Hasil untuk "kesehatan"

Menampilkan 20 dari ~156918 hasil · dari CrossRef, DOAJ

JSON API
DOAJ Open Access 2025
SOCIALIZATION OF MORINGA LEAF PUDDING MAKING AS EFFORT TO PREVENT STUNTING IN BENDO HAMLET

Rahmadhanti, Novita Adhe Wardany, Hasna Nur Iriyanti et al.

Abstract - Stunting is a major health problem in Indonesia that threatens the quality of future generations. This condition is primarily caused by chronic malnutrition, especially insufficient intake of protein and essential micronutrients. One potential effort to address this issue is the use of moringa leaves, which are highly nutritious and locally available. This study aims to describe the implementation of socialization on moringa leaf pudding as an innovative supplementary food to prevent stunting in Bendo Hamlet. The research employed a Community-Based Research (CBR) approach that involved KKN students, posyandu cadres, PKK mothers, and mothers of toddlers in a participatory process from planning to evaluation. The findings showed improvements in community knowledge about the nutritional benefits of moringa leaves, enhanced skills in preparing pudding, and positive acceptance of the product among children. Acceptance was influenced by the pudding’s soft texture, balanced sweetness, and attractive natural green color. The success of the program was also supported by easy access to raw materials, a simple preparation method, and strong cadre commitment. Thus, moringa leaf pudding can serve as a practical and sustainable local food alternative to help fulfill children’s nutritional needs while strengthening family food security.   Keyword: Moringa Leaves, Moringa Leaf Pudding, Local Food, Stunting Prevention.   Abstrak - Stunting merupakan salah satu masalah kesehatan yang masih menjadi perhatian di Indonesia karena berdampak pada kualitas generasi mendatang. Kondisi ini disebabkan oleh kurangnya asupan gizi kronis, terutama protein dan mikronutrien penting. Salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah pemanfaatan daun kelor sebagai bahan pangan lokal bergizi tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi sosialisasi pembuatan puding daun kelor sebagai inovasi pangan tambahan dalam pencegahan stunting di Dusun Bendo. Penelitian menggunakan pendekatan Community-Based Research (CBR) yang melibatkan mahasiswa KKN, kader posyandu, ibu PKK, dan ibu balita secara partisipatif mulai dari perencanaan hingga evaluasi. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan masyarakat mengenai manfaat gizi daun kelor, keterampilan dalam mengolah puding, serta penerimaan positif dari anak-anak terhadap produk tersebut. Faktor penerimaan dipengaruhi oleh tekstur lembut, rasa manis yang seimbang, serta warna hijau alami yang menarik. Keberhasilan kegiatan ini juga didukung oleh kemudahan memperoleh bahan baku, proses pembuatan yang sederhana, serta komitmen kader posyandu dalam melanjutkan praktik. Dengan demikian, puding daun kelor berpotensi menjadi alternatif pangan lokal yang tidak hanya membantu pemenuhan gizi anak, tetapi juga memperkuat ketahanan pangan keluarga serta mendukung upaya berkelanjutan dalam pencegahan stunting. Kata kunci: Daun Kelor, Puding Daun Kelor, Pangan Lokal, Pencegahan Stunting.

Social Sciences
CrossRef Open Access 2024
ANALISIS SITUASI DAN KONDISI FASILITAS KESEHATAN MITRA BPJS KESEHATAN SETELAH ENAM TAHUIMPLEMENTASI JAMINAN KESEHATAN NASIONAL

Chriswardani Suryawati

In the sixth year, the implementation of JKN has resulted in achievements, especially community access to treatment at health facilities, but there are still many problems, especially in hospitals. This research is an observational study with qualitative methods. The informants are two government hospital directors and three private hospital directors, a triangulation of BPJSK officials. Hospitals have adaptively made adjustments, especially regarding the increase in the number of BPJSK participating patients, preparation of facilities and facilities, socialization of JPSBK regulations, and improvement of services to maintain the quality of services and to increase BPJSK patient satisfaction. Medical staff workload has increased but has yet to be accompanied by increased medical incentives, restrictions on medical authority, especially in administering drugs according to the BPJSK formulary and limiting medical support services and patient care days. This was all done to control costs due to reduced hospital income due to Ina-CBG payments from BPJSK. Hospitals must be innovative and creative in managing finances and generating revenue. The problem of late payments (claim pending) needs to be resolved immediately. Likewise, the satisfaction of internal hospital staff needs to be considered.

