Hasil untuk "pendidikan"

Menampilkan 20 dari ~937867 hasil · dari DOAJ, Semantic Scholar, CrossRef

JSON API
DOAJ Open Access 2024
An Appraisal Analysis of the Performance of Malaysian Fresh Graduates in a Job Interview

Isai Amutan Krishnan, Mahendran Maniam, Mazlin Binti Mohamed Mokhtar

The current study was undertaken to investigate how fresh graduates perform in English and why they were successful, reserved, or unsuccessful in job interviews from the perspective of the Systemic Functional Linguistics (SFL) Appraisal Theory namely from the Attitude subsystem. The theory focuses on the English language proficiency of the candidates in terms of their ability to express their stances in English. A qualitative method was employed in the present study. The data of the study comprised of walk-in interview transcripts of 10 fresh graduates for the post of Administrative Officer (s). An Appraisal analysis was conducted to reveal stances for the answers to the general interview question, “How do you face challenges?” and it was used as a theme to analyze the data. The findings revealed that the Appreciation subsystem of Attitude was used predominantly by candidates who were successful. The current study is expected to advance knowledge on the performance of graduates in job interviews and contribute to the field of SFL and Educational Linguistics.

History of scholarship and learning. The humanities, Social Sciences
DOAJ Open Access 2024
Pengembangan Media Pembelajaran EBIPS (E-Book IPS) untuk Meningkatkan Hasil Belajar Kognitif HOTS Siswa Kelas VI

Eksa Putri Pradanasty, Nurdinah Hanifah, Rana Gustian Nugraha

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran berbasis ICT berupa E-Book bernama EBIPS (E-Book IPS) untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada ranah kognitif HOTS dan mengetahui efektivitas media pembelajaran EBIPS (E-Book IPS) untuk meningkatkan hasil belajar kognitif HOTS siswa kelas VI. Media pembelajaran EBIPS (E-Book IPS) dikembangkan dengan model pengembangan Richey and Klein, yang terdiri atas tiga tahapan pengembangan yaitu,  PPE (Planning, Production dan Evaluation). Uji efektivitas dilakukan dengan menggunakan desain penelitian one group pretest-posttest. Data dalam penelitian ini dikumpulkan dengan menggunakan wawancara, angket, dan tes. Analisis data yang digunakan yaitu analisis kuantitatif deskriptif dan statistik inferensial. Hasil analisis data menunjukkan bahwa media pembelajaran EBIPS (E-Book IPS) memperoleh skor 92% dari ahli media, memperoleh skor 89% dari ahli materi, dan memperoleh skor 75% dari ahli bahasa. Selain itu, hasil validasi praktisi pembelajaran memperoleh skor 95%, dan ketika dilakukan uji coba kepraktikkan kepada kelompok kecil memperoleh skor 98%, sedangkan pada uji coba kelompok besar memperoleh skor 92%. Hasil uji efektivitas menunjukkan bahwa terdapat peningkatan signifikan hasil belajar kognitif HOTS siswa setelah menggunakan media pembelajaran EBIPS (E-Book IPS). Dengan demikian, media pembelajaran EBIPS (E-Book IPS) baik digunakan dalam pembelajaran dan cukup efektif digunakan untuk meningkatkan hasil belajar kognitif HOTS siswa.

Education (General)
DOAJ Open Access 2023
Analisis kemampuan pemahaman konsep matematika Siswa dalam menyelesaikan soal pada fungsi komposisi dan invers

