Hasil untuk "kesehatan"

Menampilkan 20 dari ~388459 hasil · dari CrossRef, DOAJ, Semantic Scholar

JSON API
DOAJ Open Access 2025
ANALISIS FAKTOR KESULITAN BELAJAR MAHASISWA FARMASI PADA MATA KULIAH STATISTIKA

Alifa Sabrina, Farida Tuahuns, Fitri Savitri

Statistika sebagai salah satu ilmu yang kehadirannya saat ini dirasakan semakin penting untuk keperluan pengembangan bidang keilmuan. Pembelajaran statistika pada bidang farmasi menjadi mata kuliah yang menarik dan sangat dibutuhkan bagi mahasiswa farmasi dalam menganalisis berbagai hasil uji coba dan pengamatan. Akan tetapi, pada pelaksanaannya pembelajaran statistika menjadi salah satu mata kuliah yang sering dianggap sulit dan kurang memberikan manfaat secara langsung dalam keilmuan farmasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor kesulitan belajar mahasiswa farmasi pada mata kuliah statistika. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif dengan analisis faktor eksploratori. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini berupa kuesioner terkait faktor kesulitan belajar mahasiswa. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini mahasiswa farmasi sebanyak 66 orang mahasiswa yang telah mengisi kuesioner. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa Berdasarkan hasil pengujian kedua faktor berdasarkan kondisi internal dan eksternal yang mempengaruhi kesulitan belajar maka dapat terlihat dari 12 faktor yang dianalisis terdapat 9 faktor yang memiliki korelasi secara jelas. Motivasi intrinsik yang bersumber dari diri sendiri seperti kebutuhan dan ketertarikan mahasiwa terhadap perkuliahan statistika memiliki persentase korelasi tertinggi sebesar 70.9% dan pada kondisi eksternal faktor sumber belajar memiliki persentase korelasi tertinggi sebesar 57.5%.

Education, Technology
CrossRef Open Access 2024
EFEKTIVITAS MEDIA PROMOSI KESEHATAN DALAM PELAYANAN KESEHATAN REMAJA : LITERATURE REVIEW

Sayyidah Maryam

Permasalahan kesehatan banyak terjadi terutama bagi para remaja. Remaja merupakan seseorang yang berkembang menuju kedewasaan dan dapat diartikan sebagai suatu proses mencoba berbagai perilaku yang seringkali berisiko. Berbagai permasalahan kesehatan pada remaja dapat dicegah dengan melakukan upaya promosi kesehatan. Promosi kesehatan merupakan suatu bentuk dalam pemberian pendidikan kesehatan. Promosi kesehatan dirancang untuk memudahkan perubahan perilaku individu dan lingkungan yang kondusif bagi kesehatan. Media promosi kesehatan merupakan salah satu sarana dalam pendidikan kesehatan yang menampilkan informasi melalui berbagai media. Media tersebut antara lain media cetak, elektronik, serta media luar ruang, sehingga dapat meningkatkan pengetahuan kepada sasaran yang kemudian diharapkan menjadi perubahan perilaku yang baik dalam bidang kesehatan. Media promosi kesehatan yang baik dapat mendukung efektivitas penyampaian pesan dan informasi kepada sasaran. Selain itu, media promosi kesehatan yang baik dapat mendukung keberhasilan promosi dan pendidikan kesehatan. Oleh karena itu, media promosi kesehatan harus menyesuaikan sasaran agar penberian pendidikan dan promosi kesehatan dapat berjalan dengan efektif.  Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui keefektifan media promosi kesehatan dalam pelayanan kesehatan remaja. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi literatur melalui basis data elektronik, yaitu Google Scholar dalam rentang tahun 2019-2024. Pencarian artikel menggunakan kata kunci “promosi kesehatan” dan “remaja. Dari artikel yang telah dikumpulkan, setiap media promosi kesehatan memiliki fokus yang berbeda-beda, seperti media promosi kesehatan melalui media sosial, media leaflet, media komik, media audio, dan media audiovisual. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa efektivitas media promosi kesehatan dalam rangka edukasi pada para remaja dapat meningkatkan kesadaran remaja akan pentingnya informasi yang diterima.

