Hasil untuk "kesehatan"

Menampilkan 20 dari ~388446 hasil · dari DOAJ, Semantic Scholar, CrossRef

JSON API
S2 Open Access 2019
kesehatan

yosephina maria cinta

HIV-AIDS adalah penyakit infeksi yang disebabkan oleh infeksi Human Immunodeficiency Virus. HIV dapat ditularkan melalui seks, transfusi darah, berbagi jarum suntik dan penularan ibu-ke-bayi (perinatal). Faktor risiko heteroseksual adalah yang tertinggi, yaitu 82,8%, diikuti oleh homoseksual sebesar 7,4% dan perinatal sebesar 4,0%

243 sitasi en
S2 Open Access 2020
Kurikulum Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan di Indonesia Abad 21

P. Mustafa, W. D. Dwiyogo

Tujuan dari artikel ini membahas tentang kurikulum pendidikan jasmani, olahraga, dan kesehatan (PJOK) di Indonesia abad 21. Kurikulum merupakan rancangan berupa isi untuk mewujudkan tujuan pendidikan. PJOK bagian dari integral pendidikan secara keseluruhan yang menjadi peran dalam mencetak sumber daya manusia yang unggul. Kurikulum di Indonesia selalu mengalami perubahan karena menyesuaikan perkembangan zaman yang terus dinamis. Hasil kajian ini menunjukkan bahwa dalam PJOK isi kurikulum tidak hanya tentang keterampilan gerak dan kesehatan jasmani saja, namun peserta didik dituntut untuk mampu berpikir kritis, kreatif, dan mampu berkolaborasi, Perubahan yang paling menonjol dalam kurikulum pendidikan jasmani abad 21 itu yaitu dalam pembelajaran jasmani tidak hanya melibatkan perlengkapan olahraga saja, namun sumber belajar yang berasal dari kemasan teknologi modern perlu diberikan. Jadi kurikulum pendidikan jasmani disusun agar menghasilkan manusia yang memiliki kesehatan dan keterampilan yang baik dalam tantangan global di abad 21. Selain itu juga diperlukan guru PJOK yang profesional untuk memahami dan mengimplementasikan kurikulum PJOK. The purpose of this article discusses the curriculum of physical education, sports, and health (PESH) in 21st century Indonesia. The curriculum is a design in the form of content to realize educational goals. PESH is an integral part of overall education which plays a role in producing superior human resources. The curriculum in Indonesia is always changing because it adapts to the development of a dynamic era. The results of this study indicate that in PESH the curriculum content is not only about physical skills and physical health, but students are required to be able to think critically, creatively, and be able to collaborate, the most prominent changes in the 21st century physical education curriculum that is not in physical learning only involves sports equipment, but learning resources derived from the packaging of modern technology need to be provided. So the physical education curriculum is structured to produce people who have good health and skills in the global challenges of the 21st century. In addition, professional PESH teachers are needed to understand and implement the PESH curriculum.

142 sitasi en Sociology
DOAJ Open Access 2024
EFFECTS OF PRENATAL YOGA ON THE ANXIETY OF PREGNANT WOMEN BEFORE BIRTH

Anggraini Dyah Setiyarini, Ellatyas Rahmawati Tejo Putri, Dwi Margareta Andini et al.

Background: Anxiety in the last trimester of pregnancy will be different from anxiety in the previous trimester. Stress during pregnancy will affect the growth and development of the fetus. Anxiety is three times more likely to increase fear of childbirth and 1.7 times more likely to require a cesarean section. Stress during pregnancy can be reduced by exercising. One of the recommended sports is prenatal yoga. Practicing prenatal yoga during pregnancy is more effective in reducing stress and depression. Because in yoga, in addition to practicing, pregnant women also receive positive affirmations so that they can respond to physical changes during pregnancy and childbirth. to determine the effect of pregnancy yoga on the anxiety of pregnant women before birth. Method: A study uses a quasi-experimental design to examine the impact and effectiveness of treatment. The design of this study uses groups of subjects. Observations will be made before and after treatment. The sample for this study was pregnant women between 14 and 40 weeks of gestation. The instrument used to measure anxiety levels is the standard Hamilton Anxiety Rating Scale questionnaire (HARS). This research was carried out in the working area of "‹Puskesmas Ngletih, Kediri Regency. The study population included all pregnant women who attended a yoga class for pregnant women at Puskesmas Ngletih Workspace, Kediri Regency, for a total of 12 people. Result: The results of a study conducted at Ngletih Community Health Center, Kediri Town, in 2023. Result : Practicing gentle yoga before giving birth has an effect on pregnant women's anxiety about labor, with a p value of <0.001 (p <0.05).Conclusion : It is hoped that all pregnant women with a gestational age of 14–40 weeks can do prenatal yoga.