DOAJ Open Access 2024
Hubungan Grit dan Persepsi Dukungan Supervisor dengan Komitmen Karier pada Karyawan Milenial

Hanna Tania Dwi Crisanti, Rosatyani Puspita Adiati

Perubahan komitmen karyawan saat ini mengarah pada karier mereka daripada organisasi tempat mereka bekerja. Komitmen karier adalah sikap individu terhadap pekerjaan yang meliputi tujuan karier pribadi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan grit dan persepsi dukungan supervisor dengan komitmen karier karyawan. Partisipan penelitian ini sebanyak 87 partisipan merupakan karyawan/i berusia 24-35 tahun dan sedang bekerja penuh waktu di suatu perusahaan/organisasi. Penelitian ini menggunakan 3 skala, yakni skala Grit yang disusun oleh Duckworth, skala persepsi dukungan supervisor oleh Burns, dan skala komitmen karier oleh Carson dan Bedeian. Analisis data menggunakan bantuan software Jamovi 2.3.28. Hasil penelitian memperoleh terdapat hubungan grit dan persepsi dukungan supervisor dengan komitmen karier pada karyawan milenial. Dengan demikian, organisasi perlu mempertimbangkan pendekatan yang memfokuskan pada pengembangan personal grit karyawan serta memperkuat kualitas hubungan antara supervisor dan karyawan untuk memastikan komitmen jangka panjang karyawan terhadap karier mereka dan kesuksesan organisasi.

Psychology, Mental healing
DOAJ Open Access 2024
Hubungan Gangguan Mental Emosional dengan Kualitas Hidup Caregiver Pasien Skizofrenia

Moudy Annisa Seftyarni, Rini Gusya Liza, Ida Rahmah Burhan

Latar Belakang: Skizofrenia merupakan gangguan jiwa berat yang membutuhkan bantuan caregiver. Caregiver pasien skizofrenia di Indonesia rata-rata adalah keluarga pasien tersebut sehingga berisiko mengalami gangguan mental emosional akibat beban perawatan dan beban emosional yang harus dipikul. Gangguan mental emosional dapat menyebabkan terganggunya kualitas hidup seseorang. Objektif: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan gangguan mental emosional dengan kualitas hidup caregiver pasien skizofrenia. Metode: Penelitian dilakukan pada bulan Januari 2022 – November 2022. Jenis penelitian adalah penelitian analitik dengan pendekatan potong lintang. Populasi penelitian ini adalah seluruh caregiver pasien skizofrenia di RSJ Prof. Dr. HB Saanin Padang dengan total sampel sebanyak 160 responden yang dipilih dengan teknik consecutive sampling. Hasil: 50,6% caregiver mengalami gangguan mental emosional dan 45,9% caregiver berada pada tingkat kualitas hidup sedang. Terdapat hubungan yang bermakna antara gangguan mental emosional dengan kualitas hidup (p-value <0,001) pada nilai signifikansi 0,05. Kesimpulan: Terdapat hubungan yang bermakna antara gangguan mental emosional dengan kualitas hidup caregiver pasien skizofrenia. Kata kunci:  gangguan mental emosional, kualitas hidup, caregiver, skizofrenia

Medicine (General)
DOAJ Open Access 2023
Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Keputusan Konsumen Memilih Warung Kopi Arabika di Kota Meulaboh

Risnadi Irawan, Mustafa Kamal, Hanif Muchdatul Ayunda et al.

Seiring dengan peningkatan pertumbuhan ekonomi pasca bencana gempa dan tsunami aceh tahun 2004 mempengaruhi tingkat pertumbuhan warung kopi di kota Meulaboh. Hal ini juga menjadi pendorong meningkatnya jumlah konsumen dan berbagai karakter serta sejumlah latar belakang konsumen penikmat kopi. Penelitian ini bertujuan untuk mengelompokan konsumen ke dalam beberapa kategori yang didasari faktor-faktor yang mempengaruhi keputusan konsumen dalam memilih warung kopi arabika. Penggunaan teknik analisis multivariate dari Principle Component Analysis (PCA) dalam analisis data penelitian dengan tahapan seperti perhitungan matriks korelasi, analisis faktor dan mengestimasi muatan setiap faktor dengan metode estimasi maksimum. Hasil penelitian menunjukan persentase kelima kelompok konsumen warung kopi arabika di Kota Meulaboh ialah penikmat kopi 17,1%, konsumen umum/konvensional 14,2%, konsumen sosialita 13,4%, konsumen trendi 12,8%, konsumen gaya hidup 12,2%. Dapat disimpulkan bahwa banyak konsumen memilih warung kopi arabika dikarenakan cita rasa dan kualitas dari kopi yang disajikan, kelompok ini termasuk kedalam orang yang mengerti kopi. Selain kelompok penikmat kopi, warung kopi arabika di Kota Meulaboh juga dikunjungi dari 4 kelompok lainnya seperti konsumen umum yang memilih warung kopi arabika dikarenakan rekan kerja, konsumen sosialita karena hubungan sosial, konsumen trendi karena gengsi dan konsumen gaya hidup dengan alasan brand dan status sosial.

