Hasil untuk "kesehatan"

Menampilkan 20 dari ~156918 hasil · dari CrossRef, DOAJ

JSON API
CrossRef Open Access 2026
Sosialisasi Pelayanan Kesehatan Sebagai Upaya Pemenuhan Hak Mahasiswa dalam Memperoleh Informasi Kesehatan di Fakultas Psikologi dan Kesehatan UIN Walisongo Semarang

Tyan Hikmah

Penelitian ini bertujuan menganalisis bentuk perlindungan hak mahasiswa atas informasi kesehatan, mengidentifikasi hambatan dalam akses informasi di Fakultas Psikologi dan Kesehatan UIN Walisongo Semarang, serta merumuskan strategi penguatan tata kelola informasi kesehatan berbasis regulasi. Metode penelitian menggunakan desain quasi-eksperimental dengan model one-grouppre test–post test melibatkan 115 mahasiswa dari Program Studi Psikologi dan Gizi semester III dan V. Instrumen penelitian mencakup tes pengetahuan (pretest–post test) serta kuesioner skala Likert. Analisis data menggunakan statistik deskriptif dan uji Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan pada pengetahuan mahasiswa dari nilai rata-ratapre test 64,64 menjadi 98,26 pada post test (p < 0,001). Evaluasi kegiatan memperlihatkan skor dominan 4 (puas) dan 5 (sangat puas) pada aspek materi, narasumber, media, dan manfaat. Temuan ini menunjukkan bahwa sosialisasi efektif dalam meningkatkan literasi kesehatan dan pemahaman hak mahasiswa atas informasi kesehatan. Penelitian merekomendasikan peningkatan transparansi, optimalisasi media informasi, serta penataan standar layanan kesehatan kampus untuk memperkuat perlindungan hak mahasiswa.

DOAJ Open Access 2025
Pemberian Edukasi Ibu dengan Hipertensi Terhadap Penggunaan Kontrasepsi di Kampung Cibodas RW 01

Intan Karlina, Indah Mutiara, Rania Azzahra Khoirotul Ghina et al.

Hipertensi, yang didefinisikan sebagai tekanan darah sistolik ≥130 mmHg atau diastolik ≥80 mmHg, merupakan masalah kesehatan global yang terus meningkat. Di Kampung Cibodas RW 01, ibu-ibu dengan hipertensi sering kali mendapatkan edukasi yang kurang efektif mengenai penggunaan kontrasepsi dari kader dan bidan di posyandu. Hal ini dapat berdampak pada pemilihan kontrasepsi yang kurang sesuai dengan kondisi kesehatan mereka. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman ibu-ibu dengan hipertensi mengenai penggunaan kontrasepsi yang aman. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah ceramah dan diskusi interaktif, yang melibatkan 20 peserta dengan riwayat hipertensi. Evaluasi dilakukan dengan menggunakan pre-test dan post-test untuk menilai perubahan pemahaman peserta. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa sebelum penyuluhan, 55% peserta memiliki pemahaman yang kurang mengenai kontrasepsi yang aman bagi penderita hipertensi. Setelah penyuluhan, terjadi peningkatan pemahaman secara signifikan, dengan 70% peserta masuk dalam kategori baik. Hal ini menunjukkan bahwa metode penyuluhan yang diterapkan efektif dalam meningkatkan pengetahuan ibu-ibu mengenai risiko dan manfaat penggunaan kontrasepsi yang sesuai dengan kondisi kesehatan mereka. Kesimpulannya, kegiatan penyuluhan ini berkontribusi dalam meningkatkan pemahaman ibu-ibu dengan hipertensi mengenai kontrasepsi yang aman. Oleh karena itu, disarankan agar program edukasi serupa dapat terus dilakukan secara berkelanjutan untuk meningkatkan kesadaran dan pengetahuan ibu-ibu di Kampung Cibodas tentang kesehatan reproduksi dan penggunaan kontrasepsi yang sesuai dengan kondisi medis mereka.

DOAJ Open Access 2025
Evaluation of Patient-Centered Care (PCC) Implementation at A Type C Private Hospital

Vivi Retno Intening, Ros Eva Simanungkalit, I Wayan Sudarta et al.