Nadiya Hesti, Selvia Erita

Unsur terpenting dalam kegiatan pembelajaran matematika adalah pemahaman konsep karena dapat mencegah Siswa salah menafsirkan mata pelajaran dan merupakan prasyarat untuk menguasai mata pelajaran. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengevaluasi pemahaman konsep matematika Siswa kelas XI MAS Modern Arafah yang terdapat pada materi fungsi komposisi dan invers. Penelitian ini bersifat kualitatif dan menggunakan metodologi deskriptif kualitatif. Tes tertulis berupa esai adalah sarana pengumpulan data. Instrumen penelitian ini menggunakan lembar soal uraian materi fungsi komposisi dan invers. Terdapat indikator-indikator pada pengetahuan konseptual matematika Siswa diantaranya : 1) Nyatakan Kembali gagasan dengan menuliskan dengan lengkap, 2) Berikan contoh konkrit dan abstrak dari suatu ide, 3) Mengelompokkan objek-objek berdasarkan sifat tertentu sesuai dengan ide, 4) Menetapkan prasyarat atau kondisi yang cukup bagi suatu gagasan, 5) Menggunakan, memanfaatkan, dan memutuskan suatu proses atau Tindakan tertentu, 6) Gunakan ide atau algoritma untuk memecahkan masalah. Dalam penelitian ini, hasil persentase tentang kemampuan Siswa untuk memahami konsep matematika, diantaranya pada indikator pertama dan kedua sebesar 60%, indikator ketiga 50 %, indikator keempat 40%, indikator kelima 30% indikator keenam 20%. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa masih perlu adanya peningkatan pemahaman konsep Siswa tentang fungsi komposisi dan fungsi invers pada XI MAS Modern Arafah.

Mathematics, Education
DOAJ Open Access 2023
In silico and in vitro assessment of yellowfin tuna skin (Thunnus albacares) hydrolysate antioxidation effect

Dian Wahyu Wardani, Andriati Ningrum, Manikharda et al.

The protein hydrolysate that contains bioactive peptides of yellowfin tuna (Thunnus albacares) skin collagen with antioxidant activity has been successfully studied by using in silico and in vitro assays. We found that using the in silico assessment, the antioxidant peptides can be found from the precursor (type I α1 and α2 collagen of yellowfin tuna). Applying papain as a protease will also provide the greatest degree of hydrolysis for antioxidative peptides. The highest peptide rank peptides sequence such as Pro-Trp-Gly (PWG), Pro-His-Gly (PHG), His-Leu (HL), Ile-Arg (IR), Ala-His (AH), Glu-Leu (EL) that predicted using papain in silico. Molecular docking analysis showed all peptides derived from yellowfin tuna have hindered the substrate to access the active site of myeloperoxidase (MPO). Interestingly, the substitution of the amino acid from His (PHG, 7.1 kcal/mol) to Trp (PWG, 8.0 kcal/mol) has increased the affinity of the peptide towards MPO. They have antioxidative activities used in silico approach to MPO enzyme. We also confirm the in vitro assays for the protein hydrolysate after proteolysis using papain. The concentration and hydrolysis time will give influence the degree of hydrolysis, and antioxidant activities (P < 0.05). In conclusion, hydrolysate protein of type I α1 and α2 collagen from yellowfin tuna produced by papain hydrolysis has the potential to be used in food, active packaging material until health applications..

Nutrition. Foods and food supply, Nutritional diseases. Deficiency diseases
DOAJ Open Access 2023
Pengaruh Perilaku Merokok, Konsumsi Buah Dan Sayur Terhadap Kejadian Hipertensi (Studi Cross Sectional pada Masyarakat di Wilayah Kerja Puskesmas Aluh-Aluh Kabupaten Banjar)

Noor Ahda Fadillah, Fakhriyah Fakhriyah, Nita Pujianti et al.