Environmental technology. Sanitary engineering
DOAJ Open Access 2023
Penyuluhan Hukum Undang-Undang Tindak Pidana Kekerasan Seksual Bagi Peserta Penerima Manfaat Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT)

Daud Rismana, Yunita Anisatuzzuhriya, Rifi Maria Laila Fitri et al.

Kemiskinan menjadi permasalahan nasional. Program pengentasan kemiskinan terus digalakkan untuk mengentaskan masyarakat dari garis kemiskinan. Program Bantuan Pangan Non Tunai yang diinisiasi oleh Kemanterian Sosial RI merupakan terobosan dan percepatan bagi penerima program di Gedangan Grobogan. Fokus program dalam bidang ekonomi, sosial, pendidikan dan kesehatan dirasa kurang karena tidak didukung oleh kesadaran hukum. Kasus kekerasan seksual di dalam rumah tangga dialami oleh masyarakat lapisan atas, menengah dan bawah terjadi karena lemahnya pemahaman, wawasan dan kesadaran hukum, terutama di kalangan masyarakat miskin. Kegiatan penyuluhan ini dilaksanakan dengan metode ceramah dan diskusi sehingga hasil yang diharapkan adalah adanya pengetahuan hukum, wawasan hukum dan kesadran hukum tentang Tindak Pidana Kekerasan Seksual kepada peserta penerima Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) yang akan memunculkan pengetahuan tentang berbagai macam tindak kekerasan seksual, penanganan dan pelaporan.

Social Sciences
DOAJ Open Access 2022
Analisis Cluster Penyakit Malaria Provinsi Papua Menggunakan Metode Single Linkage Dan K-Means

Alvian M. Sroyer, Samuel A. Mandowen, Felix Reba

Malaria adalah penyakit yang disebabkan oleh parasite bernama Plasmodium. Tercatat keseluruhan kasus malaria yang terjadi di Indonesia pada tahun 2019 adalah sebanyak 250.644 kasus. Dan kasus malaria tertinggi terjadi di provinsi Papua, yaitu sebesar 86% atau sebanyak 216.380 kasus. Di Provinsi Papua, penyakit malaria dialami oleh semua usia dan bulan-bulan terjadi peningkatan pasien penderita malaria juga sangat bervariasi. Hal ini mengakibatkan dinas Kesehatan mengalami kesulitan dalam mengelompokan jenis malaria berdasarkan usia pasien dan bulan-bulan kejadian. Sebenarnya sudah ada penelitian yang menjelaskan pengelompokan jenis-jenis malaria, namun belum dijelaskan secara terperinci masing-masing kelompok malaria seperti Malaria Tropika, Malaria Tertiana, Malaria Quartana, Malaria Ovale. Tujuan dari penelitian ini adalah, melakukan analisis cluster terhadap beberapa jenis malaria, usia dan bulan kejadian. Metode cluster yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Single Linkage dan K-Means. Selanjutnya kedua metode akan di evalusi menggunakan standar deviasi. Metode terbaik yang dapat digunakan untuk analisis cluster adalah metode yang memiliki nilai standar deviasi lebih kecil. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder yang diperoleh dari Dinas Kesehatan Provinsi Papua. Hasil penelitian menunjukan bahwa, metode Single Linkage lebih akurat dibandingkan dengan K-Means. Dimana dari 50 pasien terdapat 47 pasien lebih dominan terkena penyakit malaria tertiana yaitu pada rentang usia remaja dan dewasa pada bulan juni. Sehingga diharapkan pemerintah Provinsi Papua dapat memberikan sosialisasi kepada masyarakat, khususnya mereka yang pada rentang usia remaja dan dewasa. Karena hampir 94% penyakit malaria tertiana di derita oleh mereka yang berusia remaja dan dewasa.

Electronic computers. Computer science
DOAJ Open Access 2021
Pengaruh Efikasi Diri dan Penyesuaian Diri terhadap Stres Akademik pada Mahasiswa Masa Pandemi COVID-19

Ifan Maulana, Ilham Nur Alfian

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh efikasi diri dan penyesuaian diri terhadap stres akademik pada mahasiswa masa pandemi. Perubahan saat pendemi tersebut menyebabkan mahasiswa mengalami stres akademik dan peneliti ingin mengetahui ada tidaknya pengaruh antara efikasi diri dan penyesuaian diri terhadap stress akademik. Stres akademik yang dikembangkan dari Sarafino and Smith dan faktor yang mempengaruhi stres akademik adalah salah satunya efikasi diri yang disusun oleh Bandura dan penyesuian diri menggunakan teori Baker. Partisipan dalam penelitian ini adalah mahasiswa yang sedang menjalani perkuliahan secara daring/online. Metode penelitian menggunakan tipe penelitian kuantitatif dengan alat pengumpulan data menggunakan survei melalui Google Form. Dalam menganalisis data menggunakan SPSS 25 for windows. Hasil analisis menunjukkan regresi menyebutkan bahwa terdapat 18,1% pengaruh secara bersamaan antara efikasi diri dan penyesuaian diri terhadap stres akademik. Sedangkan pengaruh antara efikasi diri terhadap stress akademik sebesar 68% dan penyesuaian diri terhadap stress akademik sebesar 10,8%.