Background: Patient-centered care, or PCC, has been recognized as a crucial pillar supporting both patient safety and healthcare quality. PCC must be monitored and evaluated, and reporting or documentation must be used as a communication mechanism. To determine the effectiveness of health care implementation, an assessment system is put in place. Purpose: To evaluate the implementation of PCC at a type C private hospital. Methods: A descriptive analytical design was applied in this study with a population of 385 inpatients. In this study, 97 respondents or 25% of the population participated as samples, chosen through purposive sampling. The instrument used was a questionnaire containing eight PCC indicators, namely patient choice, communication of information and education, coordination of services, moral support, physical comfort, involvement of family and loved ones, continuity and transition, and access to services. Percentage formulas was used in this study. This research has been declared ethically approved with document number 1117.1/RSPWDC/LP/KEPK/VIII/2023. Results: The dimensions of choice appreciation, moral support, physical comfort, continuity and transition, coordination, and integrated patients included in the good category as many as 97 respondents (100%), dimensions of family involvement and the closest people to patients included in the good category as many as 94 respondents (96.9%), and the dimensions of communication, information, and patient education included in the good category as many as 72 respondents (74.2%). Conclusion: The evaluation of the implementation of PCC implementation at a type C private hospital is in the good category.

DOAJ Open Access 2025
Impact of Semi-Fowler Position and Clapping in Oxygen Saturation in COPD Patients

Ratna Sari Dinaryanti, Besmina Yulefsi, Wasijati Wasijati et al.

Introduction: Chronic obstructive pulmonary disease (COPD) is a non-communicable disease that often causes low oxygen levels and shortness of breath. The semi-Fowler position and clapping are non-pharmacological techniques that help improve lung function and clear mucus. This study aims to determine their effect on increasing oxygen saturation in COPD patients.  Methods: This experimental study included 18 COPD patients in the Hospital Care Unit (HCU), selected through consecutive sampling. Inclusion criteria were diagnosed COPD, conscious patients willing to participate, and oxygen saturation below 90%. Exclusion criteria included hemodynamic instability. The intervention involved placing patients in a semi-Fowler position (45° incline) to enhance lung expansion and performing clapping (gently tapping the chest with cupped hands) to aid mucus clearance. Oxygen saturation was measured before and after using a pulse oximeter. The Wilcoxon Signed-Rank Test was used to analyze non-normally distributed data.  Results: The mean oxygen saturation before intervention was 85.94%, increasing to 98.56% post-intervention, with a significant improvement of 12.62% (p=0.00, p < 0.05). Demographic data, including age, gender, and COPD severity, were collected. Conclusion: The semi-Fowler position and clapping significantly improve oxygen saturation in COPD patients, highlighting their clinical usefulness. Future research should explore long-term effects, different COPD severities, and combinations with other respiratory therapies for better disease management.

Medicine (General), Nursing
DOAJ Open Access 2025
Correlation between economic status and severity of type 2 diabetes mellitus in Indonesia: analysis of claim data from the national health insurance scheme, 2018–2022

Abdillah Ahsan, Maulida Gadis Utami, Yuyu Buono Ayuning Pertiwi et al.

Objectives This study investigated the correlation between the type of health insurance membership as a proxy for the economic status of patients and the severity of their type two diabetes mellitus (T2DM) in Indonesia.Design The study conducted a secondary analysis of National Health Insurance (Jaminan Kesehatan Nasional) claim data provided by the Indonesian Social Security Agency, Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS). We used ordered logistic regression with four severity levels for T2DM (0=outpatient, I=mild, II=moderate, III=severe) as dependent variables. The main independent variables (insurance membership categories) included subsidised insurance members (PBI), a combination of formally employed and nonsalaried informal workers (PBPU &amp; PPU) and nonworkers (BP).Setting Secondary healthcare facilities in Indonesia.Participants The dataset included 2 989 618 claims for hospital visits of people with T2DM from 2018 to 2022.Primary outcome measures Severity level of T2DM patients.Result A higher percentage of T2DM patients who visited healthcare facilities with subsidised insurance (PBI), which represents a low-income group, have severe disease (6.9%) than patients in the PBPU &amp; PPU (4.9%) and BP categories (5.5%). Moreover, regression analysis revealed that having PBI membership status was associated with a greater OR of having severe T2DM than nonsubsidised members. Among T2DM patients in the nonsubsidised insurance category, workers (PBPU &amp; PPU) had an OR of 0.74 (95% CI: 0.735 to 0.745; p&lt;0.0001) for having severe disease during hospital visits. Moreover, non-workers (BP) had a lower OR of 0.718 (95% CI: 0.711 to 0.725; p&lt;0.0001) for severe disease than the PBI category.Conclusion These findings illustrate the lack of optimal access to health services for diabetes patients in low-income insurance membership categories and the challenges of better treatment in health facilities for low-income patients.