Hipertensi merupakan masalah kesehatan masyarakat dan menjadi penyebab kematian paling tinggi. Hipertensi mengakibatkan kurang lebih 7,5 juta kematian di seluruh dunia dari 12,8% total kematian keseluruhan. Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kabupaten Banjar prevalensi beberapa faktor risiko hipertensi pada masyarakat di Kabupaten Banjar khususnya di wilayah Kecamatan Aluh-Aluh yaitu konsumsi gula berlebih (1,5%), garam berlebih (2,5%), lemak berlebih (1,2%), kurang konsumsi buah dan sayur (3%), merokok (1,2%), obesitas sentral (6,3%), dan obesitas (2,9%) dari total penduduk usia > 15 tahun. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor yang berhubungan dengan kejadian hipertensi pada masyarakat di wilayah kerja Puskesmas Aluh-Aluh. Rancangan penelitian menggunakan desain cross sectional berbasis data sekunder yang diambil dari data SIPTM (posbindu PTM periode Januari-April 2021) Dinas Kesehatan Kabupaten Banjar. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh masyarakat di wilayah kerja Puskesmas Aluh-Aluh sebanyak 815 orang. Sampel yang diambil sebanyak 725 orang sesuai dengan kriteria yang ditentukan menggunakan teknik purposive sampling. Analisis data menggunakan uji chi square. Hasil penelitian menunjukan ada hubungan perilaku merokok (p-value=0,026) dengan kejadian hipertensi. Sedangkan jenis kelamin (p-value=0,105), pendidikan terakhir (p-value=0,084), pekerjaan (p-value=0,426), status pernikahan (p-value=0,575), konsumsi buah dan sayur (p-value=0,072) menunjukan tidak ada hubungan dengan kejadian hipertensi. Kesimpulan penelitian ini adalah bahwa perilaku merokok secara bermakna beresiko tinggi menyebabkan kejadian hipertensi.

Public aspects of medicine
DOAJ Open Access 2022
Pengarusutamaan Gender dalam Kebijakan Jenjang Kepangkatan di Universitas Syiah Kuala

Rita Andini, Rini Safitri, Ade T et al.

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi sivitas akademika Universitas Syah Kuala untuk mencapai jenjang Kepala Dosen (LK) dan Guru Besar/Guru Besar. Hasil penelitian ini berkontribusi dalam menentukan kebijakan tingkat kepangkatan berdasarkan Pengarusutamaan Gender (PUG). Program PUG yang telah dilaksanakan secara eksplisit dalam 'Gender Equality Plans in (Marine) Research Projects' atau disingkat Baltic Gender yang didanai dari program Horizon 2020 Uni-Europe dapat dijadikan acuan sebagai program 'stimulasi' bagi dosen perempuan dan peneliti untuk dapat mengembangkan kapasitas dan daya saingnya. Fasilitas kelembagaan yang mempertimbangkan beban ganda bagi dosen perempuan dapat ditindaklanjuti dengan memberikan fasilitas 'penitipan anak' hingga jam kerja normal, bagi dosen dan staf yang memiliki anak usia pra sekolah sehingga dosen perempuan juga dapat terlibat aktif dalam kegiatan produktif. dan kegiatan penelitian yang dinamis. . Selain itu, program insentif dana penelitian yang mempertimbangkan 'insentif' untuk pembayaran fasilitas penitipan anak selain insentif tambahan untuk dana penelitian dan publikasi juga dapat dipertimbangkan untuk dosen perempuan dengan beban ganda; khususnya yang berstatus single parent dengan jabatan Ketua Lektor. Namun, 'creme de la-creme' adalah semua kebijakan yang tertulis secara eksplisit ramah gender bagi dosen perempuan yang memiliki kekuatan hukum tetap dan ditandatangani oleh pimpinan tertinggi yang mengikat mereka pada jenjang turunannya tanpa mengurangi kondusifitas akademik (penelitian dan pendidikan) suasana. Karena sebuah kematian tanpa aturan yang mengikat secara formal dari sebuah institusi sangat penting untuk keberlangsungan di masa yang akan datang (sustainability). Hal ini dapat dikategorikan sebagai bentuk transformasi kelembagaan sekaligus sebagai bentuk nyata kepedulian para pemimpin tingkat tinggi, tentunya akan berdampak positif dalam jangka panjang terkait dengan target Unsyiah untuk mencapai World Class University Based Imtaq.

