examine the risk and opportunities of utilizing SSAH insurance services in Madiun city. The methods used are Bayesian Logistic Regression and the C4.5 Algorithm. The purpose of this research is to identify the risk factors for utilizing SSAH services in Madiun City and to determine the best methods for classification. This research is expected to assist the SSAH in Madiun City in understanding the risks for SSAH participants in using insurance services and to serve as a reference for other researchers in using the best methods for classification. The research results show that medical history and gender have an influence on the risk of utilizing SSAH services in the city of Madiun. The best method in that classification is the C4.5 Algorithm method with an average accuracy rate of 66.82%.

DOAJ Open Access 2024
Empowering Healthcare Professionals: an Effort to Enhance Sexually Transmitted Disease Knowledge

Flora Ramona Sigit Prakoeswa, Winda Atika Sari, Saiful Hidayat et al.

Background: Sexually transmitted diseases (STDs) present a significant challenge in the public health field. Health professionals are at the forefront of controlling the transmission and management of this disease; hence, efforts to update knowledge regarding STDs are very important for this group. Purpose: This study aims to explain the effect of integrated counseling on increase STD knowledge in an effort to prevent the occurrence of sexually transmitted diseases. Methods: We carried out health education activities containing material related to aetiology, modes of transmission, risk factors, risk groups, and therapy for sexually transmitted diseases at one hospital in Surakarta. The Sexually Transmitted Disease Knowledge Questionnaire (STD-KQ) was used to assess participants' knowledge regarding STDs, which was distributed before and after giving the material. The difference in STD-KQ scores before and after the counselling session was analysed using the Wilcoxon Test. Result: Prior to the counselling session, 22 (32.83%) participants had poor knowledge, 41 (61.19%) had moderate knowledge, and only 4 (5.97%) possessed a good understanding of STDs. Following the counselling session, there was a noteworthy improvement in knowledge levels, with 47 (70.14%) participants now classified as having good knowledge. Additionally, 18 (26.86%) participants maintained a moderate level of knowledge, while 2 (2.98%) retained poor knowledge. The analysis showed that the difference was statistically significant (P value < 0.001).

DOAJ Open Access 2024
PROBLEMATIKA PEMBUKTIAN DALAM TINDAK PIDANA MALPRAKTIK DOKTER DITINJAU DARI UNDANG-UNDANG NOMOR 17 TAHUN 2023 TENTANG KESEHATAN

Syarifudin Syarifudin

The malpractice is still far from the reach of criminal procedure. There are no specific regulations on malpractice and there are problems in proving criminal acts of malpractice so that this article uses the theory of evidence to provide legal certainty to fulfill the elements of error and criminal responsibility. This study uses a normative method to answer this problem so that the statute approach and case approach are used. The results of the study show that the problems in proving criminal acts of malpractice and the difficulty of collecting evidence (unus testis nullus testis) are obstacles to assisting the legal process, the complexity of proof in criminal law which is material and problematic in the legal vacuum space limited to the Criminal Code. Contextually, criminal responsibility for malpractice is not specifically regulated in the Criminal Code or medical malpractice, but after the enactment of Law 17 of 2023 concerning Health, it provides hope in protection and helps victims in seeking justice even though cases reported by victims are often in SP3 (Investigation Termination Order).

S2 Open Access 2020
Tinjauan manfaat bunga telang (clitoria ternatea l.) bagi kesehatan manusia

Abdullah Muzi Marpaung

All part of the butterfly pea (Clitoria ternatea) plant reported having a various positive effect on human health. The blue petal, in particular, shows a wide range of functional activity including as an antioxidant, antidiabetic, antiobesity, anticancer, anti-inflammatory, and antibiotic. The hydrophilic phase of butterfly pea flower extract contains flavonol glycosides, anthocyanins, flavones, flavonols, phenolic acids, and cyclotides. Meanwhile, the terpenoids, alkaloids, and fatty acids were found in the lipophilic phase of butterfly pea flower extract. The proven health benefits and the wide range of the type of bioactive compounds promote butterfly pea flower as the source of functional food and nutraceuticals. However, a series of intensive research, including the clinical trial, is still needed.