Psychology, Mental healing
DOAJ Open Access 2021
Nurse Managers’ Responsive Coaching To Facilitate Staff Nurses’ Clinical Skills Development in Public Tertiary Hospital

Anna Liza R Alfonso, Jocelyn B. Hipona, Wilfredo Quijencio

Background: Mentoring helps cultivate nurse leaders, retain nurses, and diversify the nursing workforce. By strengthening the nursing workforce, nursing mentorship improves the quality of patient care and outcomes. Widespread uses of nurse mentoring programs have been employed to produce positive outcomes and decrease turnover and assess job satisfaction. Purpose: The purpose of the study is to assess head nurse mentoring competency in relation to staff nurses’ career advancement in selected government hospitals to broaden the array of perspective among public hospitals Methods: The researchers employed descriptive-correlational that glanced into the relationship of certain levels in the mentoring competency of head nurses in relation to staff nurses career advancement. Results: Majority of the nurse-respondents have indicated good remarks on the components of relationship building in public hospitals; and very good competency on the components of identifying areas for improvement; responsive coaching; advocating for an environment conducive to good patient care; and documentation/record keeping.   Conclusion: Nurse manager-mentors in public hospitals are very good on mentoring in identifying areas for improvement, responsive coaching, advocating for an environment conducive to good patient care, and documentation/record keeping, but, good about relationship building.

DOAJ Open Access 2020
Gambaran Pasien Laryngopharyngeal Reflux di Bagian Poliklinik THT-KL RSUP Dr. M. Djamil Padang Periode 2017.

Nadhirah binti Sa'an, Ade Asyari, Fachzi Fitri

Abstrak Latar Belakang. Laryngopharyngeal reflux (LPR) adalah aliran balik cairan lambung ke laring, faring, trakea dan bronkus. Objektif. Penelitian ini bertujuan untuk melihat gambaran pasien dengan LPR di bagian Poliklinik THT-KL RSUP Dr. M. Djamil, Padang periode 2017. Metode. Jenis penelitian ini adalah merupakan deskriptif retrospektif yang menggunakan data sekunder diambil dari rekam medis pasien LPR di Poliklinik THT-KL RSUP Dr. M. Djamil, Padang periode 2017. Sampel pada penelitian ini diambil dengan teknik total sampling, dimana didapatkan populasi pasien dengan LPR sebanyak 89 orang yaitu 20% daripada jumlah pasien di Sub Bagian Laringofaring. Hasil. Hasil penelitian ini didapatkan bahwa terdapat 83 orang pasien yang memenuhi kriteria inklusi dan dimasukkan ke dalam penelitian. Frekuensi kasus LPR lebih tinggi pada jenis kelamin perempuan sebanyak 55 orang (66,27%) berbanding laki-laki sebanyak 28 orang (33,73%) dengan rasio 2:1. Kelompok usia terbanyak pasien LPR pada penelitian ini adalah 46-55 tahun sebanyak 32 orang (38,55%), dengan rata-rata usia pasien adalah 49,30±12,12 tahun. Gejala terbanyak yang dikeluhkan pasien adalah sensasi mengganjal di tenggorok / globus pharyngeus (78,31%). Sementara pilihan pengobatan yang paling banyak diresepkan adalah Lansoprazol  (93,98%). Kesimpulan. Dapat disimpulkan bahwa jumlah pasien LPR adalah sebanyak 20% dari seluruh pasien Sub Bagian Laringofaring. Kata Kunci: LPR, Gejala, Pengobatan   Abstract Background. Laryngopharyngeal reflux (LPR) is the backflow of gastric fluid into the larynx, pharynx, trachea and bronchi. Objectives. This study aims to see the pattern of patients with  LPR in the Polyclinic of ENT-HN Department at Dr. M. Djamil Hospital, Padang in 2017 period. Method. This type of research was a retrospective descriptive which using secondary data taken from the medical record of LPR patients at the Polyclinic of ENT-HN Department at Dr. M. Djamil Hospital, Padang period 2017. The sample in this study was taken by total sampling technique, which obtained 89 patients of LPR as the population  that represented 20% of patients in the sub-section of laryngopharynx. Results.The results showed 83 patients who met the inclusion criteria and were included in the study. The cases of LPR was higher in female as many as 55 people (66,27%) compared to men as many as 28 people (33,73%) with a ratio of 2:1. The largest age group of LPR patients in this study was 46-55 years as many as 32 people (38,55%), with the average age of patients was 49,30 ± 12,12 years. The most symptoms complained were the sensation of lump in the throat / globus pharyngeus (78,31%). While the most prescribed medicine options are Lansoprazole (93,98%). Conclusion. It can be concluded that the number of LPR patients is as much as 20% of all Laryngopharyngeal Sub Division patients. Keywords: LPR, Symptoms, Medicines.