1 sitasi en
DOAJ Open Access 2024
Optimalisasi Potensi Sistem Penjadwalan Janji Temu Online di Rumah Sakit

Eufrasia Victa Swastika Anggriasti, Purnawan Junadi

Salah satu penyebab utama ketidakpuasan pasien dalam penjadwalan layanan rawat jalan adalah waktu tunggu yang terlalu lama, sehingga diperlukan penjadwalan yang adil berdasarkan kompetensi klinis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis jurnal-jurnal terkait dengan optimalisasi penjadwalan janji temu dalam konteks rawat jalan. Dengan melakukan tinjauan komprehensif terhadap artikel-artikel yang diterbitkan antara 20s hingga 2024. Metode penelitian yang digunakan adalah dengan melakukan pencarian sistematis dan terarah menggunakan basis data akademik yang relevan, seperti Science Direct. Sebanyak 100 artikel diidentifikasi awalnya, namun hanya 14 yang paling relevan yang dipilih untuk analisis mendalam. Jurnal-jurnal tersebut dievaluasi untuk menilai berbagai metode optimalisasi yang digunakan, termasuk algoritma pembelajaran mesin, simulasi, dan teknologi IoT. Hasil analisis menunjukkan bahwa berbagai metode tersebut telah berhasil meningkatkan efisiensi penjadwalan dan kepuasan pasien. Penelitian literatur yang di temukan menekankan pentingnya penggunaan berbagai pendekatan optimalisasi untuk meningkatkan efisiensi dan kepuasan pasien dalam layanan kesehatan. Temuan ini menunjukkan potensi besar teknologi seperti pembelajaran mesin, simulasi, dan IoT dalam memperbaiki kualitas layanan kesehatan. Dapat disimpulkan bahwa temuan ini menegaskan pentingnya terus mengembangkan dan menerapkan strategi optimalisasi yang sesuai dengan kebutuhan spesifik dari masing-masing konteks layanan kesehatan untuk meningkatkan kualitas, aksesibilitas, dan kepuasan pasien.

Education (General), Psychology
DOAJ Open Access 2024
Vibration Stimulation to Increase Milk Production in Puerperal Mothers

Rhela Panji Raraswati, Krisdiana Wijayanti, Heni Hendriyani

Breast milk is the best food for babies, but insufficient production can hinder breastfeeding. Many mothers face challenges with milk production, preventing optimal breastfeeding. This study aims to innovate and develop a vibration-based electric massage device to enhance breast milk production and analyze its effectiveness based on baby weight indicators. The research employs a quantitative method with a Quasi-Experimental design, divided into an intervention group and a control group. A random sampling technique selected 46 respondents, split evenly between the two groups. The intervention group received breast care using the vibration-based device, while the control group received standard breast care for 14 days. Breast care was administered twice daily for 2-3 minutes. Baby weight was measured at 14, 21, and 28 days. Tools to measure energy intake, protein intake, and fluid intake utilized food recall, and breastfeeding frequency was measured by a scale. Psychological status was assessed using the DASS questionnaire. Data analysis included Repeated Measure ANOVA and Independent Simple T-Test. Results indicated a significant difference in breast milk production based on baby weight between the intervention and control groups (p=0.000). The mean weight difference between the groups was 200.21 grams, favoring the intervention group. Increased breast milk production was not influenced by confounding variables such as energy intake, protein intake, fluid intake, breastfeeding frequency, and psychological status. In conclusion, the developed vibration-based electric massage device effectively increased breast milk production, evidenced by significant weight gain in babies within the intervention group compared to the control group (p=0.000).