Nursing, Gynecology and obstetrics
DOAJ Open Access 2024
Sleeve Hymen as a Penetrate Problem in a Newly Married Woman: A Rare Case Report

Raymond Surya, Ekarini Aryasatiani

Introduction: Imperforate hymen (IH), an uncommon congenital anomaly, is a failure to completely canalize the hymen. This report aims to describe a sleeve hymen in a newly married woman and the surgical approach to the patient. Case Illustration: A 24-year-old newly married woman came to the gynecology polyclinic complaining of difficulty in sexual intercourse in the last 6 months. She felt painful and hard penile penetration since the first time of sexual intercourse. Inspection of external genitalia showed there was a hymen covering all vaginal introitus without an erythematous surface. The diagnosis indicated that the patient had a sleeve hymen. The patient underwent a U-shaped incision far away from the urethra as a hymenectomy. Discussion: Most of the IH patients are asymptomatic until menarche. Excess of estrogen status can cause the thickening of the hymen, called the sleeve hymen or “redundant” hymen. Meanwhile, epithelial cells’ failure in the center of the hymen to degenerate or excess cell proliferation may cause a microperforate hymen. There are several choices of treatment for IH, including hymenectomy (cruciate incision or hymen excision), hymen-preserving surgeries (simple vertical incision and annular hymenotomy), carbon dioxide laser, or insertion of a Foley catheter. Conclusion: Good anamnesis and physical examination can lead to the correct diagnosis of sleeve hymen. Hymenectomy is one of the alternative treatments for married women who have less concern about hymen-preserving surgery.

Medicine (General)
S2 Open Access 2021
DAMPAK PERNIKAHAN USIA DINI TERHADAP KESEHATAN REPRODUKSI

Shafa Yuandina Sekarayu, Nunung Nurwati

ABSTRAKPernikahan merupakan ikatan lahir dan batin berupa penyatuan antara laki-laki dan perempuan atas dasar keinginan untuk memiliki keturunan dan keluarga. Pada dasarnya pernikahan dilakukan oleh seseorang yang telah memiliki kematangan dalam segi fisik, psikologis, dan ekonomi. Namun, di Indonesia sekitar 12 - 20% masih bisa ditemukan pernikahan yang belum disertai dengan kesiapan dari berbagai aspek seperti fisik, ekonomi, dan pengetahuan mengenai kehidupan rumah tangga. Artikel ini menggunakan metode penelitian kualitatif dan deskriptif yang akan menggali lebih dalam mengenai pernikahan dini dan keterkaitannya dengan kesehatan reproduksi. Pernikahan usia dini dilakukan oleh seseorang yang rata-rata berusia dibawah 19 tahun yang rata-rata belum siap dalam berbagai aspek dalam pernikahan. Hal ini kemungkinan akan berdampak terhadap kesehatan reproduksi baik untuk perempuan maupun laki-laki. Oleh karena itu, diperlukan persiapan yang dari berbagai aspek dalam melaksanakan pernikahan sehingga upaya untuk menghindari dampak buruk pernikahan usia dini terhadap kesehatan reproduksi dapat diminimalisir. ABSTRACT Marriage is a physical and spiritual bond in the form of a union between a man and a woman based on the desire to have offspring and a family. Basically, marriage is carried out by someone who has matured physically, psychologically and economically. However, in Indonesia, around 12-20% can still be found marriages that have not been accompanied by readiness from various aspects such as physical, economic, and knowledge of household life. This article uses qualitative and descriptive research methods that will explore more about early marriage and its relation to reproductive health. Early marriage is carried out by someone who is under 19 years old on average who is not ready for various aspects of marriage. This is likely to have an impact on reproductive health for both women and men. Therefore, various aspects of preparation are needed in carrying out the marriage so that efforts to avoid the negative impact of early marriage on reproductive health can be minimized.

98 sitasi en
S2 Open Access 2023
Analisis kepuasan pasien terhadap kualitas pelayanan kesehatan di UPTD Puskesmas Limusnunggal Kota Sukabumi