DOAJ Open Access 2025
Faktor yang Mempengaruhi Kepuasan Pasien Peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN): Mixed Methods Study

Suci Yaumi Syahdati, Nur Afrainin Syah, Ida Rahmah Burhan

Latar Belakang: Kepuasan pasien dipengaruhi oleh beberapa faktor diantaranya yaitu prosedur pelayanan pendaftaran, pelayanan sumber daya manusia, pelayanan obat, dan fasilitas. Objektif: Mengetahui faktor yang mempengaruhi kepuasan pasien terkait mutu pelayanan rumah sakit. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian mix methods dengan desain penelitian Sequential Explanatory Design. Pada tahap pertama dilakukan pengumpulan data dan analisis data secara kuantitatif dan tahap kedua dilakukan analisis kualitatif. Hasil: Hasil analisis kuantitatif menunjukkan bahwa prosedur pendaftaran, pelayanan sumber daya manusia, pelayanan farmasi (apotek), dan fasilitas memiliki pengaruh signifikan terhadap kepuasan pasien peserta JKN (p≤0,05). Prioritas utama dalam perbaikan pada dimensi prosedur pendaftaran adalah ketersediaan kursi di ruang antrian, mengingat gedung pendaftaran masih menggunakan bangunan lama dengan kapasitas yang terbatas. Dalam aspek pelayanan sumber daya manusia, faktor yang perlu mendapat perhatian utama adalah waktu tunggu dokter. Berdasarkan wawancara, diketahui bahwa dokter terlebih dahulu mengunjungi pasien rawat inap sebelum memberikan layanan di poliklinik, yang berkontribusi terhadap waktu tunggu pasien. Sementara itu, pada pelayanan farmasi, waktu tunggu pasien untuk memperoleh obat menjadi aspek utama yang memerlukan perbaikan. Petugas mengalami kesulitan dalam melayani pasien secara cepat akibat tingginya jumlah kunjungan serta variasi jenis obat yang tersedia. Pada dimensi fasilitas, kondisi kamar mandi dan toilet menjadi prioritas utama untuk ditingkatkan. Namun, keterbatasan anggaran menjadi kendala utama dalam penyediaan fasilitas yang lebih baik. Kesimpulan: Kepuasan pasien dipengaruhi oleh prosedur layanan pendaftaran, pelayanan SDM, pelayanan obat, dan fasilitas.

Medicine (General)
DOAJ Open Access 2024
Utilization for Non-Communicable Diseases Management in Southeast Asia

Farah Luthfi Kaulina, Sukihananto Sukihananto

Non-communicable diseases (NCDs) are still a morbidity and mortality problem in Southeast Asia. However, NCD in Southeast Asia still needs to be handled faster. WHO recommends the use of digital in treating NCDs in Southeast Asia. Therefore, this literature review study aims to describe how mHealth is utilized to overcome the problem of NCDs in Southeast Asian countries. The author collected articles using Google Scholar and Proquest, which were published in 2019-2023. The focus of the search was articles published in English-language Research Journals. Researchers used advanced search with the keywords NCD, Non-communicable diseases, mHealth, Mobile Health, Nursing, and Health Promotion. Keywords are combined using Boolean and/or the online database that the researcher chose. Articles that have been filtered are filtered again by selecting research locations in Southeast Asian countries. Ten articles obtained came from research in Southeast Asian countries Indonesia (n=4), Malaysia (n=1), Singapore (n=1), Vietnam (n=1), Thailand (1), Cambodia (n=1), Philippines (n=1). All articles discussed the use of mHealth for NCD management in their countries and aimed to determine the barriers (n=3), feasibility (n=1), effectiveness (n=2), impact (n=2), potential (n=1), perception (n=1), and perspective (n=1) of service providers, as well as the experience of using mHealth in remote areas (n=1). It can be concluded that mHealth can be used for independent screening for PTM, providing education about NCDs, and can be applied in rural areas as a comprehensive effort to handle NCDs.

Medicine, Medicine (General)
DOAJ Open Access 2024
Relationship Between Financial Distress and Earnings Management

Inayatul Sabilla Azahro, Diah Hari Suryaningrum

Riset ini mencoba untuk menguji korelasi antara kesulitan keuangan perusahaan dan manipulasi laporan keuangan dengan menggunakan teknik manajemen laba. Selain itu, penelitian ini juga bermaksud untuk mengungkap hubungan antara kesulitan keuangan dan manajemen laba. Altman Z-score digunakan untuk mengevaluasi kondisi kesehatan keuangan perusahaan, sedangkan Beneish M-score dan model Jones yang dimodifikasi digunakan untuk memastikan adanya praktik manajemen laba. Laporan keuangan untuk periode 2018-2022 dari 567 perusahaan di Bursa Efek Indonesia dikumpulkan sebagai sampel berdasarkan mekanisme purposive sampling. Uji chi-square Pearson, uji Cramer's V, dan analisis korespondensi diterapkan guna menguji hipotesis yang ada. Buah dari riset ini membawa hasil yakni adanya kaitan antara financial distress dan praktik manajemen laba. Selain itu, perusahaan yang berada di zona abu-abu dan zona sehat lebih cenderung melakukan manipulasi laba. Penelitian ini mengimplikasikan bahwa financial distress dan manajemen laba dapat diukur dan dideteksi oleh siapa saja sehingga seluruh pengguna laporan keuangan tidak akan dirugikan ketika terjadi kecurangan.