Nursing, Medicine (General)
DOAJ Open Access 2024
THE EFFECT OF DIABETES SELF MANAGEMENT EDUCATION (DSME) ON SELF EFFICACY IN TYPE II DIABETES MELLITUS PATIENTS

Mohammad Subkhan, Firman Firman, Ida Agustiningsih

Background: Diabetes mellitus (DM) is a health problem in the world. Currently, the number of DM cases globally has reached 537 million people, and Indonesia ranks fifth highest in the world. Low knowledge and dietary compliance are a problem that continues to contribute to new cases and relapses of old cases characterized by uncontrolled increases in blood sugar. This is caused by low self-efficacy which is characterized by feelings of hopelessness. Objectives: The aim of this research was to determine the effect of Diabetes Self-Management Education (DSME) on self-efficacy in type II Diabetes Mellitus patients. Methods: This study used a Quasy-experimental design, with a pretest posttest equivalent control group design, the sample size was 68 type II DM patients, consisting of 34 intervention groups and 34 control groups. Self-efficacy data was collected using the DMSES (Diabetes Management Self Efficacy Scale) questionnaire. Univariate analysis was used to describe the frequency distribution of respondents, mean, median and standard deviation. Next, bivariate analysis used the Wilcoxon test. Results: There was a significant difference in the difference in mean value self-efficacy between before and after intervention with p-value 0.000 < 0.05. Conclusion: Diabetes Management Self Efficacy Scale is effective increase self-efficacy. Thus, DSME can be an alternative intervention to overcome problems and prevent complications in DM patients.

DOAJ Open Access 2024
Respon Fisiologis Ayam KUB dari Penambahan Probiotik Rayakemo dalam Air Minum

Rahmat Martua Siregar, Devi Kumala Sari, Nelzi Fati

Latar Belakang: Probiotik Rayakemo (ragi tape, yakult, air kelapa tua dan molases) memiliki mikroorganisme yang menguntungkan seperti Lactobacillus casei dan Saccharomyces yang dapat memberikan manfaat kesehatan bagi inangnya. Tujuan:  Tujuan penelitian ini adalah  untuk mengetahui pengaruh penambahan  dan dosis terbaik probiotik Rayakemo dalam air minum terhadap persentase bobot limpa, hati, jantung, usus halus dan panjang usus halus ayam KUB. Metode: Penelitian ini dilaksanakan selama dua bulan, dari Maret hingga Mei, di kandang ayam Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh. Sebanyak 100 ekor ayam KUB digunakan tanpa memisahkan jenis kelamin dan dibagi secara acak ke dalam 20 unit percobaan, dengan setiap unit terdiri dari 5 ekor ayam KUB. Ayam-ayam tersebut dipelihara selama 8 minggu dan data dikumpulkan pada minggu ke-8 saat panen. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode RAL (Rancangan Acak Lengkap) dengan 4 perlakuan dan 5 ulangan. Masing-masing perlakuan yaitu: A: air minum tanpa probiotik Rayakemo, B: 3% probiotik Rayakemo + air minum, C: 6% probiotik Rayakemo + air minum dan D: 9% probiotik Rayakemo + air minum. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan probiotik Rayakemo dalam air minum tidak berpengaruh nyata (P>0,05) terhadap persentase bobot limpa, hati, jantung, usus halus dan panjang usus halus ayam KUB. Kesimpulan: Penambahan probiotik Rayakemo dalam air minum tidak berpengaruh nyata terhadap organ limpa, hati, jantung, bobot usus halus dan panjang usus halus. Penambahan probiotik Rayakemo dalam air minum  sampai 9% dapat ditoleransi broiler terhadap organ limpa, hati, jantung, bobot usus halus dan panjang usus halus.