Waqid Sanjaya

Latar Belakang: Pelayanan kesehatan yaitu upaya meningkatkan derajat kesehatan memberikan pelayanan terbaik, salah satu bentuk ukuran keberhasilan yaitu kepuasan pasien.Tujuan penelitian menganalisis kepuasan pasien terhadap kualitas pelayanan kesehatan di Puskesmas Limusnunggal Kota Sukabumi. Kepuasan pasien adalah respon terhadap ketidaksesuaian tingkat kepentingan sebelumnya dan kinerja setelah pemakaian. Metode: Jenis penelitian deskriptif. Populasi seluruh pasien yang berkunjung ke Puskesmas Limusnunggal Kota Sukabumi dengan sampel 177 orang. Teknik pengambilan sampel proporsional random sampling dan aksidental sampling. Analisis data menggunakan IPA, KANO, integritas IPA-KANO, dan CSI. Hasil: menunjukan prioritas utama yang perlu ditingkatkan pada kuadran 1, indikator kebersihan peralatan medis, kerapihan penampilan petugas, kenyamanan ruang pemeriksaan, kemampuan petugas dalam melakukan rujukan, kemampuan memprioritaskan tindakan, ketepatan petugas dalam mendahulukan kepentingan pasien dan keramahan petugas. Sedangkan indikator yang perlu dipertahankan prestasinya pada kuadran II indikatornya kelengkapan peralatan medis, kenyamanan ruang tunggu, ketidakhawatiran petugas kesehatan ketika memberikan pelayanan, kecakapan petugas dalam menjelaskan penyakit, keadilan petugas dalam memberikan pelayanan, ketulusan petugas dalam melayani pasien dan kepedulian petugas kepada pasien. Kesimpulan: menunjukkan secara umum tingkat kepuasan pasien terhadap pelayanan kesehatan di Puskesmas Limusnunggal berada dalam kategori puas. Saran: Diharapkan Puskesmas Limusnunggal mampu memperbaiki indikator yang menjadi prioritas utama.

8 sitasi en
S2 Open Access 2023
Intensitas Penggunaan Media Sosial dengan Kesehatan Mental pada Remaja

Putri Tara Diva, Roshinta Sony Anggari, Haswita Haswita

Teknologi merupakan perubahan yang muncul sangat pesat pada saat ini, salah satu perubahan tekonologi tersebut adalah munculnya media sosial. Hal ini tidak selalu menimbulkan dampak yang positif bagi para penggunannya, tetapi juga dapat memberikan dampak negatif yaitu berupa stress, depresi, cemas, gangguan tidur hingga bunuh diri. Minimnya pengetahuan remaja akan pentingnya menjaga kesehatan mental membuat para remaja sering kali tidak menyadari bahwa tindakan ataupun perilaku yang ia lakukan adalah salah satu tanda gejala bahwa dirinya mengalami gangguan kesehatan mental. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan intensitas penggunaan media sosial dengan kesehatan mental pada remaja di SMP X Glenmore. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional yang dilakukan pada 216 siswa dengan menggunakan teknik simple random sampling. Instrumen yang digunankan berupa kuesioner Social Networking Time Use Scale (SONTUS) dan Self Reporting Questionner 20 (SQR-20). Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan google form dan data dianalisis dengan menggunakan uji spearman rank. Hasil penelitian menunjukkan sebanyak 82 siswa dengan kategori intensitas rendah tetapi mengalami gangguan kesehatan mental. Hasil uji spearman rank didapatkan hasil p-value = 0,125 > a 0,05 yang menandakan bahwa tidak ada hubungan antara intensitas penggunaan media sosial dengan kesehatan mental pada remaja di SMP X Glenmore. Perlunya dilakukan penelitian lanjut tentang kesehatan mental remaja dan pentingnya membatasi jumlah intensitas pengggunaan media sosial yang digunakan oleh remaja sehingga dapat dilakukan pencegahan dan penanganan gangguan kesehatan mental.

8 sitasi en
S2 Open Access 2023
Hubungan Tingkat Pengetahuan Kesehatan Reproduksi Remaja dengan Sikap Perilaku Seksual Pranikah di SMKN 24 Jakarta Tahun 2022

Titik Widayati, Yenni Ariestanti, Yeny Sulistyowati

Kesehatan reproduksi remaja merupakan permasalahan yang sangat besar untuk saat ini, yang menjadi penyabab angka kematian perempuan yang tinggi di karenakan  dengan banyaknya kasus Kehamilan Tidak Diinginkan (KDT) yang terjadi pada perempuan menikah maupun remaja tidak menikah. kehamilan tidak diinginkan merupakan salah satu perilaku seksual pranikah yang diakibatkan oleh adanya pengetahuan kesehatan reproduksi yang negatif (mendukung). sedangkan pengetahuan yang kurang atau terbatas tentang kesehatan reproduksi remaja mengakibatkan sikap perilaku seksual pranikah yang negatif. Tujuan penelitian yaitu mengetahui hubungan pengetahuan kesehatan reproduksi dengan sikap seksual pranikah di SMKN 24 Jakarta tahun 2022. Metode penelitian ini adalah survei analitik, jenis penelitian menggunakan Observasional dengan pendekatan cross sectional, pengambilan sampel mengggunakan purposive sampling yaitu yang di gunakan pada subyek penelitian ini adalah 80 remaja yang telah memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi, pengumpulan data menggunakan kuesioner dan di bagikan kepada responden, kemudian di lakukan pengolahan data dianalisis menggunakan analisis univariat dan bivariat dengan menggunakan analisis chi square. Terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan kesehatan reproduksi remaja dengan sikap seksual pranikah dengan  p value sebesar 0,000<α 0,05 yang artinya adalah ada hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan kesehatan reproduksi remaja dengan sikap seksual pranikah di SMKN 24 Jakarta Timur tahun 2022. saran agar pihak sekolah di SMK 24 Jakarta Timur, agar lebih dalam memberikan ilmu pengetahuan tentang kesehatan reproduksi dengan cara memberikan penyuluhan dan bimbingan bekerjasama dengan  puskesmas dan lintas sektoral untuk memberika pendidikan megenai pengetahuan tentang bahayanya hubungan seksual pranikah pada remaja.kata kunci : kesehatan reproduksi, sikap perilaku seksual pranikah