Accounting. Bookkeeping
CrossRef Open Access 2023
Akses ke Pelayanan Kesehatan Pengaruhnya Terhadap Status Psikososial Anak HIV

Nor Tri Astuti Wahyuningsih

Terbatasnya layanan rumah sakit rujukan membuat anak-anak terinfeksi dan terdampak HIV kesulitan untuk mengakses pelayanan kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada pengaruh akses pelayanan kesehatan dengan status psikososial anak di Kota Semarang, Kabupaten Semarang, Kabupaten Grobogan Provinsi Jawa Tengah serta faktor yang paling berpengaruh. Penelitian kuantitatif ini menggunakan metode analitik dan pendekatan cross-sectional dengan besar sampel 47 anak. Teknik pengumpulan data dengan wawancara kepada responden yaitu pengasuh dari anak. Data dilakukan analisis univariat dengan uji Cross Sectional dan analisis multivariat dengan uji regresi logistik. Hasil penelitian menunjukkan 59,6% anak mengalami kesulitan mengakses pelayanan kesehatan dan 68,1% status psikososial anak baik. Analisis bivariat dengan Uji Chi-Square menunjukkan ada hubungan signifikan antara akses pelayanan kesehatan dengan status psikososial anak (r=0.023). Analisis multivariat dengan uji regresi logistik menggunakan metode backward-LR didapatkan hasil anak yang sulit mengakses ke pelayanan kesehatan berpeluang untuk mempunyai status psikososial tidak baik sebanyak 10,74 kali. Implikasi untuk Rumah Sakit dapat menambah layanan dukungan psikososial dengan melibatkan psikolog di rumah sakit tersebut dan untuk Pemerintah menambah layanan CST, Rumah Sakit Rujukan, layanan jamkesmas, fasilitas alat transportasi, serta bantuan untuk pembiayaan pemeriksaan laboratorium bagi anak HIV

DOAJ Open Access 2023
PENINGKATAN MEMORI JANGKA PENDEK DENGAN MENGGUNAKAN PEMERIKSAAN FORWARD DIGIT SPAN SETELAH RUTIN MEMBACA ALQURAN

Miftah Tazkiah, Indri Seta Seta Septadina, Eka Febri Zulissetiana et al.

Memori jangka pendek merupakan proses menyimpan suatu informasi yang disimpan sementara secara cepat dengan kapasitas terbatas sebagai tempat memproses informasi baru yang masuk dari lingkungan sekitar. Membaca Al-Qur’an adalah kegiatan membaca ayat-ayat suci Al-Qur’an dengan memerhatikan hukum-hukum bacaannya yang dapat meningkatkan konsentrasi dan memori. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh membaca Al-Qur’an terhadap memori jangka pendek menggunakan pemeriksaan forward digit span pada mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya. Jenis penelitian ini adalah kuasi eksperimental dengan pendekatan Non Equivalent Control Group. Sampel penelitian dibagi menjadi kelompok intervensi dan kelompok kontrol yang masing-masing berjumlah 42 subjek penelitian. Pretest dan posttest yang digunakan adalah forward digit span test. Kelompok intervensi diberikan intervensi membaca Al-Qur’an selama 6 hari pada pukul 22.00 WIB melalui zoom meetings. Pada data dilakukan uji normalitas dengan Shapiro-Wilk, uji homogenitas dengan Levene’s Test dan dianalisis dengan Wilcoxon dan Mann Whitney menggunakan program SPSS. Uji Wilcoxon didapatkan perbedaan signifikan antara pretest dan posttest pada kelompok intervensi (p=0,001) dan tidak terdapat perbedaan signifikan pada kelompok kontrol (p=0,634). Pada hasil uji statistik menggunakan Mann Whitney didapatkan perbedaan signifikan antara rerata posttest kedua kelompok (p=0,006). Terdapat pengaruh membaca Al-Qur’an terhadap memori jangka pendek menggunakan pemeriksaan forward digit span pada mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya.

DOAJ Open Access 2023
Pengembangan Sistem Informasi DataRawat Berbasis Web

Shafira Putri Ananda, Muhammad Fakhrurrifqi, Divi Galih Prasetyo Putri et al.