113 sitasi en Biology
S2 Open Access 2021
Pandemi COVID-19: Dampak Kesehatan, Ekonomi, & Sosial

Nurul Aeni

ENGLISHCOVID-19 Pandemic started from March 2020 affected many aspects. This research aims to describe the impacts of pandemic on health, economic, and social in Pati District. It used both qualitative and quantitative approaches. It used secondary data that were obtained from relevant services and references. Then, the data were analyzed descriptively. This research resulted: (1) the impacts of the COVID-19 pandemic on health can be seen through the number of positive COVID-19 cases, mortality, and reduction in health service coverage. Higher positive COVID-19 cases were found in around the center of government and economic activities; (2) COVID-19 Pandemic has disturbed supply and demand of goods and services. This situation affected the decrease of economic growth. Pati’s economic structure is sustained by agriculture and manufactured that still showed positive growth. Thus, the economic slowdown caused the increase of unemployment, particularly on micro and small enterprises or household industries; (3) the impact of pandemic COVID-19 was represented by the poverty increase. Higher number of poor families was found in the areas having near-poor families and vulnerable ones. INDONESIAPandemi COVID-19 yang terjadi sejak bulan Maret 2020 memengaruhi segala aspek kehidupan. Tujuan penelitian adalah mendeskripsikan dampak pandemi dalam aspek kesehatan, ekonomi, dan kesehatan di Kabupaten Pati. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dan kuantitatif secara bersama. Data yang digunakan adalah data sekunder yang diperoleh dari instansi maupun referensi yang relevan. Selanjutnya data tersebut diolah secara kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian adalah (1) Dampak pandemi COVID-19 pada aspek kesehatan adalah jumlah kasus positif dan kematian yang cukup tinggi serta penurunan cakupan sebagian besar layanan kesehatan; kasus positif COVID-19 cukup tinggi terjadi di wilayah yang merupakan pusat pemerintahan atau dekat dengan pusat ekonomi; (2) Pandemi COVID-19 menyebabkan perubahan penawaran dan permintaan barang dan jasa. Kondisi tersebut berdampak terhadap penurunan pertumbuhan ekonomi. Struktur perekonomian Kabupaten Pati ditopang oleh sektor usaha pertanian dan industri pengolahan yang masih menunjukkan pertumbuhan positif selama pandemi. Perlambatan ekonomi tersebut selanjutnya menyebabkan peningkatan pengangguran, terutama pada sektor usaha mikro dan kecil serta industri rumah tangga; (3) Dampak sosial pandemi COVID-19 di Kabupaten Pati terwakili oleh peningkatan kemiskinan, dimana peningkatan kemiskinan lebih tinggi terjadi di wilayah yang yang memiliki jumlah keluarga hampir dan rentan miskin tinggi.

78 sitasi en Medicine
S2 Open Access 2023
Studi Literasi Efek Stressor Pada Kualitas Kinerja Pelayanan Tenaga Kesehatan

Komet Rama, Daud Studi, Literasi Efek et al.

Health workers, as the spearhead in providing services, have a very important role in maintaining and improving the quality of life of the community. However, in carrying out their duties, health workers are often faced with various pressures and stressors which can have a significant impact on their performance. Increased service demands, high workloads, and emotional stress inherent in the work environment of health workers can be factors that trigger potentially detrimental stress. For nurses, factors that influence stress include high workloads, limited staff, work demands and responsibilities, interpersonal relationships with fellow nurses and other health workers, knowledge about caring for patients, and changes in work dynamics. The impact of stress experienced by nurses on the performance of health workers can be seen in the quality of health services and the image of the institution, in mental and physical health, in absenteeism and late work, as well as in the relationship with happiness and performance.

S2 Open Access 2023
Promosi Kesehatan Stop Buang Air Besar Sembarangan (BABS) Melalui Pendekatan STBM Pilar Pertama

Nyak Firzah, Susilawati, Ilmu Kesehatan Masyarakat et al.