8 sitasi en
S2 Open Access 2023
Uji Reliabilitas dan Validitas Instrumen Literasi Kesehatan Digital untuk Mahasiswa Program Sarjana

Irfan Nafis Sjamsuddin, Dien Anshari

Latar belakang: Pengukuran literasi kesehatan belum banyak dilakukan di Indonesia, padahal literasi sebagai penanda pendahulu praktik masyarakat dalam melakukan hidup sehat. Ada berbagai instrumen pengukuran literasi kesehatan antara lain kuesioner literasi kesehatan -  Health Literacy Scale-Eropean Union (HLS-EU) dan kuesioner literasi kesehatan digital - eHealth Literacy Scale (e-HEALS). Reliabilitas dan validitas kuesioner e-HEALS belum banyak diteliti di Indonesia.  Tujuan: Menguji reliabilitas dan validitas kriteria instrumen literasi kesehatan digital (e-HEALS ) untuk mahasiswa. Metode: Metode penelitian deskriptif kuantitatif, desain potong lintang. Populasi seluruh mahasiswa Program Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat STIKes Dharma Husada, dengan kriteria inklusi aktif di bulan September 2022 dan memiliki WhatsApp. Kriteria ekslusi adalah mahasiswa semester satu yang belum mulai kuliah. Populasi berjumlah 186 mahasiswa, dengan sampel 130 mahasiswa. Analisis data menggunakan uji Cronbach Alpha dan uji korelasi Spearman. Hasil: Kuesioner e-HEALS maupun HLS-EU reliabel. Uji reliabilitas dengan Cronbach Alpha diperoleh hasil sebesar 0,789 (e-HEALS) dan 0,758 (HLS-EU). Pembuktian validitas kriteria e-HEALS dengan uji korelasi Spearman, hasilnya ada korelasi positif literasi kesehatan digital dengan literasi kesehatan pada mahasiswa (r=0,183 ; p=0,037). Kesimpulan: Kuesioner e-HEALS maupun HLS-EU reliabel, maka kuesioner tersebut dapat digunakan khususnya pada mahasiswa. Kuesioner e-HEALS valid, ditunjukan dengan adanya korelasi positif antara hasil e-HEALS dengan hasil HLS-EU pada mahasiswa.

8 sitasi en
S2 Open Access 2023
Peran Kesehatan Lingkungan dalam Pencegahan Penyakit Menular pada Remaja di Jakarta: Integrasi Ilmu Lingkungan, Epidemiologi, dan Kebijakan Kesehatan

Nelson Tanjung, Restu Auliani, Mustar Rusli et al.

Penyakit menular terus menjadi tantangan kesehatan global yang berat, dengan remaja sebagai segmen populasi yang sangat rentan. Penelitian ini menyelidiki interaksi yang rumit antara kesehatan lingkungan, epidemiologi, dan kebijakan kesehatan dalam konteks pencegahan penyakit menular di kalangan remaja di Jakarta, Indonesia. Dengan pendekatan penelitian metode campuran, yang menggabungkan survei kuantitatif dan wawancara kualitatif, penelitian ini menyelidiki berbagai dinamika yang membentuk lanskap kesehatan remaja di Jakarta. Temuan ini menggarisbawahi peran penting faktor lingkungan dalam penularan penyakit menular. Polusi udara, kurangnya akses terhadap air bersih, dan sanitasi yang buruk muncul sebagai faktor risiko lingkungan yang signifikan, yang mempengaruhi prevalensi penyakit. Analisis epidemiologi menunjukkan pola yang berbeda, dengan demam berdarah menjadi perhatian utama, terutama selama musim hujan. Kajian terhadap kebijakan kesehatan menunjukkan adanya tantangan dalam pelaksanaannya, yang disebabkan oleh keterbatasan sumber daya dan kesenjangan kesadaran. Studi ini mengadvokasi pendekatan terpadu yang mengakui keterkaitan antara ilmu lingkungan, epidemiologi, dan kebijakan kesehatan. Rekomendasi yang diberikan mencakup peningkatan perencanaan kota, peraturan kualitas udara, infrastruktur kesehatan yang lebih baik, dan pelibatan masyarakat untuk mengoptimalkan efektivitas kebijakan. Dengan mendorong kolaborasi interdisipliner dan penyesuaian kebijakan berbasis bukti, Jakarta dapat mengambil langkah substantif untuk melindungi kesehatan dan kesejahteraan populasi remaja dalam menghadapi penyakit menular. Temuan ini berkontribusi pada wacana yang lebih luas tentang intervensi kesehatan masyarakat yang komprehensif, yang menekankan pentingnya strategi holistik untuk mengatasi tantangan kesehatan yang rumit. Penelitian lebih lanjut dan tindakan kebijakan diperlukan untuk membangun wawasan ini dan meningkatkan hasil kesehatan remaja Jakarta.