Rekam medis adalah catatan kesehatan pasien berdasarkan hasil pemeriksaan, pengobatan, tindakan, dan layanan yang telah diberikan kepada pasien. Beberapa instansi medis telah menggunakan sistem rekam medis elektronik atau Electronic Medical Record (EMR). Namun data rekam medis tersebut hanya dapat diakses secara lokal di tempat fasilitas kesehatan tempat ia berobat sebelumnya. Hal ini mengakibatkan keterbatasan hak akses pasien terhadap rekam medisnya jika ingin berobat ke tempat faskes lain. Berdasarkan permasalahan tersebut, maka dikembangkannya Sistem Informasi DataRawat ini agar pasien dapat mengelola dan membagikan data rekam medisnya kepada pihak yang dikehendaki. Dengan adanya informasi riwayat rekam medis pasien ini akan memudahkan tenaga medis dalam pencarian data informasi rekam medis pasien, mencatat riwayat medis dan mendiagnosa kesehatan pasien dengan cara yang lebih efisien. Sistem informasi ini dikembangkan menggunakan metode Incremental, framework Laravel, bahasa pemrograman PHP dan Javascript, dan PostgreSQL sebagai database. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Pengembangan Sistem Informasi DataRawat ini dapat mengelola data seperti data rekam medis, data pasien, data rumah sakit, dan membagikan data menggunakan akses link rekam medis. Seluruh fitur yang ada pada analisis kebutuhan dapat terpenuhi dengan baik. Pada pengujian terhadap pengguna hasil menunjukkan skala berkisar 42-48 atau persentase sebesar 84%-96%. Hal ini dapat disimpulkan bahwa sistem masuk ke dalam kategori sangat layak untuk digunakan.

Computer engineering. Computer hardware, Electric apparatus and materials. Electric circuits. Electric networks
CrossRef Open Access 2022
Kesehatan Mental dan Penanganan Gangguannya Secara Islami di Masa Kini

Syifa Diah Puspita

Gangguan mental jika tidak ditangani dengan tepat, akan bertambah parah, dan pada akhirnya dapat membebani keluarga, masyarakat, serta pemerintah. Metode yang digunakan pada tulisan ini adalah menggunakan analisis deskriptif eksploratif, melalui tinjauan literatur dan kajian data sekunder. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa kajian data Riskesdas 2018 diketahui prevalensi gangguan mental berat pada penduduk Indonesia 7% (per mil dari jumlah penduduk) dan terbanyak terdapat di Bali, Yogyakarta, NTB dan Aceh. Adapun gangguan mental emosional dengan gejala-gejala depresi dan kecemasan sebesar 9,8% dan terbanyak terdapat di Sulawesi tengah, Gorontalo, NTT dan Maluku. Gerakan kesehatan mental harus lebih mengedepankan pada aspek pencegahan dan peran komunitas untuk membantu optimalisasi fungsi mental individu. Kesehatan jiwa tidak hanya terkait masalah medis atau psikologis semata, tetapi juga mempunyai dimensi sosial budaya sampai dimensi spiritual dan religius. Untuk itu diberikan tidak hanya penanganan secara medis tetapi juga perlu penanganan secara keagamaan seperti bersikap sabar, membiasakan diri dalam melaksanakan dan mendisiplinkan kebiasaan terpuji, melakukan kegiatan positif, meningkatkan keyakinan atas nilai-nilai tertentu (kebenaran, keindahan, kebajikan, keimanan dan lainnya), membaca doa-doa, ayat-ayat Alquran, zikir-zikir dan hadis nabi, melakukan shalat malam, bergaul dengan orang  yang  baik  atau salih, puasa, mengikuti pengajian pengobatan islami, mengikuti pengajian Tajwid dan Fiqih, mengikuti Majelis Zikir serta belajar Dakwah dan ilmu keislaman.

DOAJ Open Access 2022
Identifikasi Telur Parasit Helminth Berbasis Aplikasi Android untuk Pembelajaran Praktikum Daring di Era Pandemi Covid-19

Reza Anindita, Intan Kurniawati Pramitaningrum, Arie Kusumawati

Pada Parasit cacing (helminth parasite) merupakan parasit yang menyebabkan penyakit kecacingan pada manusia. Tiga filum parasit cacing penyebab gangguan kesehatan manusia, yaitu Nematoda, Trematoda dan Cestoda. Salah satu cara untuk mendiagnosis parasit cacing yaitu melalui identifikasi morfologi telurnya dengan media digital. Media digital membantu mengidentifikasi telur parasit cacing pada situasi pandemik covid-19 yaitu dengan aplikasi identifikasi telur cacing berbasis android. Penelitian ini bertujuan membantu mahasiswa dalam megidentifikasi telur parasit cacing menggunakan aplikasi agar lebih mudah dan praktis pada situasi pandemik covid-19. Metode penelitian secara Research and Development dengan menggunakan sampel uji berjumlah 30 mahasiswa D-3 Teknologi Laboratorium Medis (TLM). Teknik pengumpulan data dilakukan dengan pengisian angket oleh evaluator dan mahasiswa D-3 TLM. Hasil uji coba oleh evaluator menunjukkan persentase sebesar 60% dengan kategori cukup layak digunakan, sedangkan untuk mahasiswa sebesar 71.6% dengan kategori layak digunakan. Kesimpulan perlu pengembangan lebih lanjut mengenai aplikasi identifikasi agar lebih mudah dipahami oleh mahasiswa terutama pada fitur kunci identifikasi telur helminth.