DOAJ Open Access 2024
Spiritual Well-Being of Cancer Patients Undergoing Chemotherapy in Yogyakarta

Ike Wuri Winahyu Sari, Deby Zulkarnain Rahadian Syah

Background: In order to provide holistic care and advance spiritual well-being, it is essential to identify and meet the patient's spiritual well-being. Purpose: This study aimed to determine the spiritual well-being of cancer patients undergoing chemotherapy in Yogyakarta. Methods: This study used a cross-sectional approach with a sample of 50 cancer patients undergoing chemotherapy at the One Day Care (ODC) oncology clinic, a private hospital in Yogyakarta, which was taken using a purposive sampling technique. The measurement tool used is the Spiritual Well-Being Scale (SWBS) questionnaire which consists of 20 items. Data analysis in this study used descriptive statistics and cross tabulation to determine the comparison between spiritual well-being of cancer patients undergoing chemotherapy based on their demographic characteristics. Results: Spiritual well-being has a higher score in patients who are female (92.53±10.49), have higher education (92.67±10.84), are widowers/widows (97.00 ± 4.24), receive treatment of the partner (93.81 ± 10.30), and had stage III disease (92.88 ± 9.54). Conclusion: An accurate assessment of spirituality in patients can be a clinical guide in establishing nursing diagnoses of spiritual distress or readiness to improve spiritual well-being.

S2 Open Access 2020
KESEHATAN MENTAL MASYARAKAT: MENGELOLA KECEMASAN DI TENGAH PANDEMI COVID-19

Deshinta Vibriyanti

The spread of the COVID-19 pandemic around the world not only has physical health impacts but also mental health. One of the effects of a pandemic on mental health that is feelings of anxiety about being exposed to viruses and the uncertainty of conditions during a pandemic. Anxiety needs to be managed properly so that it can still make alertness, but not excessive so that it causes worse mental health disorders. This paper aims to explain how to manage anxiety during a pandemic for the society with a literature study approach. From the perspective of social psychology, this paper concludes that managing anxiety at a proportional level, is the result of repeated perception of situations. The selection of information received during a pandemic is the key to managing anxiety. Next, adapt to the changes that occur so that can through a mentally healthy life in a pandemic.

74 sitasi en Psychology
S2 Open Access 2022
Pengaruh pendidikan kesehatan tentang bantuan hidup dasar (BHD) terhadap tingkat pengetahuan anggota PMR di SMK N 1 Bawen

Tri Susilo, Maksum, Mukhamad Mustain

Tindakan darurat BHD dilakukan untuk membebaskan jalan napas, membantu pernapasan dan mempertahankan sirkulasi darah tanpa menggunakan alat bantu, Kegawatdaruratan dapat terjadi kapan saja, dimana saja, dan pada siapa saja. Bagi korban memerlukan suatu bentuk pertolongan yang cepat dan tepat agar korban dapat terhindar dari bahaya maut. Ilmu pertolongan pertama pada kecelakan sebaiknya di miliki oleh anggota PMR. Salah satu upaya pemberian informasi adalah melalui penyuluhan atau pendidikan kesehatan, yang diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan anggota PMR. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan tentang Batuan hidup dasar (BHD) terhadap tingkat pengetahuan anggota PMR di SMK N 1 Bawen Desain penelitian ini menggunakan rancangan pra eksperimen dengan pendekatan one group pre test-post test design Populasi dalam penelitian ini adalah anggota PMR di SMK N 1 Bawen sebanyak 35 orang. Tehnik sampling dalam penelitian ini adalah purposive sampling. Analisis data menggunakan analisis univariat dan bivariat menggunakan uji wilcoxon. Pengetahuan kesehatan tentang Batuan hidup dasar (BHD) pada anggota PMR sebelum pendidikan kesehatan memiliki nilai rata-rata 71,22, sesudah pendidikan kesehatan memiliki nilai rata-rata 87,78. Ada pengaruh pendidikan kesehatan tentang Batuan hidup dasar (BHD) terhadap tingkat pengetahuan anggota PMR diperoleh nilai p-value 0,0001>0,05. Ada pengaruh pendidikan kesehatan tentang Batuan hidup dasar (BHD) terhadap tingkat pengetahuan anggota PMR. Hasil penelitian ini memberikan masukan pada SMK N 1 Bawen agar dapat mengadakan pelatihan tentang penanganan Batuan hidup dasar (BHD) pada anggota PMR.