This literature study was conducted to find out the solution to the problem of poor sanitation through the first pillar of Community-Based Total Sanitation (STBM) related to open defecation free (ODF) by using triggering method that works to cause disgust, fear, anxiety, and the sin of open defecation as well as an overview of health promotion to ODF and steps to promote healthy latrines with communal septic tanks as an alternative to ODF. The approach used in this study is literature review analyzing scientific papers, books, and national journals. STBM is an approach to change the hygiene and sanitation behavior through community empowerment using triggering method. The SBS behavior was followed by the use of sanitary facilities in form of healthy latrines. Healthy latrines are an approach with a simple facilitation process that can change bad habits (open defecation) and expect healthy latrines ODF and sanitation obligations in building healthy latrines are part of the community's responsibility. Healthy latrines must be built, owned, and used by the family in a position (inside the house or outside the house) that is easily accessible to the occupants of the house.

2 sitasi en
CrossRef Open Access 2023
Korelasi Disparitas Tenaga Kesehatan Puskesmas Terhadap Pelayanan Kesehatan Primer Peserta Jaminan Kesehatan Nasional Kabupaten Poso

Ryandti Ruslang Ruslang, Diah Ayu Puspandari

Poso Regency is one of the regions that has achieved universal health coverage. However, based on the data from BPJS Kesehatan in 2022, the percentage of participants referred with non-specialistic diagnoses from Primary Health Care Facilities (FKTP) is still significant. This is related to the role of FKTP as a gatekeeper in primary care services. This research aims to describe the performance of Puskesmas as gatekeepers in controlling referrals by linking the availability of healthcare personnel to referral rates. This research is a quantitative approach with secondary data sourced from BPJS Kesehatan. It was found that the p-value for the ratio of doctor is very borderline (0.05) concerning the number of referrals. Additionally, there were 586 referrals with specialized diagnoses that were eventually coded as non-specialistic diagnoses in hospitals, with 210 of them coded as H.521, which should have been managed at the Puskesmas. It is recommended that the central government consider the distribution of healthcare personnel from outside the region through temporary work agreements. Furthermore, based on the significant number of non-specialistic referrals, particular attention should be given to referrals to the eye clinic (Poli mata), which may be indicative of eyeglass services. Therefore, it is advisable to consider policy changes so that participants seeking eyeglasses can undergo examinations at the community health centers according to the standard competency of doctors, supplemented by supporting training to ensure certified practitioners conduct the examinations.

CrossRef Open Access 2023
Konseling Online Dalam Meningkatkan Kesehatan Reproduksi Remaja

Taufik Hidayat

Pendahuluan: Konseling online sebagai intervensi keperawatan komunitas dalam meningkatkan kesehatan reproduksi remaja. Tujuan: Karya ilmiah ini bertujuan memberikan gambaran konseling online kesehatan reproduksi bentuk intervensi keperawatan komunitas untuk meningkatkan kesehatan reproduksi remaja di SMP F Kelurahan Cisalak Pasar. Metode: Metode kegiatan yaitu dengan desain deskriptif sederhana dimana mengukur perubahan pengetahuan, sikap, dan perilaku tentang kesehatan reproduksi remaja pada siswa sebelum dan sesudah pelaksanaan program konseling online dengan jumlah responden sebanyak 126 orang. Hasil: Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan sebesar 27,7 %; sikap 4,7 %; dan praktik 4%. Rerata 90% siswa menyatakan konseling online bermanfaat. Kesimpulan: Konseling online dapat diaplikasikan dalam upaya pencegahan masalah kesehatan reproduksi di sekolah. Saran: Konseling online disarankan menjadi program pengembangan pihak sekolah, puskesmas dan dinas kesehatan.

S2 Open Access 2022
PEMANFAATAN MEDIA ONLINE SEBAGAI SARANA EDUKASI KESEHATAN PADA REMAJA : TINJAUAN LITERATUR

Surya Dwi Sembada, H. Pratomo, Ida Fauziah et al.

The development both technology and internet lead to Industry 4.0 that affect various sector, including education and health sector. The emergence of COVID-19 as pandemic since the end of 2019 has increasingly demanding practice of Education 4.0. This was reinforced by the implementation of health protocols such as wearing mask when leaving the house, diligently washing hands with soap with running water, and physical distancing. As a consequence, mass to conduct direct health education is difficult.  The purpose of the study is to provide an overview of the effectiveness of online media to educate adolescents during pandemic COVID-19. This study is a literature review search from electronic database, such as Google Scholar, Springer, and Sciencedirect. Certain inclusion criteria were performed including a keyword of health education through online media. There were 10 articles from electronic database that published from 2014 – 2020. This covered both in Indonesian and English language. WhatsaApp, Google Meet, Zoom, or website are used for intervention. The majority of the literature uses questionnaire, online or offline, to assess the increase in knowledge before and after the intervention. The conclusion indicated the effectiveness of online media in health promotion in increasing knowledge, attitudes, and healthy behavior among adolescents. Â