DOAJ Open Access 2021
Efektivitas Penyuluhan dengan Media Video dan Booklet dalam Meningkatkan Pengetahuan Ibu Tentang Upaya Kesehatan Gigi dan Mulut Balita

Dini Rahayu, Oktavia Dewi, Agus Alamsyah et al.

Pengetahuan ibu merupakan faktor penting dalam kesehatan balita, hal ini karena pengetahuan ibu berpengaruh terhadap proses pendidikan anak sejak dini. Pengetahuan, sikap dan tindakan ibu tentang pemeliharaan kesehatan gigi dan mulut akan menentukan status kesehatan gigi dan mulut balita. Survey awal yang dilakukan 80% ibu di kelurahan Harjosari, Kecamatan Sukajadi, kota Pekanbaru, provinsi Riau memiliki pengetahuan rendah terhadap kesehatan gigi dan mulut balita. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui penyuluhan yang lebih efektif dalam meningkatkan pengetahuan ibu terhadap upaya kesehatan gigi dan mulut balita. Jenis penelitian ini kuantitatif dengan desain quasi eksperimen – nonequivalent control desain. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 54 yang diperoleh dengan menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner pretest dan posttest pengetahuan. Analisis yang digunakan adalah uji Wilcoxon, uji Kruskal-wallis, dan Man Whitney. Hasil penelitian dari uji Wilcoxon, ada perbedaan pengetahuan ibu sebelum dan sesudah diberikan perlakuan media video dan booklet (pvalue < 0,05). Uji Kruskal-Wallis ada perbedaan peningkatan pengetahuan antara kelompok video, booklet dan kontrol (pvalue < 0,05). Melalui uji Mann Whitney, tidak ada perbedaan yang bermakna antara kelompok video dan booklet (pvalue > 0,05). Simpulan penelitian ini media video dan booklet sama-sama efektif dalam meningkatkan pengetahuan ibu terhadap upaya kesehatan gigi dan mulut balita. Pengetahuan tentang upaya kesehatan gigi dan mulut balita dapat diberikan kepada ibu balita melalui penyuluhan menggunakan media video dan booklet, dan juga dapat diberikan ke Pendidikan anak usia dini dan taman kanak-kanak melalui guru-guru yang ada.

Medicine, Public aspects of medicine
DOAJ Open Access 2021
Revitalisasi Ekowisata Pantai Biru Kersik Kabupaten Kutai Kartanegara melalui Gerakan Penanaman Mangrove

Arwin Sanjaya Garancang, Dharma Saputra, Finnah Fourqoniah

Kegiatan ini bertujuan untuk menumbuhkan kesadaran masyarakat akan manfaat hutan mangrove bagi mayarakat Desa Kersik. Selain itu kegiatan ini dapat menahan laju abrasi pada Pantai Biru Kersik. Bentuk kegiatan ini berbasis gerakan bersama yang dilakukan perwakilan pekerja Pertamina Hulu Kalimatan Timur, perwakilan Universitas Mulawarman, tokoh masyarakat, Kelompok Sadar Wisata, Kelompok Pelajar Saka Bahari dan Sahabat Mangrove. Metode yang digunakan adalah gerakan menanam 8000 dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat. Hasil kegiatan telah memberikan respons positif dari masyarakat dan tumbuhnya kesadaran mereka akan manfaat hutan mangrove. Alhasil konsep ekowisata hutan mangoreve Pantai Biru Kersik yang lebih baik segera terwujud.

Social Sciences
DOAJ Open Access 2021
PERILAKU SELF CARE MANAGEMENT PENDERITA HIPERTENSI: STUDI KUALITATIF