7 sitasi en
S2 Open Access 2022
VISUALISASI DAN ANALISIS DATA FASILITAS KESEHATAN BERBASIS WEB DENGAN ARCGIS STORYMAPS

V. N. Fikriyah, Habid Al Hasbi, Nirma Lila Anggani et al.

Kesehatan merupakan salah satu aspek yang penting bagi kehidupan. Hingga saat ini, penyampaian data terkait kesehatan umumnya terbatas dalam bentuk tabel, grafik, dan deskripsi. Oleh karena itu perlu adanya inovasi untuk menampilkan data kesehatan secara lebih menarik, efektif, dan membagikannya secara lebih luas. Tujuan dari penelitian ini adalah (1) mevisualisasikan data fasilitas kesehatan dengan media web, dan (2) menganalisis ketersediaan fasilitas kesehatan di Boyolali. Data bersumber dari profil kesehatan Boyolali tahun 2020. Tampilan data fasilitas kesehatan dilakukan menggunakan fitur yang ada di aplikasi ArcGIS StoryMaps, sedangkan analisis ketersediaan fasilitas dilakukan secara kualitatif dengan pendekatan spasial. Dari data yang digunakan, dihasilkan tampilan web (https://arcg.is/1mC1z50) berisi grafik dan empat peta untuk sebaran rumah sakit, sebaran puskesmas, keterjangkauan fasilitas, dan sebaran kasus Covid-19. Analisis menunjukkan bahwa fasilitas kesehatan lebih banyak berada di Kecamatan Boyolali dengan keterjangkauan fasilitas yang masih kurang di wilayah barat dan utara Kabupaten Boyolali. Hasil ini diharapkan dapat membantu pemerintah lokal dalam merencanakan pembangunan fasilitas kesehatannya.

7 sitasi en
S2 Open Access 2021
Penggunaan Media Sosial Instagram dalam Meningkatkan Literasi Kesehatan Pada Mahasiswa

Nur Anisah, Maini Sartika, H. Kurniawan

This study entitled "Use of Instagram Social Media in Improving Health Literacy in Syiah Kuala University Students" aims to assess the use of Instagram social media by seeking information about health in improving student health literacy at Syiah Kuala University. This study uses the uses and gratifications theory. This research is a qualitative research with descriptive type. The criteria for informants in this study were Syiah Kuala University students, active users of Instagram social media, and using Instagram for health-related purposes. Data collection methods used are interviews, and documentation. The results of this study indicate that Instagram is proven to be able to meet the needs of students to get access to the health information needed. The seven informants have good conceptual knowledge so that they can improve their health literacy through the use of Instagram social media. Students also have a better understanding of health after being exposed to health content on Instagram. This is in line with the students' motives to obtain useful health information in increasing their understanding of health, so that they can make the right health decisions, it contributes to improving students' health literacy.

39 sitasi en Psychology
S2 Open Access 2022
Pengaruh Promosi Kesehatan Menstrual Hygiene Terhadap Pengetahuan Dan Sikap Remaja Menstruasi Awal

Meriem Meisyaroh Syamson, M. Murtini, Rostini M

Pendahuluan: perilaku personal hygiene ketika haid/menstruasi merupakan suatu hal yang sangatlah berperan penting dilakukan dalam memastikan kesehatan organ-organ remaja putri baik secara fisik maupun mental. Tujuan: mengetahui pengaruh promosi kesehatan menstrual hygiene terhadap pengetahuan dan sikap remaja menstruasi awal. Metode: penelitian kuantitatif menggunakan Pre-Eksperimen dengan rancangan one group Pretest-posttest design, dengan pengambilan sampel Purposive Sampling dengan Uji Wilcoxon. Hasil: temuan penelitian menunjukkan pengetahuan dan sikap remaja putri setelah diberikan promosi kesehatan terjadi peningkatan dan memberikan dampak yang baik bagi remaja tentang menstruai hygiene. Kesimpulan; bahwa terdapat pengaruh promosi kesehatan menstrual hygiene terhadap pengetahuan dan sikap remaja menstruasi awal.