Medicine (General)
DOAJ Open Access 2019
ASPEK KEMUKJIZATAN AL-QUR’AN TENTANG KESEHATAN

Yogi Imam Perdana

This article studies the al-Qur’an’s miracle about healthy. Method used in this writing descriptive qualitative. Result of study indicate that al-Qur’an has the spesial guidance about healthy, among of them how to keep the healthy, how to improve the healthy, consume the right food, how to treat the illness and the balance between physical and spiritualneeds.

DOAJ Open Access 2018
Analysis of Distribution Process to the Increasing of Escherichia Coli in Dairy Fresh Milk Products from X Cattle Farm in Surabaya

Nina Emsi Pramesti, Ririh Yudhastuti

Fresh milk was one of food ingredients with high nutrition and widely consumed by people with no processed before consumed so it’s easily damaged. This research aims to determine the bacteriological quality of the milk before after distribution, and to analyze an increase of the bacteria Escherichia coli during distribution. The research was an descriptive with observational methods. Subjects were selected by purposive sampling with the number of samples were 4 samples of milk before distribution and 20 samples of milk after distribution of Escherichia coli test. Milk samples were tested before and after the distribution. After distribution during 2 hours, 1 sample was taken every 20 minutes every day during 4 days continuously. Data obtained by interviewing, observing and testing of milk samples to the laboratory. Data were analyzed by descriptive and simple linear regression analysis. The results showed that hygiene and sanitation in the milk process and distributions were not good. The result of laboratory test showed that fresh milk positively contaminated with Escherichia coli was exceeds the standard of microbial contamination in food set by SNI 7389: 2009. The number of Escherichia coli increased during 2 hours for distribution based on a statistical test simple linear regression. Escherichia coli bacterial contamination in milk could be caused from lack of awareness to sanitary hygiene of milk process. Bacteria increased during distribution may be due to lack of good hygiene and sanitation during the distribution process. Therefore it necessary to carry out the processing of milk before the consumption, to monitor the sanitation of the farms by prevent the damage, improve of sanitary and to test the samples of fresh milk regularly for keep a good quality of product.

Environmental technology. Sanitary engineering, Environmental pollution
DOAJ Open Access 2018
Faktor yang Berhubungan dengan Penggunaan Intra Uterine Device (IUD) di Pusat Pelayanan Keluarga Sejahtera (Pusyan Gatra) Tahun 2016

Sarah Christiawan, Windhu Purnomo

The rate of growth population (LPP) becomes the main problem that is being faced by Indonesia today, one of them was East Java Province which increased 0.06 in 2000–2010 from 1990–2000 period. One effort to control LPP was family planning program by using contraception, especially Intra Uterine Device (IUD) to regulate the distance of pregnancy and to regulate birth spacing. Achievements of new Long Term Contraception Method (MKJP) acceptors especially IUD tend to decrease from 2013 to 2015 in Surabaya. The achievement of the proportion of new IUD acceptors in 2016 in Pusyan Gatra decreased by 6% became 34% from 2015 which is 40%. This study aimed to know and analyze the variables associated with the use of IUD in Pusyan Gatra in 2016 by using chi-square test. This research was an analytic quantitative research with cross-sectional design. This research data source were a new acceptor secondary data of MKJP in 2016. Population in this research were 270 new acceptors of MKJP from January to December 2016. The independent variables were age, educational level, employment status, and parity. The results from chi – square test were age (p = 0.002) and parity (p = 0.001) which related to IUD. Level of education and employment status of acceptors had no significant relationship with IUD in Pusyan Gatra. Therefore, the couple of reproductive (PUS) were >35 years old who had parity >2 and not using long–term contraception method yet, the counseling about using MKJP such as IUD must be improved.