Salami

Hipertensi membutuhkan manajemen penyakit jangka panjang oleh penderitanya. Manajemen perawatan diri (self care management) ini berhubungan erat dengan perilaku penderita. Kegagalan melakukan self care akan berdampak terhadap terjadinya komplikasi yang mematikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi perilaku self care manajement penderita hipertensi di Puskesmas Kota Bandung. Manfaat penelitian ini sebagai data dasar untuk petugas kesehatan dan pengambil kebijakan terkait perspektif pasien hipertensi dalam pengelolaan penyakitnya. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Partisipan pada penelitian berjumlah tujuh orang sesuai dengan kriteria inklusi dan eksklusi. Pemilihan partisipan dengan menggunakan Teknik Purposive Sampling. Pengumpulan data berdasarkan wawancara terstruktur menggunakan pedoman wawancara. Hasil wawancara dibuat verbatim. Data dianalisis dengan Model Miles Huberman. Untuk memenuhi prinsip keandalan data penelitian (Trustworthiness) dilakukan credibility, dependeability, confirmability, dan transferability. Hasil penelitian didapatkan tiga tema yaitu: pengobatan yang dilakukan, upaya self care management, dan persepsi terhadap penyakit. Petugas kesehatan disarankan untuk memberikan intervensi yang tepat pada penderita hipertensi terkait persepsi penyakit, terutama tentang efek samping pengobatan. Dengan ersepsi yang tepat diharapkan penderita menjadi lebih patuh minum obat

DOAJ Open Access 2020
Faktor Risiko Kejadian Tuberculosis Paru Di Wilayah Kerja Puskesmas Rumbai Kecamatan Rumbai Pesisir Tahun 2019

Nisaulhusna Nisa Ul husna, Suharmadji Suharmadji, Wulan Sari et al.

Tuberculosis (TB Paru) adalah penyakit menular yang di sebabkan oleh Mycobacterium Tuberculosis, yang dapat menyerang paru dan organ lainnya. Puskesmas Rumbai Kecamatan Rumbai Pesisir mengalami peningkatan kasus tuberculosis paru setiap tahun dengan jumlah pada tahun 2018-2019 terdapat 78 kasus (35,8%). Tujuan penelitian ini untuk mengetahui risiko faktor status gizi, perilaku, riwayat kontak, dan kepadatan hunian terhadap kejadian tuberculosis paru. Jenis penelitian ini menggunakaan metode kuantitatif obsevasional dengan desain case control. Lokasi penelitian dilakukan di Wilayah Kerja Puskesmas Rumbai Kecamatan Rumbai Pesisir pada bulan Juni-Juli 2019. Populasi penelitian ini sebagian penderita TB Paru dan yang bukan penderita TB Paru yang terdaftar dalam catatan rekam medis Puskesmas Rumbai. Responden dalam penelitian ini yaitu sebanyak 90 responden dilakukan dengan cara wawancara dan observasi kepada 45 responden kasus tuberculosis paru dan 45 responden kontrol yang bukan penderita tuberculoisis paru yang dipilih menggunakan teknik systematic random salmpling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dan cross cek. Analisis yang digunakan adalah analisis univariat dan bivariat dengan uji chi-square dengan tingkat kepercayaan 95%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa status gizi (p-value = 0,000, OR = 25,107 CI 95% = 8,268 – 76,245), riwayat kontak (p-value = 0,000, OR = 13,000 CI 95% = 4,505 – 37,510) dan perilaku (p-value = 0,009, OR = 3,532 CI 95% = 1,440 – 8,665) merupakan faktor risiko kejadian tuberculosis paru. Disarankan kepada puskesmas untuk meningkatkan informasi terkait tentang pecegahan terjadinya kejadian tuberculosis paru dan melakukan surveilans aktif untuk memutus mata rantai penularan penyakit tuberculosis paru.

Medicine, Public aspects of medicine
DOAJ Open Access 2019
PENGARUH AKTIVITAS FISIK TERHADAP RISIKO OBESITAS PADA USIA DEWASA

Rivan Virlando Suryadinata, Devitya Angielevi Sukarno

Indonesia has an increasing number of obese people every year. Risk factors and complications caused by obesity can increase morbidity and mortality in the community. One of factors causing the increasing number of obese people is caused by the decreasing level of physical activities done by Indonesian people.This study aims to determine the effect of physical activity levels on the risk of obesity. The study used an observational analytic case control design. Subjects were chosen through a purposive sampling method. The population was young adults in Surabaya. The sample of the study included 97 obese adults and 97 non-obese adults. The study was conducted in March - July 2018 in South Surabaya through distributing questionnaires to two groups. The questionnaire given used the Global Physical Activity Questionnaire (GPAQ). The results showed that physical activity performed by adult age group of obesity was mostly classified as low activity (59,8%), while non-obese adult age group was mostly included in medium activity (56,6%).This shows a significant difference in physical activity between obese and non-obese groups (p=0,047). It can be concluded that decreased levels of physical activity may increase the risk of obesity in adult.