25 sitasi en
S2 Open Access 2022
Efektivitas Penggunaan Lembar Balik sebagai Media Promosi Kesehatan : Tinjauan Sistematis

S. Sutrisno, R. Sinanto

Good health promotion media can support health promotion efforts. The selection of health promotion media must be by the existing problems. Handling nutrition and stunting problems requires health promotion media to combine the problem's complexity with primary, secondary, and tertiary targets. The flipchart form is a suitable health promotion medium for nutritional and stunting problems. This study aims to measure and show evidence as a health promotion media. The research method is a systematic review using Garuda The Ministry of Education, Culture, Research, and Technology journal data sources. Data can be downloaded from March 10-17, 2021. Thirty-two articles matched the specified keywords. Ten papers were reviewed after being selected and determined according to the inclusion criteria. The results showed the health promotion media in the form of adequate sheets for learning nutrition and stunting education for the community. The influence of using sheets as a media for health promotion on changes in the community's knowledge, attitudes, and behavior about nutrition or other health problems.

24 sitasi en
S2 Open Access 2021
GANGGUAN KESEHATAN PADA ANAK USIA DINI AKIBAT KEKURANGAN GIZI DAN UPAYA PENCEGAHANNYA

Ufiyah Ramlah

Kesehatan adalah hal terpenting dan sangat berharga bagi masyarakat pada umumnya untuk mewujudkan kondisi ini, diperlukan asupan gizi yang cukup. Gizi merupakan zat makanan yang apabila dikonsumsi seseorang maka bisa mendatangkan kesehatan.Jadi kesehatan dan gizi sangat berhubungan. Menyiapkan asupan gizi untuk anak usia dini merupakan hal yang penting untuk diperhatikan oleh orangtua. Karena asupan gizi yang diterima anak usia dini akan mempengaruhi proses tumbuh kembang mereka diusia dewasa kelak.Gizi pada anak  tidak dapat dipisahkan dan erat kaitannya dengan kesehatan dan kecerdasan anak. Selain itu, melalui gizi yang diterima anak akan menjadi faktor pendukung dari pertumbuhan dan perkembangan anak. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan kesadaran pendidik maupun orang tua  tentang pentingnya kecukupan asupan gizi untuk Anak. Metode yang digunakan dalam penelitian ini kajian pustaka hasil dan pembahasan penelitian yang searah dengan program yang akan diterapkan. Melalui penelitian ini diharapkan dapat memberikan pemahaman kepada pendidik ataupun orang tua yang ada di rumah, sebagai bentuk kesadaran pengawasan akan asupan dan kecukupan gizi anak yang juga sebagai salah satu faktor penting pendukung dari pertumbuhan dan perkembangnnya. factor penyebab kurang gizi; 1). Penyebab langsung, Makanan anak dan penyakit infeksi yang mungkin diderita anak. 2). Penyebab tidak langsung, Ketahanan pangan di keluarga, pola pengasuhan anak, serta kesehatan dan kesehatan lingkungan. Upaya pencegahan dini pada anak yang mengalami gizi buruk; dengan prinsip-prinsip sebagai berikut: 1).Upaya perbaikan status gizi ibu sejak masa remaja, 2). Pemenuhan kebutuhan gizi balita yang dimulai dari ejak lahir dengan “standar emas makanan bayi”: 3). Penapisan massal untuk menemukan hambatan pertumbuhan dan gizi kurang pada anak usia dini. 4). Perhatian khusus diberikan kepada bayi dan balita dengan factor resiko mengalami kekurangan gizi. 5). Dukungan program terkait. 6). Dukungan lintas sector. 7). Perhatian khusus diberikan kepada balita yang rentan memiliki gizi buruk.

51 sitasi en
S2 Open Access 2022
Peran Agama Islam dalam Pengaruh Kesehatan Mental Mahasiswa

Hisny Fajrussalam, Ismaul Hasanah, Niken Oktavia Anisa Asri et al.