Statistics, Demography. Population. Vital events
DOAJ Open Access 2018
PERBEDAAN KADAR PM2,5 DI TEMPAT PEMBAKARAN BATU BATA DAN KEJADIAN SINDROMA MATA KERING

Nur Rohmawati, Retno Andriyani

Brick cumbustion in Kaloran Village uses firewood and corncob as main fuel. Combustion using firewood and corncobs in  burning bricks produce PM2.5 pollutants that can cause health problem including the eyes. Dry eye is a multifactorial disease of ocular surface in symptoms that include discomfort, visual disturbance and tear film instability with potential damage to the ocular surface. This study aims to describe PM2.5 levels in brick combustion and dry eye syndrome events in brick workers in Kaloran Village Ngronggot Nganjuk District in 2017. This research was an observational study with cross sectional design, conducted in May 2017, Using questionnaires, interviews and observations with a large sample of 42 respondents. The PM2.5 measurements use the Haz-Dust EPAM 5000 model for 30 minutes, which is performed three times a day at each point of location. Data collection on the incidence of dry eye syndrome was diagnosed using an OSDI questionnaire. All measurements of PM2.5 exceed the ambient air quality standard of government regulation number 41 of 1999 of (0.065 mg/m3) and There are three measurement result of PM2.5 that exceed the Threshold Limit No 13 of 2011 about Threshold Value of Physical Factors and Chemical Factors in the Work Environment. There are 71.6% workers experience dry eye syndrome. In the results of this study, PM2.5 levels are in place. The advantages and disadvantages of some places that exceed the Threshold Limit and there are workers who experience dry eye syndrome.  Keywords: burning bricks, dry eye syndrome, level of  PM2,5

Industrial safety. Industrial accident prevention, Industrial hygiene. Industrial welfare
DOAJ Open Access 2017
Asupan Energi, Protein dan Lemak dengan Kejadian Gizi Kurang pada Balita Usia 24-59 Bulan di Desa Suci, Gresik

Shafira Roshmita Diniyyah, Triska Susila Nindya

Background: Undernutrition is still the major of nutritional problem in Indonesia. Toddlers are one of age group that are susceptible to nutritional problems.  One of the direct cause of malnutrition  is nutrient intake.  Low intake of energy, protein and fat causes the utilization of nutrient intake become not optimal and susceptible to infectious diseases. Objectives: The purpose of this study was to analyze the correlation between energy, protein and fat intake with underweight toddlers aged 24-59 months. Methods: This research used a cross sectional study design with a sample size of 62  toddlers that living in the Suci Village Gresik. Data were collected by interview with questionnaires that related to the characteristic of toddlers and parents, form food recall 2x24 hours and measurement of weight toddlers based on WAZ index.  Data were analyzed using fisher exact test. Results: Underweight toddlers have lower intake of energy, protein and fat intake than non underweight toddlers. The results showed that there are 79.0% non underweight toddlers and 21.0% underweight, most of toddlers have adequate levels of energy, protein and fat intake. There was a correlation between energy (p=0.007), protein(p=0.039) and fat intake(p=0.010) with nutritional status of toddlers based on WAZ index.  Conclusions: It was suggested to increase the varied  and  food sources of  high energy, protein and fat, so the malnutrition can’t getting worse. ABSTRAK   Latar Belakang:  Gizi kurang masih menjadi masalah gizi utama di Indonesia. Balita merupakan salah satu kelompok usia yang rentan mengalami masalah gizi. Penyebab langsung terjadinya gizi kurang salah satunya dipengaruhi oleh asupan zat gizi. Asupan energi, protein dan lemak yang rendah menyebabkan pemanfaatan zat gizi tidak optimal dan rentan mengalami penyakit infeksi.         Tujuan: Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis hubungan asupan energi, protein dan lemak dengan kejadian gizi kurang balita usia 24-59 bulan.  Metode: Penelitian ini menggunakan desain studi cross sectional  dengan jumlah sampel 62 balita yang tinggal di wilayah Desa Suci Gresik. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara dengan kuesioner terk1q`3aq15b`6aait karakteristik balita dan orangtua, form food recall 2x24 jam dan pengukuran berat badan balita menggunakan indikator BB/U. Data dianalisis menggunakan uji fisher exact. Hasil:  Hasil dari penelitian ini menunjukkan balita dengan status gizi baik 79,0% dan balita gizi kurang 21,0%. Sebagian besar balita memiliki tingkat asupan energi, lemak dan protein dalam kategori cukup. Terdapat  hubungan antara asupan energi (p=0,007), protein (p=0,039) dan lemak (p=0,010) dengan status gizi balita berdasarkan indeks BB/U. Kesimpulan: Balita gizi kurang memiliki tingkat asupan energi, protein dan lemak lebih rendah dibandingkan dengan balita gizi baik. Perlu meningkatkan asupan bahan makanan sumber energi, protein dan lemak yang tinggi serta bervariasi agar kondisi gizi kurang tidak semakin memburuk.

Nutrition. Foods and food supply
DOAJ Open Access 2017
Patient Clinical Data Integration in Integrated Electronic Medical Record System for Health Care Facilities in Indonesia

Arif Kurniadi, Retno Pratiwi

Complete patient service requires continuous support of clinical history. This can be realized by integrating electronic medical record data. The limitation is the wide variety of software, formats, and data dictionaries used in healthcare facilities. This was a descriptive analysis study with cross sectional approach to find open source electronic medical record integration model for clinical data exchange between health care facilities. Respondents were doctors, nurses, pharmacists, laboratory staffs, and person in charge of hospital information system as informant for content analysis. From the study, we managed a web-based service portal to implement clinical data integration that can be accessed by clinician registered within the Ministry of Health. The patients clinical history is stored in the hospital database and requires unique OpenIDRM code on the Health Service Server to integrate it. OpenIDRM contains all of the patients medical record number, as one patient may have several different medical record numbers in several hospitals. In conclusion, clinician can access the patients clinical history by opening a web portal system through a unique OpenIDRM code.