8 sitasi en
S2 Open Access 2023
PENGARUH SIKAP EMPATI TENAGA KESEHATAN TERHADAP KEPUASAN PASIEN: META ANALISIS

Lilik Anggar Sri Rahayuningsih, Nopita Cahyaningrum

Kepuasan pasien merupakan harapan yang di inginkan masyarakat dalam memperoleh pelayanan kesehatan. Kepuasan pasien merupakan gambaran mutu pelayanan, apabila pasien merasa puas maka dapat dinyatakan pelayanan kesehatan  bermutu. Salah satu dimensi mutu dalam pelayanan kesehatan yaitu empati. Sikap empati tenaga kesehatan yaitu hubungan komunikasi yang baik dan memahami kebutuhan pasien. Dimensi ini sangat berperan dalam memenuhi kepuasan pasien karena langsung berhadapan dengan pasien. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh sikap empati tenaga kesehatan terhadap kepuasan pasien. Metode yang digunakan yaitu meta analisis dilakukan dengan PICO sebagai berikut: Populasi pada penelitian ini adalah pasien. Intervensi berupa tenaga kesehatan dengan sikap empati. Comparison berupa tenaga kesehatan tidak bersikap empati. Outcome berupa peningkatan kepuasan pasien. Studi meta-analisis diterapkan pada penelitian ini dengan sumber data elektronik: Google Scholar dan Pubmed. Artikel yang digunakan adalah artikel full-text dengan desain studi Cross sectional. Terdapat 6 artikel yang digunakan dalam penelitian ini yang dianalisis menggunakan aplikasi Review Manager 5.3. Sebanyak 6 artikel dengan studi Cross sectional berasal dari Negara Indonesia, Malaysia dan China  menunjukkan bahwa sikap empati petugas efektif untuk meningkatkan kepuasan pasien pengaruh tersebut secara statistik signifikan (aOR = 2.10; CI 95% = 1.72 hingga 2.56; p<0.001). Kesimpulan: Sikap Empati petugas kesehatan efektif meningkatkan kepuasan pasien.

7 sitasi en
S2 Open Access 2023
PENGARUH EDUKASI TENTANG KESEHATAN REPRODUKSI REMAJA MELALUI MEDIA LEAFLET TERHADAP PENGETAHUAN DAN SIKAP SEKSUAL PRANIKAH DI SMKS MUTIARA BANGSA PURWAKARTA

Vepti Triana Mutmainah

Remaja mengalami perubahan fisik dan hormonal yang menyebabkan mulai timbulnya dorongan seksual. Timbulnya dorongan seksual dapat memicu remaja untuk melakukan aktivitas seksual termasuk seks pranikah. Pencegahan seks pranikah dapat melalui pendidikan kesehatan untuk meningkatkan pengetahuan dan sikap remaja. Pendidikan kesehatan melalui Leaflet dapat dimanfaatkan sebagai media untuk menyebarkan informasi kesehatan kepada remaja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan melalui Leaflet mengenai Kesehatan Reproduksi terhadap pengetahuan dan sikap remaja di SMKS Mutiara Bangsa Purwakarta. Penelitian ini adalah penelitian pre-experiment dengan rancangan penelitian pretest-posttest one group design. Sampel dari penelitian ini dipilih dengan menggunakan proportionate stratified random sampling. Sampel pada penelitian ini sebanyak 30 orang yang diberikan berupa pesan pendidikan kesehatan melalui Leaflet sebanyak tiga kali dalam seminggu selama dua minggu. Uji statistik yang digunakan pada penelitian ini yaitu uji t-test berpasangan dan uji Wilcoxon. Hasil uji statistik menunjukkan terdapat perbedaan pengetahuan (p < 0,001) dan sikap (p = 0,001) sebelum dan sesudah intervensi. Pemberian pendidikan kesehatan melalui Leaflet berpengaruh terhadap pengetahuan dan sikap remaja mengenai pencegahan seks pranikah di SMKS Mutiara Bangsa Purwakarta. Kata kunci: pendidikan kesehatan; pengetahuan; remaja, seks pranikah; sikap; Leaflet