Saat ini berbagai isu mengenai kesehatan mental masih ramai diperbincangkan. Dalam menjalani kehidupan sehari-hari, tentu akan ada berbagai masalah yang timbul. Dampak munculnya berbagai problematika yang dihadapi, para ahli berusaha menemukan jalan keluar supaya terhindar dari berbagai tekanan. Semua orang bisa mengalami ketidaksehatan mental tidak terkecuali dengan mahasiswa, terutama mahasiswa yang hidup pada lingkungan tidak mendukung. Agama menjadi bekal bagi manusia dalam menghadapi dan mengatasi berbagai keinginan dan dorongan yang muncul. Jurnal ini membahas mengenai kesehatan mental dapat berpengaruh pada kehidupan mahasiswa,� penyebab mahasiswa terkena gangguan dalam mental, hubungan antara agama Islam dengan kesehatan mental dan peran agama Islam dalam pengaruh kesehatan mental mahasiswa. Maka jurnal ini memiliki beberapa tujuan, yaitu untuk mengetahui pengaruh kesehatan mental pada kehidupan mahasiswa, penyebab mahasiswa terkena gangguan dalam mental, hubungan antara agama Islam dengan kesehatan mental dan peran agama Islam dalam pengaruh kesehatan mental mahasiswa. Dalam penelitian ini, kami menggunakan pendekatan kualitatif, dengan menggunakan survei Google Form selama 5 hari sebagai media angket dan target dari penelitian ini yaitu mahasiswa muslim dari berbagai daerah di Indonesia. Analisis data bertujuan untuk mengolah data yang sudah diperoleh hingga dapat memberikan suatu fakta yang akurat.

15 sitasi en
S2 Open Access 2021
Penerapan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja

Jurisman Amin, Kirami Bararah

Seiring dengan pesatnya laju perkembangan pembangunan konstruksi gedung bertingkat di Indonesia menimbulkan resiko kecelakaan kerja yang tinggi khususnya bagi pekerja yang ada di lapangan oleh karena itu peranan pengendalian resiko kecelakaan kerja dirasakan menjadi semakin penting. Penerapan keselamatan dan kesehatan kerja yang buruk dapat merusak sistem manajemen keselamatan dan kesehatan kerja pada proyek konstruksi. Maka yang menjadi permasalahannya Faktor manakah yang dominan dalam penerapan SMK3 pada pembangunan gedung Bapelkes dan bagaimana tingkat penerapan SMK3 pada proyek konstruksi tersebut. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis tingkat pelaksanaan penerapan SMK3 pada pembangunan gedung Bapelkes. Metode Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dan kualitatif melalui wawancara dan penyebarkan kuesioner kepada PT. Karya Mukti Bersaudara sebanyak 12 orang. Penelitian ini terdiri dari 9 variabel. Hasil uji validitas nilai rata-rata dari r-hitung dari setiap variable adalah 0,81 dan nilai r-tabel diperoleh sebesar 0,497 maka memenuhi syarat r-hitung > r tabel. Hasil uji reliabilitas pada setiap variable diperoleh nilai rata-rata sebesar 0,8 dan nilai kritis Cronbach’s Alpha 0,6, maka seluruh variable dinyatakan sudah reliable. Hasil analisis deskriptif nilai mean tertinggi diperoleh pada faktor pembangunan dan pemeliharaan komitmen (X1) dengan nilai sebesar 4,72, dan urutan terakhir diperoleh variabel (X2) dengan nilai sebesar 4,45. Dapat disimpulkan faktor yang sangat dominan dalam penerapan SMK3 pada proyek pembangunan gedung dan kelas baru Bapelkes adalah pembangunan dan pemeliharaan komitmen (X1). Penerapan SMK3 pada proyek pembangunan gedung asrama dan kelas baru bapelkes sudah diterapkan dengan cukup baik sudah terencana, terukur, dan terstruktur, dan terintegritas dengan benar sesuai PP. No. 5 tahun 2012 tentang sistem manajemen keselamatan dan kesehatan kerja, walau sepenuhnya belum diterapkan hal tersebut didapat dari hasil rata-rata persentase penilaian penerapan yaitu sebesar 92,0%