Medicine, Medicine (General)
DOAJ Open Access 2017
Perbandingan Simple Logistic Classifier dengan Support Vector Machine dalam Memprediksi Kemenangan Atlet

Ednawati Rainarli, Arif Romadhan

Abstrak— Prediksi kemenangan atlet adalah hal yang harus dilakukan oleh pelatih ketika memutuskan pemain  yang akan diturunkan dalam suatu pertandingan. Banyaknya faktor-faktor yang mempengaruhi kemenangan atlet membuat keputusan tersebut tidak mudah untuk ditentukan. Dalam penelitian ini akan dilakukan perbandingan dari penggunaan metode Simple Logistic Classifier (SLC) dengan Support Vector Machine (SVM)  dalam memprediksi kemenangan atlet berdasarkan data kesehatan dan data latihan fisik. Data yang digunakan diambil dari 28 cabang olahraga perorangan. Rata-rata akurasi SLC dan SVM masing-masing diperoleh sebesar 80% dan 88%, sedangkan rata-rata kecepatan pemrosesan metode SLC dan SVM adalah 1,6 detik dan 0,2 detik.  Hal ini menunjukkan bahwa penggunaan metode SVM lebih unggul daripada SLC, baik dari segi kecepatan maupun dari nilai akurasi yang dihasilkan. Selain pengujian akurasi, dilakukan pula pengujian terhadap 24 fitur yang digunakan dalam proses klasifikasi.  Hasilnya diketahui bahwa pengurangan fitur melalui tahap seleksi mengakibatkan penurunan nilai akurasi. Berdasarkan hal tersebut disimpulkan bahwa semua fitur yang digunakan dalam penelitian ini adalah fitur yang berpengaruh dalam penentuan prediksi kemenangan atlet.   Kata Kunci— Prediksi, Simple Logistic Classifier, Sports Data Mining, Support Vector Machine Abstract— A coach must be able to select which athlete has a good prospect of winning a game.  There are a lot of aspects which influence the athlete in winning a game, so it's not easy by coach to decide it.This research would compare Simple Logistic Classifier (SLC) and Support Vector Machine (SVM) usage applied to predict winning game of athlete based on health and physical condition record.  The data get from 28 sports. The accuracy of SLC and SVM are 80% and 88% meanwhile processing times of SLC and SVM method are 1.6 seconds dan 0.2 seconds.The result shows the SVM usage superior to the SLC both of speed process and the value of accuracy.  There were also testing of 24 features used in the classifications process. Based on the test,  features selection process can cause decreasing the accuracy value. This result concludes that all features used in this research influence the determination of a victory athletes prediction.  Keywords— Prediction, Simple Logistic Classifier, Sports Data Mining, Support Vector Machine

Management information systems
DOAJ Open Access 2017
PENGARUH PENDEKATAN BLENDED LEARNING TERHADAP PENGETAHUAN DAN SIKAP SISWA SMA NEGERI 9 SEMARANG TENTANG INFEKSI MENULAR SEKSUAL

Ike Mega Puspita, Asih Budiastuti, Dodik Pramono

terkena infeksi  menular seksual, dilaporkan lebih dari 3 juta kasus  per  tahun. Masa remaja membutuhkan perhatian khusus dalam mencegah terjadinya infeksi menular seksual dan perlu adanya kesadaran tentang pencegahan dan penanganan untuk mengatasi kejadian infeksi menular seksual terutama pada remaja dengan cara memberikan pendidikan kesehatan Oleh karena itu, dengan berkembangnya teknologi, dikembangkan metode yang lebih efektif yaitu metode blended learning. Tujuan Membuktikan pengaruh pendekatan blended learning terhadap pengetahuan dan sikap siswa SMA Negeri 9 Semarang tentang infeksi menular seksual Metode Penelitian ini merupakan jenis penelitian quasi-expeimental dengan rancangan pretest-posttest control group design.Subjek penelitian adalah siswa kelas X SMA Negeri 9 Semarang dengan mengambil 6 kelas yang berjumlah 210 subjek. Masing-masing kelompok perlakuan terdiri dari 2 kelas Hasil Penelitian ini menunjukkan terdapat peningkatan pengetahuan dan sikap yang bermakna pada kelompok blended learning dan ceramah sebelum dan sesudah masing-masing diberikan penyuluhan dengan pendekatan blended learning dan ceramah (p=0,000) dan tidak terdapat perbedaan bermakna pada kelompok kontrol untuk pengetahuan (p=0,152) dan sikap (p=0,315). Penelitian ini juga menunjukkan terdapat perbedaan yang bermakna antara kelompok kontrol dan ceramah untuk selisih pengetahuan (p=0,000) dan selisih sikap (p=0,001), terdapat perbedaan yang bermakna antara kelompok kontrol dan blended learning untuk selisih pengetahuan (p=0,000) dan selisih sikap (p=0,000), dan tidak terdapat perbedaan yang bermakna antara kelompok ceramah dan blended learning untuk selisih pengetahuan (p=0,170). dan selisih sikap (p=0,527 ). Kesimpulan Terdapat pengaruh pendekatan blended learning terhadap pengetahuan dan sikap siswa SMA Negeri 9 Semarang tentang infeksi menular seksual.