7 sitasi en
S2 Open Access 2023
PERAN MEDIA DIGITAL DALAM UPAYA PROMOSI KESEHATAN UNTUK MENINGKATKAN KESEHATAN MASYARAKAT : TINJAUAN LITERATUR

Anggie Annisa Permatasari, Dinda Cita Lolita, Chafifah Chusnul Chotimah

Seiring berkembangnya teknologi informasi maka perkembangan media digital juga telah menunjukkan perannya dalam upaya promosi kesehatan. Pemanfaatan berbagai media untuk memberikan edukasi, menyampaikan informasi dan promosi kesehatan sangat membantu pelayanan kepada masyarakat. Sehingga masyarakat dapat lebih mudah menerima informasi dengan cepat dan akurat. Penelitian ini bertujuan untuk 1) jenis media digital yang digunakan 2) urgensi penggunaan media digital dalam upaya promosi kesehatan 3) peran promotor kesehatan dalam melakukan promosi kesehatan dengan basis media digital. Penelurusan jurnal internasional menggunakan 1) sciencedirect 2) elsevier publication 3) google scholar 4) sage publication. Dari menelusuri 50 jurnal publikasi internasional, 35 jurnal yang relevan dengan topik yang dikelompokan menjadi 16 jurnal pemanfaatan media digital, 13 jurnal media digital yang digunakan dan 6 jurnal peran promotor kesehatan dalam melakukan promosi kesehatan berbasis media digital. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa media berbasis digital yang digunakan berkontibusi positif terhadap upaya promosi kesehatan

7 sitasi en
S2 Open Access 2023
Dampak Hambatan Geografis dan Strategi Akses Pelayanan Kesehatan : Literature Review

Rieke Cahya, Wahyu Sulistiadi, Nora Fitria Tu et al.

Latar Belakang: Layanan kesehatan harus dapat diakses oleh semua masyarakat. Penentuan lokasi layanan kesehatan memberi arti dalam kemudahan layanan yang dapat dibeli, diterima, dan digunakan oleh masyarakat (accessibility). Aksesibilitas dalam konteks kesehatan adalah tersedianya pelayanan kesehatan yang dapat diakses pada saat dibutuhkan oleh individu. Tujuan: Untuk mengumpulkan dan menganalisis artikel yang berhubungan dengan dampak hambatan geografis dan strategi akses pelayanan kesehatan melalui tinjauan literatur. Metode: Penelusuran literatur dilakukan pada 3 online database (PubMed, Scopus, dan ProQuest). Artikel dipilah dengan membaca judul, abstrak, dan naskah lengkap. Kriteria inklusi pada penelitian ini adalah artikel dalam Bahasa Inggris, diterbitkan pada tahun 2012-2022 dengan topik dampak hambatan geografis dan strategi akses pelayanan kesehatan. Hasil: Didapatkan tiga belas artikel, enam di antaranya (46,15%) mendeskripsikan hambatan geografis, dampak hambatan geografis, dan menjabarkan solusi untuk mengatasi hambatan geografis tersebut. Tujuh artikel sisanya membahas hambatan geografis terhadap akses fasilitas kesehatan dan dampaknya pada sistem pelayanan kesehatan. Kesimpulan: Melalui pemahaman mengenai dampak hambatan geografis terhadap akses pelayanan kesehatan, maka dapat disusun beberapa strategi yang dapat dilakukan oleh penyedia layanan kesehatan untuk mengatasi hambatan geografis, antara lain pemanfaatan sistem informasi geografis; fasilitas kesehatan mobile, dan telemedisin.