5 sitasi en
S2 Open Access 2021
Antropologi Kesehatan

Muhamad Salman

Beberapa Para ahli antropologi memandang kebiasaan makan sebagai suatu kompleks kegiatan masak-memasak, masalah kesukaran dan ketidaksukaran, kearifan rakyat, kepercayaankepercayaan, pantangan-pantangan, dan takhayultakhayul yang berkaitan dengan produksi, persiapan, dan konsumsi makanan. Pendeknya, sebagai suatu kategori budaya yang penting, ahliahli antropologi melihat makanan mempengaruhi dan berkaitan dengan banyak kategori budaya lainnya di Indonesia.

37 sitasi en
S2 Open Access 2021
Pengaruh Pendidikan Kesehatan terhadap Upaya Remaja untuk Menurunkan Nyeri Saat Menstruasi (Dismenore Primer)

Yusuf Adi Saputra, A. Kurnia, Nur Aini

Latar Belakang: Dismenore merupakan salah satu masalah menstruasi yang sering dialami oleh remaja putri. Namun hal tersebut sering diabaikan bahkan dianggap biasa, padahal dismenore bisa menjadi hal yang serius apabila tidak segera ditangani. Pendidikan kesehatan merupakan upaya yang dilakukan untuk merubah perilaku dan peduli terhadap masalah kesehatan individu dan kelompok. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perubahan upaya yang dilakukan remaja saat nyeri haid sebelum dan sesudah diberikan pendidikan kesehatan tentang dismenore.Metode: Desain penelitian yang digunakan adalah experimental research dengan jenis praeskperimen one group pre-test post-tes design. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah probability dengan jenis simple random sampling. Total responden adalah 30 orang. Penelitian dilakukan di SMP Muhammadiyah 1 Malang. Analisa data dilakukan menggunakan Uji Wilcoxon test.Hasil Dan Pembahasan: Hasil pre-test dan post-test pada kelompok intervensi yaitu sebanyak 23 (77%) siswi dalam kategori kurang baik dan 7 (23%) siswi memiliki upaya baik, setelah diberikan pendidikan kesehatan tentang dismenore 30 (100%) siswi memiliki upaya baik. Uji Wilcoxon test didapatkan nilai sig. (2-tailed) adalah 0,000, dimana jika dibandingkan dengan nilai α (0,05) maka akan didapatkan 0,000 < 0,05. Sehingga pendidikan kesehatan tentang dismenore berpengaruh terhadap upaya remaja untuk menurunkan nyeri menstruasi (dismenore primer).Kesimpulan: Pendidikan kesehatan tentang dismenore sangat penting diberikan pada remaja yang baru mengalami menstruasi karena bisa menjadi panduan bagi remaja untuk mengatasi dismenore oleh karena itu petugas kesehatan dan guru harus sering melakukan penyuluhan dan konseling tentang masalah menstruasi serta cara untuk mengatasi dismenore dengan tepat

S2 Open Access 2021
Analisis Kualitatif Penggunaan Telemedicine sebagai Solusi Pelayanan Kesehatan di Indonesia pada Masa Pandemik COVID-19

Zidni Imanurrohmah Lubis

Kasus penyakit virus corona (COVID-19) muncul pertama kali di Wuhan, Provinsi Hubei, Cina pada Desember 2019 dan telah menyebar ke seluruh dunia termasuk Indonesia. Di Indonesia kasus positif pertama terkonfirmasi pada 2 Maret 2020 dan terus meningkat hingga sekarang. Kebijakan untuk mencegah penyebaran COVID-19 terus dilakukan pemerintah salah satunya dengan menghimbau penggunaan telemedicine. Untuk mengetahui penggunaan telemedicine sebagai solusi pelayanan kesehatan di Indonesia pada masa pandemic COVID-19 dilakukan penelitian analisis kualitatif pada media daring nasional. Analisis data kualitatif dilakukan menggunakan Nvivo12 plus agar dapat memperoleh data konten, klasifikasi data, pemetaan tema, analisis keterkaitan konten, dan word cloud. Hasil analisis uji pearson menunjukkan telemedicine berkorelasi kuat dengan himbauan pemerintah (pearson coefficient correlation = 0.91) yang menjadikan telemedicine solusi pelayanan kesehatan di Indonesia pada masa pandemic COVID-19.