Medicine (General)
DOAJ Open Access 2015
HUBUNGAN DERAJAT ASMA PERSISTEN DAN KUALITAS HIDUP PASIEN ASMA DINILAI DENGAN ASTHMA QUALITY OF LIFE QUESTIONNAIRE (AQLQ)

M. Jahari Supianto, Risa Febriana Musawaris, Syarifah Nurul Yanti

Abstract: The Relationship Between Degree Of Persistent Asthma And Quality Of Life In Asthma Patient That Measured By Asthma Quality Of Life Questionnaire. The aims of this study were to determine the quality of life in asthma patients in Poli Paru dr. Soedarso General Hospital Pontianak. This study uses descriptive analytic approach and cross-sectional designs. Research in the Poli Paru dr. Soedarso general hospital Pontianak from October 2014 to February 2015. The data were collected from 34 patients with asthma. This research uses Asthma Quality of Life Questionnaire (AQLQ). The data were analyzed using the Wilcoxon test. Results show that More patients with asthma in this research shows the worse quality of life. Mild persistent asthma patient’s quality of life was better than moderate persistent asthma and severe persistent asthma. There is the meaningful relationship between the degree of persistent asthma and asthma patient’s quality of life with a value of p=0,033 (p< 0.05). Keywords: the degree of persistent asthma, quality of life Abstrak : Hubungan Derajat Asma Persisten Dan Kualitas Hidup Pasien Asma Dinilai Dengan Asthma Quality Of Life Questionnaire (AQLQ). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan derajat asma persisten dan kualitas hidup pasien asma di Poli Paru RSUD dr. Soedarso Pontianak. Penelitian ini bersifat analitik dengan menggunakan pendekatan potong lintang (cross sectional). Penelitian di lakukan di Poli Paru RSUD dr. Soedarso Pontianak dari bulan Oktober 2014 sampai Februari 2015. Data di kumpulkan dari 34 pasien asma. Penelitian ini menggunakan Asthma Quality of Life Questionnaire (AQLQ). Data dianalisis menggunakan uji Wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pasien asma pada penelitian ini lebih banyak menunjukkan kualitas hidup buruk. Pasien asma persisten ringan kualitas hidupnya lebih baik dibandingkan asma persisten sedang dan asma persisten berat. Terdapat hubungan yang bermakna antara derajat asma persisten dan kualitas hidup pasien asma dengan nilai P=0,033 (p<0,05). Kata kunci : derajat asma persisten, kualitas hidup

Public aspects of medicine
DOAJ Open Access 2015
Acceptance Test Of Diagnostic X-Ray Merk GE Type XR 6000 In Radiodiagnostic And Radiotherapy Department Laboratory Of Health Polytechnic Of Semarang

M. Irwan Katili, Andrey Nino Kurniawan, Nanang Sulaksono

The purpose of this study is to test the X-ray equipment GE Type XR 6000 in in JTRR Laboratory of Health Polytechnic in Semarang the and analyze the test results. It is a quantitative measurement of some components including Collimator, X-ray tube and generator. The instruments used for the measurement were Piranha test tool, TOR ABC as well as the water passes. The measurement result for light is 281.67 lux, deviation for collimator ΔX + ΔY is 1.8% and a deviation of 1.5 degrees. For the measurement of tube leakage is still below the leak amounted to 1 mGy / h. The accuracy of all tubes is less than 5% (diff kVp). Tube current output is still appropriate with the setting. The linearity coefficient results in mAs linearity testing is less than 0.1. The CV value of reproducibility is ≤ 0.05. While the value of the measured HVL is already greater than 2.3 mmAl at 80 kVp. In conclusion, the results of the measurements of X-rays equipment Ge Type XR 6000 in JTRR Laboratory of Health Polytechnic of Semarang is still within the acceptance for use.

Nursing, Nutritional diseases. Deficiency diseases

Halaman 1 dari 7846