7 sitasi en
S2 Open Access 2023
HUBUNGAN PENGGUNAAN REKAM MEDIS ELEKTRONIK DENGAN KEPUASAN TENAGA KESEHATAN

Arpa Pauziah, Aditya Purbayanti

Latar Belakang: Kepuasan tenaga kesehatan dapat dipengaruhi dengan penggunaan rekam medis elektronik yang tidak baik dan baik. Salah satu cara untuk meningkatkan kepuasan tenaga kesehatan adalah dengan penggunaan rekam medis elektronik baik. Penggunaan rekam medis elektronik yang baik akan meningkatkan kepuasan tenaga kesehatan yang dapat memicu kepada pelayanan kesehatan. Tujuan: penelitian ini adalah mengidentifikasi hubungan penggunaan rekam medis elektronik dengan kepuasan tenaga kesehatan di Ruang Rawat Inap Rumah Sakit Muhammadiyah Palembang tahun 2022. Rancangan penelitian analitik dengan menggunakan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian ini 40 responden dengan teknik pengambilan sampel adalah sistem random sampling. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner. Analisa data dengan menggunakan uji Chi-square. Hasil penelitian ini diperoleh penggunaan rekam medis elektronik kategori baik 29 orang (72.5%), kepuasan tenaga kesehatan kategori puas (65.0%). Hasil: uji Chi-square diperoleh p-value 0.029 (p<0.05) menunjukkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara penggunaan rekam medis elektronik dengan kepuasan tenaga kesehatan di ruang rawat inap Rumah Sakit Muhammadiyah Palembang Tahun 2022. Saran: Diharapkan kepada petugas kesehatan agar lebih dapat mempercepat penggunaan pada rekam medis elektronik. Kata Kunci: Rekam medis Elektronik, Kepuasan Tenaga Kesehatan

S2 Open Access 2023
PENGARUH PENGGUNAAN SMARTPHONE TERHADAP KESEHATAN REMAJA (LITERATURE REVIEW)

Rahmad Saputra

Saat ini penggunaan smartphone di kalangan remaja sangat tinggi, penggunaan smartphone yang berlebihan dapat menyebabkan gangguan terhadap kesehatan dari remaja tersebut. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan memahami pengaruh penggunaan smartphone terhadap kesehatan pada remaja. Metode penelitian ini menggunakan kajian literatur dengan cara mempelajari, meneliti dan menelaah berbagai litaratur – literatur yang bersumber dari beberapa text book, jurnal ilmiah, laman situs terpercaya dan bacaan – bacaan yang berkaitan dengan topik penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengaruh penggunaan smartphone pada kesehatan remaja cenderung berdampak negatif, hal itu terlihat dari berbagai efek yang dirasakan oleh remaja saat menggunakan smartphone secara berlebihan, baik yang berhubungan dengan kesehatan jasmani maupun kesehatan rohani. Hasil penelitian ini diharapkan dapat dipahami oleh remaja agar dapat menghindari penggunaan smartphone yang berlebihan dan mengganti dengan aktivitas yang bermanfaat lainnya

S2 Open Access 2023
Analisis Penggunaan Media Belajar Pendidikan Kesehatan Reproduksi Berbasis Aplikasi Android dan Website: Sistematic Review

Risma Oktaria, Evi Martha

Latar belakang: Di Indonesia, pendidikan kesehatan reproduksi remaja terintegrasi dalam kurikulum yang ada, belum ada kebijakan terkait kurikulum kesehatan reproduksi di sekolah, adanya pengembangan media pembelajaran berbasis aplikasi memungkinkan siswa untuk belajar secara mandiri untuk meningkatkan pengetahuan mengenai kesehatan reproduksi remaja. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas dari penggunaan aplikasi buatan terhadap peningkatan pengetahuan siswa mengenai kesehatan reproduksi Metode: Analisa pada penelitian ini menggunakan metoda systematic review menggunakan 10 jurnal yang diseleksi menggunakan diagram alur PRISMA. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan 100% penelitian menyatakan bahwa terdapat perubahan tingkat pengetahuan siswa setelah diberikan edukasi menggunakan aplikasi. Kesimpulan: Penggunaan media belajar berbasis aplikasi android dan website efektif dalam meningkatkan pengetahuan siswa tentang kesehatan reproduksi remaja.

6 sitasi en
S2 Open Access 2023
KANDUNGAN GIZI DAN MANFAAT TEMPE BAGI KESEHATAN

I. Wayan, Redi Aryanta, Kata Kunci et al.

Kajian pustaka ini bertujuan untuk mengetahui kandungan gizi dan manfaat tempe untuk kesehatan. Hasil penelusuran literatur menunjukkan bahwa tempe kaya dengan berbagai zat gizi yang penting untuk kesehatan, terutama protein dengan asam-asam amino esensial yang lengkap, mineral kalsium, fosfor, kalium, zat besi, magnesium, mangan, seng dan tembaga, viatamin B12, riboflavin, niasin, vitamin A, D, E dan vitamin K. Selain itu, tempe kaya dengan asam-asam lemak tidak jenuh majemuk, serat pangan, antioksidan (isoflavon), probiotik dan antibiotika alami, serta rendah lemak jenuh, stakiosa, rafinosa, dan asam fitat. Kandungan tempe seperti ini disebabkan oleh aktivitas kapang tempe terutama Rhizopus oligosporus, kecuali vitamin B12 yang dihasilkan oleh aktivitas Klebsiella pneumoniae dan Citrobacter freundii yang merupakan kontaminan. Manfaat tempe untuk kesehatan adalah: meningkatkan sistem kekebalan tubuh, membantu mencegah berbagai penyakit degeneratif (penyakit jantung koroner, diabetes , kanker dan lain-lain), menurunkan risiko penyakit kardiovaskuler, mencegah penyakit anemia, mencegah osteoporosis dan meningkatkan kesehatan tulang dan gigi, meningkatkan kesehatan otot, mencegah asma, mengurangi risiko Parkinson, bermanfaat untuk ibu hamil dalam meningkatkan suasana hati dan  kecerdasan bayi, baik  digunakan sebagai menu diet, mencegah terjadinya proses penuaan secara dini, dan meningkatkan kesehatan saluran pencernaan.