Public aspects of medicine
DOAJ Open Access 2018
Effect of Patients Behavior and Family Health Companion Role on Hypertension Complication Occurrence

Israfil Israfil, Mindo Sinaga, Ina Debora Ratu Ludji

ABSTRACT Various efforts of hypertension complications prevention have been carried out properly but the prevalence of hypertensive complications in NTT Province is still very high. The study aimed to determine the effect of patient behavior and family health companion role on the incidence of hypertension complications. The study was carried out in the work area of Sikumana Health Center in Kupang City with a case-control design. A total of 40 case samples and 40 control samples were taken by simple-random sampling. Data were analyzed by bivariate (simple logistic-regression) and multivariate (multiple-logistic regression), with significant values ​​of α <0.05 and OR> 1. The results showed that 70% of patients experienced Non-Hemorrhagic Stroke (SNH) complications and 30% experienced complications of Coronary Artery Disease (CAD). The results of the knowledge factor analysis (α=0.000, OR=4.775), attitude (α=0.998, OR=1.876), practice (α=0.000, OR=18.599), family health officer (α=0.000, OR=15.13) and simultaneously the practices of the patient (α=0.000, OR=17.233). There was a significant influence on patient knowledge, patient practices, and family health companion role on the incidence of hypertensive complications. The most influential variable was the patient's practices. Patients who had poor behavior had a risk of 17.233 times greater of complications of hypertension.   Keywords : behavior of patients, family health companion role, complications of hypertension   ABSTRAK Beragam upaya untuk mencegah komplikasi hipertensi, telah dilaksanakan dengan baik. Namun prevalensi komplikasi hipertensi di NTT masih sangat tinggi. Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh perilaku pasien dan peran pendamping kesehatan keluarga pada kejadian komplikasi hipertensi. Penelitian dilakukan di wilayah kerja Puskesmas Sikumana Kota Kupang dengan desain kasus-kontrol. Sebanyak 40 sampel kasus dan 40 sampel kontrol, diambil secara simple-random-sampling. Data dianalisis bivariat (regresi-logistic-sederhana) dan multivairiat (regresi-logistic-berganda), dengan nilai signifikan α<0,05 dan OR>1.  Hasil penelitian menunjukkan 70% pasien mengalami komplikasi Stroke Non Haemoragik (SNH) dan 30% mengalami komplikasi Coronary Artery Diseases (CAD). Hasil analisis faktor pengetahuan (α=0,000, OR=4,775), sikap  (α=0,998, OR=1876), tindakan (α=0,000, OR=18,599), peran pendamping kesehatan keluarga (α=0,000, OR=15,13), dan secara simultan tindakan pasien (α=0,000, OR=17,233). Ada pengaruh signifikan antara pengetahuan pasien, praktek/tindakan pasien, dan peran pendamping kesehatan keluarga terhadap kejadian komplikasi hipertensi. Variabel yang paling berpengaruh adalah praktek/tindakan pasien. Pasien yang memiliki praktek/tindakan kurang baik memiliki risiko 17,233 kali lebih besar terjadi komplikasi hipertensi.   Kata Kunci : perilaku pasien, peran pendamping kesehatan keluarga, komplikasi hipertensi

Public aspects of medicine
DOAJ Open Access 2018
ANALISIS PENGARUH KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA (K3) TERHADAP KINERJA PEKERJA KONSTRUKSI (STUDI KASUSS PROYEK THE MANHATTAN MALL & CONDOMINIUM)

Zulfhazli Abdullah

Untuk mengurangi kecelakaan kerja perusahaan yang bergerak di bidang konstruksi diwajib menerapkan Sistem Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) yang sesuai dengan aturan pemerintah guna meningkatkan perlindungan terhadap tenaga kerja disebuah proyek. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh keselamatan dan kesehatan kerja (K3) secara pasrsial dan simultan terhadap kinerja pekerja konstruksi proyek Pembangunan The Manhattan Mall and Condominium. Metedologi penelitian yaitu menentukan variabel yang digunakan, selanjutnya mendesain kuisioner penelitian yang kemudian melakukan pengambilan data dengan metode sample random sampling. Data yang diperoleh dari kuisioner dijelaskan melalui uji instrument data dan uji analisis data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel bebas keselamatan kerja (X1) dan kesehatan kerja (X2) berpengaruh poisitif dan searah terhadap variabel kinerja pekerja (Y) dengan persamaan uji regresi linier berganda yaitu Y = 0,189 + 0,361X1 + 0,245X2 + 12,898. Sedangkan secara simultan berpengaruh signifikan dan positif terhadap variabel kinerja pekerja konstruksi dengan nilai 4,963  > 2,39, untuk secara parsial juga berpengaruh signifikan dan positif terhadap variabel kinerja pekerja konstruksi dengan nilai 2,286 > 1,295 dan 1,743 > 1,295. Pada penelitian ini juga menunjukkan bahwa variabel keselamatan kerja (X1) berpengaruh dominan dibandingkan variabel kesehatan kerja (X2) dengan melihat nilai regresi linier berganda sebesar 0,361.

Engineering (General). Civil engineering (General)

Halaman 3 dari 7846