48 sitasi en
S2 Open Access 2021
MENINGKATKAN KESEHATAN MENTAL DI MASA PANDEMIC

Yuli Asmi Rozali, N. W. Sitasari, Amanda Lenggogeni

Pandemi Covid-19 telah membuat banyak orang, hampir dari semua kelompok umur di berbagai negara, terpaksa menjalani kebiasaan baru yang berpotensi meruntuhkan kesehatan mental. Mulai dari para petugas kesehatan, siswa-siswi yang tidak bisa ke sekolah, pekerja yang berisiko terpapar Covid-19 dan terancam gelombang PHK, masyarakat yang jatuh miskin karena ekonomi terus memburuk, hingga mereka yang harus menjalani isolasi saat lock down, semua menghadapi risiko penurunan kualitas kesehatan mental. Tujuan dari Program Pengabdian Masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya menjaga kesehatan mental baik di masa pandemic maupun kehidupan selanjutnya. P2M ini diberikan pada seluruh lapisan masyarakat. Dengan metode intervensi berupa pemberian seminar, efektivitas dari program ini diukur dengan menggunakan metode survey dan kuesioner mengenai kesehatan mental. Hasil dari Kegiatan Program Pengabdian Masyarakat yang dilakukan, dapat disimpulkan bahwa pemberian informasi dan pengetahuan mengenai kesehatan mental dapat mempengaruhi kemampuan peserta dalam menghadapi gangguan kesehatan mental. Peserta yang memahami materi yang disampaikan juga lebih banyak (64%) dibandingkan peserta yang kurang memahami, dan 66% peseta menilai bahwa program yang dilakukan tercapai. Kata kunci : pandemic , kesehatan mental

48 sitasi en
S2 Open Access 2022
Pengaruh Cyberbullying Terhadap Kesehatan Mental Remaja

Dona Saputra, Khansa Harisa Sayuti, Nurhabibah Nurhabibah et al.

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh cyberbullying terhadap kesehatan mental remaja. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Pengumpulan data menggunakan angket dengan jumlah responden 92 orang remaja yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Hasil penelitian ini menunjukkan terdapat pengaruh yang cukup signifikan antara cyberbullying dengan kesehatan mental remaja. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh nilai F hitung sebesar 149.936 dengan tingkat signifikansi 0.000 lebih kecil dari 0.005 artinya terdapat pengaruh yang signifikan antara cyberbullying terhadap kesehatan mental remaja. Sementara itu, uji koofesien determinasi di peroleh hasil R Square 0.625 yang artinya bahwa pengaruh antara cyberbullying dengan kesehatan mental remaja sebesar 62.5%.

14 sitasi en
S2 Open Access 2022
Implementasi Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 24 Tahun 2022 Tentang Rekam Medis Terhadap Hasil Pemantauan Kesehatan Pekerja Radiasi di Kawasan Nuklir Serpong

Frida Yunisca, Enny Chalimah, Leonardo Oloan Agusta Sitanggang

Rekam  medis adalah berkas yang berisi catatan dan dokumen tentang identitas pasien, pemeriksaan, pengobatan, tindakan dan pelayanan lain yang telah diberikan kepada pasien, sebagaimana tercantum pada penjelasan pasal 46 ayat (1) Undang-Undang No 29 tahun 2004 tentang Praktik Kedokteran. Perkembangan teknologi digital perlu dimanfaatkan sebesar-besarnya dalam penyelenggaraan rekam medis. Pemerintah melalui Kementerian Kesehatan telah menerbitkan Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 24 Tahun 2022 Tentang Rekam Medis yang mewajibkan setiap Fasilitas Pelayanan Kesehatan untuk menyelenggarakan Rekam Medis Elektronik. Peraturan ini perlu diimplementasikan untuk pengelolaan data hasil pemantauan kesehatan pekerja radiasi dalam berkas rekam medis. Untuk implementasi perlu disiapkan penyusunan perangkat lunak sistem elektronik yang akan digunakan serta sumber daya manusia pengelola, Hasilnya data kesehatan yang terbangun dapat terintegrasi dan dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya dengan tetap memperhatikan keamanan, kerahasiaan data dan informasi, serta memenuhi ketentuan-ketentuan rekam jejak medis.

14 sitasi en

Halaman 7 dari 19423