6 sitasi en
S2 Open Access 2023
Pemanfaatan Layanan Kesehatan Peserta Jaminan Kesehatan Nasional di Kecamatan Jejawi

Yonatan Stiyawan, Asmaripa Ainy

Pelayanan kesehatan merupakan bagian penting dalam penyelenggaraan upaya kesehatan. Penggunaan layanan kesehatan juga merupakan tujuan dari program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis korelasi faktor sosio demografi peserta JKN dengan penggunaan layanan kesehatan. Jenis penelitian adalah kuantitatif dengan desain studi cross sectional. Jumlah sampel 110 orang dengan teknik sampling yaitu cluster random sampling. Analisis data dilakukan secara univariat, bivariat dengan uji chi square, dan multivariat dengan uji regresi logistik. Hasil analisis menunjukkan ada hubungan status pekerjaan (p-value=0.002), status pendidikan SMA (p-value=0.001), status pendidikan Perguruan Tinggi (p-value=0,004), jenis kelamin (p-value=0.024), dan riwayat sakit (p-value=0.000) dengan penggunaan layanan kesehatan. Dalam pemodelan multivariat, variabel yang dominan berhubungan dengan penggunaan layanan kesehatan adalah variabel riwayat sakit dengan AOR=3.880. Studi ini menunjukkan bahwa determinan penggunaan layanan kesehatan pada peserta JKN adalah riwayat sakit setelah dikontrol oleh variabel status pekerjaan dan status pendidikan.

6 sitasi en
S2 Open Access 2023
Implementasi Sistem Pembayaran Kapitasi pada Fasilitas Kesehatan Primer: Literature Review

Muhammad Syukran

Implementasi sistem kapitasi berdampak pada kinerja fasilitas kesehatan, motivasi pegawai, dan pemanfaatan dana kapitasi. Faktor-faktor seperti jumlah pembayaran, sumber daya manusia, insentif, sumber daya finansial, dan infrastruktur merupakan elemen yang penting dalam memahami dan mengoptimalkan sistem kapitasi. Dengan menerapkan sistem pembayaran kapitasi di layanan kesehatan primer, sistem layanan kesehatan bertujuan untuk mempromosikan perawatan yang hemat biaya, meningkatkan manajemen pencegahan dan proaktif, meningkatkan koordinasi layanan, dan mengoptimalkan hasil kesehatan masyarakat. Sistem ini mendorong penyedia layanan kesehatan untuk melakukan pendekatan holistik terhadap perawatan pasien dan mengelola sumber daya secara efisien untuk mencapai hasil kesehatan yang lebih baik bagi populasi yang terdaftar. Hasil dari pencarian literatur review ini melibatkan penemuan sejumlah artikel yang relevan dengan topik penelitian. Sebanyak 28 artikel diidentifikasi melalui pencarian sistematis dalam basis data google scholar dan PubMed. Hasilnya, sebanyak 6 artikel terpilih untuk direview secara mendalam dan dianalisis dalam tinjauan literatur ini. Untuk meningkatkan implementasi sistem pembayaran kapitasi dalam pelayanan kesehatan primer, perlu dilakukan beberapa tindakan strategis. Pertama, penting untuk menyesuaikan jumlah peserta dengan kapasitas pelayanan yang tersedia. Selanjutnya, faktor risiko yang mempengaruhi implementasi perlu diidentifikasi dan ditangani secara efektif. Peningkatan kualitas pelayanan kesehatan primer dan keberlanjutan sumber daya manusia yang memadai juga harus menjadi perhatian utama. Selain itu, dukungan kebijakan yang mendukung implementasi sistem pembayaran kapitasi perlu diberikan. Terakhir, evaluasi berkala dan kemampuan adaptasi dalam menghadapi situasi krisis juga harus diperhatikan untuk mencapai target yang ditetapkan

6 sitasi en

Halaman 4 dari 19423