32 sitasi en
S2 Open Access 2021
Dampak Peggunaan Media Sosial Terhadap Kesehatan Mental Dan Kesejahteraan Sosial Remaja Dimasa Pandemi Covid-19

N. Septiana

Di masa pandemi jumlah penggunaan media sosial bagi anak-anak dan remaja  meningkat, dan peningkatan  tersebut menimbulkan dampak positif maupun negatif. Penelitian ini betujuan untuk mencari pengaruh antara penggunaan media sosial terhadap kesehatan mental dan kesejahteraan sosial bagi remaja dimasa pandemi covid-19. Responden penelitian ini sebanyak 257 orang berusia sekitar 12 hingga 19 tahun. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain ekplanatori. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis regresi linier sederhana dan analisis MANOVA. Hasi penelitian menunjukkan terdapat pengaruh antara penggunaan media sosial terhadap kesehatan mental dan kesejahteraan sosial remaja dimasa pandemi covid-19.

31 sitasi en Medicine
S2 Open Access 2021
Metode Design Thinking Dalam Perancangan Media Promosi Kesehatan Berbasis Keilmuan Desain Komunikasi Visual

Yosef Yulius, Edo Pratama

Media komunikasi visual telah mengalami suatu perkembangan yang pesat seiring dengan kebutuhan masyarakat akan informasi. Salah satu informasi yang sangat dibutuhkan pada saat ini adalah infromasi terkait kesehatan yang pada saat ini sering kita temui dan biasa dikenal sebagai media promosi kesehatan. Pada umumnya, media promosi kesehatan dirancang oleh seseorang yang memiliki kemampuan grafis atau desain komunikasi visual, yang secara bidang keilmuan hal ini merupakan kolaborasi dari bidang keilmuan desain komunikasi visual dengan bidang keilmuan lainnya. Media promosi kesehatan sebagai suatu buah karya desain komunikasi visual diharapkan mampu menjadi sebuah pemecah masalah dari suatu keadaan yang ditemui. Dan dalam prosesnya, metode perancangan design thinking dipakai dalam membuat perancangan tersebut. Metode desain thinking yang diangkat dalam penelitian ini adalah metode design thinking dengan lima tahap yakni Emphatize, Define, Ideate, Prototype, dan Test. Tahapan metode design thinking tersebut menuntut seorang perancang bisa menganalisis suatu permasalahan, menuangkan ide kreatif, bereksperimen dalam pembuatan sebuah prototipe, hingga mengumpulkan umpan balik terkait media yang dibuat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menghadirkan cara berpikir desain dalam suatu perancangan yang mampu diterapkan secara tahapan per tahapan dan mudah dipahami, agar suatu karya visual bisa menjadi tepat sasaran dengan implementasi media apapun. Dengan memahami metode design thinking, seorang perancang akan lebih memahami karakteristik dan proses berkarya, sehingga karya yang tercipta dapat menjadi lebih berkualitas, inovatif, objektif, dan diterima oleh target audien.

31 sitasi en
S2 Open Access 2021
Analisis Pengaruh Covid-19 Terhadap Kesehatan Mental Masyarakat Di Indonesia

N. Nasrullah, L. Sulaiman

ABSTRAKLatar belakang: Pandemi COVID-19 membawa pengaruh yang besar terhadap kesehatan masyarakat. Bukan hanya dari segi fisik, namun juga kesehatan psikis atau mental yang disebabkan oleh berbagai masalah dan kecemasan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor apa saja yang mempengaruhi kesehatan mental masyarakat dan mengetahui pengaruh COVID-19 terhadap kesehatan mental masyarakat Indonesia secara luas. Metode: Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dan studi literatur. Teknik pengumpulan data yaitu melakukan penggalian informasi berdasarkan beberapa sumber tertulis seperti buku, artikel, jurnal, majalah, serta dokumen sesuai dengan permasalahan yang dikaji.Hasil: Hasil dari penelitian ini adalah COVID-19 membawa pengaruh besar pada kesehatan fisik dan mental masyarakat di Indonesia. Adapun faktor yang mempengaruhi kesehatan mental masyarakat adalah risiko utama depresi yang muncul akibat pandemi COVID-19 antara lain: resesi ekonomi, faktor jarak dan isolasi sosial, serta stress dan trauma pada tenaga kesehatan. Pengaruh yang diakibatkan COVID-19 pada perubahan yang terjadi secara tiba-tiba, membuat masyarakat sulit beradaptasi dan menyebabkan stress hingga trauma.Simpulan: COVID-19 membawa pengaruh besar dalam kesehatan fisik dan mental masyarakat di Indonesia. Kata kunci: Pengaruh COVID-19, kesehatan mental. ABSTRACT Title: Analysis of The Effect of Covid-19 on Public Mental Health in IndonesiaBackground: COVID-19 pandemic has a major impact on public health. Not only in terms of physical, but also psychological or mental health caused by various problems and anxiety that occur as a result. This study aims to find out what factors affect people's mental health and find out how COVID-19 affects the mental health of the Indonesian people at large. Method: The method used in this research is qualitative method and literature study. The technique of collecting data is extracting information based on several written sources such as books, articles, journals, magazines, and documents according to the problems being studied. Results: The results of this study are COVID-19 has a major impact on the physical and mental health of people in Indonesia, while factors that affect people's mental health are the main risk of depression that arises due to the COVID-19 pandemic such as economic recession, distance and social isolation, stress and trauma to health workers. The effect caused by covid-19 on changes that occur suddenly, makes it difficult for people to adapt and causes stress to trauma.Conclusion: COVID-19 has a major impact on the physical and mental health of people in Indonesia.Keywords: The effect of COVID-19, mental health

31 sitasi en
S2 Open Access 2021
GAMBARAN PENGETAHUAN KESEHATAN GIGI DENGAN PENYULUHAN METODE STORYTELLING PADA SISWA KELAS III DAN IV SD INPRES MANGASA GOWA

Pariati Pariati, J. Jumriani

Kesehatan merupakan hak asasi manusia dan salah satu unsur kesejahteraan yang harus diwujudkan sesuai dengan cita-cita bangsa Indonesia. Kesehatan gigi dan mulut memiliki peran penting dalam fungsi bicara, pengunyahan, dan rasa percaya diri; Oleh karena itu kebersihan gigi dan mulut yang harus di jaga sebaik-baiknya. Salah satu penyebab timbulnya masalah kesehatan gigi dan mulut adalah fakor perilaku yang didasari oleh pengetahuan yang kurang pengetahuan akan pemeliharaan kesehatan gigi dan mulut yang akan meningkatkan insiden sipenyakit gigi dan mulut di usia dini. Berdasarkan survei awal di SD Inpres Mangasa Gowa, kelas 1-6 ternyata kelas lII dan lV mempunyai kesehatan gigi yang buruk. Tujuan penelitian mengetahui kesehatan gigi sebelum dan sesudah penyuluhan dengan metode bercerita. Jenis penelitian bersifat deskriptif dengan metode mendongeng . Sampel penelitian adalah Kelas l dan ll SD yang mungkin 49 orang. Hasil Penelitian yaitu pengetahuan kesehatan gigi sebelum dilakukan penyuluhan dengan metode strorytelling pada kelas III dan IV mempunyai kategori pengetahuan yang sama, yakni kategori sedang, sedangkan setelah dilakukan penyuluhan dengan metode strotytelling mempunyai pengetahuan yang sama pula yakni kategori baik. Kata Kunci: Pengetahuan , Kesehatan Gigi, Bercerita

26 sitasi en

Halaman 10 dari 19423