Political science, Social Sciences
DOAJ Open Access 2022
Dimensi Soteriologi Kata Poieō dalam Matius 7:21

Haposan Silalahi

Abstract. In Matthew 7:21, Jesus proclaimed that in order to enter the Kingdom of Heaven, one must do the will of God. This statement seems contradictory to Christian soteriology which believes that salvation is solely by grace. Thus, this paper aimed to examine this statement and its suitability with Christian soteriology. This study used a biblical diachronic-historical approach to the text of Matthew 7:21. Through this study, it was found that the statement was addressed to the Matthew community with the aim of providing a standard of living as citizens of the Kingdom of God and not a condition for obtaining salvation. Abstrak. Dalam Matius 7:21, Yesus memproklamirkan bahwa untuk dapat masuk kedalam Kerajaan Sorga, harus melakukan/poieō kehendak Tuhan. Pernyataan tersebut nampak kontradiktif dengan soteriologi Kristen yang meyakini keselamatan semata-mata oleh karena anugerah. Dengan demikian, tulisan ini bertujuan mengkaji pernyataan tersebut dan kesesuaiannya dengan soteriologi Kristen. Kajian ini menggunakan pendekatan diakronis-historis biblical terhadap teks Matius 7:21. Melalu kajian tersebut diperoleh hasil bahwa pernyataan tersebut ditujukan kepada komunitas Matius dengan tujuan memberikan standar hidup sebagai warga Kerajaan Allah dan bukan merupakan syarat memperoleh keselamatan.

DOAJ Open Access 2021
Facing Anxiety through Ego Defense Mechanisms on The Walking Dead: Michonne Movie Game

Fery Setiawan, I Gusti Agung Sri Rwa Jayantini, Ida Bagus Gde Nova Winarta et al.

With the advancement of technology, a newly adopted form of literary work was found, known as a movie game. It is one of the game genres that resembles real movies that provide choices to the players who can actively determine the story, ending, and characters' action. In literary work, a character is one of the intrinsic elements that can be interestingly analyzed from the psychological perspective, including Ego Defense Mechanisms. This study focuses on how the protagonist in a movie game entitled The Walking Dead: Michonne faced her anxiety through her ego defense mechanisms. It aims to identify the types of ego defense mechanisms and how they can help the protagonist cope with her anxiety. The discussion was based on psychoanalysis theory, namely Ego Defense Mechanisms proposed by Sigmund Freud. This study elaborated the description of the protagonist's actions when she faced anxiety through a qualitative method. The analysis revealed that the protagonist adopted the four types of Ego Defense Mechanisms: repression, sublimation, rationalization, and aggression. It was found that aggression was the most frequently adopted mechanism, followed by sublimation, rationalization, and the least was repression. This finding indicated that the protagonist chose aggression to release resentment or dissatisfaction, especially when facing objects or other characters that create anxiety or frustration. It implies that the persistence of aggression, sublimation, rationalization, and repression could reflect the presence of continual threats in the environment from which people should survive.

Language. Linguistic theory. Comparative grammar
DOAJ Open Access 2020
A Knowledge Analysis of the Implementation of STEM-Based Learning of Prospective Chemistry Teachers

Viqri Rolanda, Muhammad Adlim, Muhammad Syukri

<p class="PropertiPenulis">STEM is one of the students' guides to have the mindset and ability to create an innovative and creative product that is useful for industry or everyday life. As prospective teachers, the students of chemistry education are expected to apply STEM-based learning at schools. Therefore, this study focuses on investigating their knowledge of implementing STEM-based learning. The respondents of this study were students of chemistry education who were prospective teachers and had taken the internship class. Meanwhile, 69 participants fill in the online questionnaire. This study employed a questionnaire and a multiple-choice test with case questions to create a new product. Before applying the questionnaire and test instruments, their contents were validated and tested. The data were analyzed by employing quantitative descriptive analysis. This study reveals that the students' have an average score of STEM knowledge by 3.11 (77.75%), a moderate category of STEM domains by 3.49 (87.25%), STEM indicators by 3.03 (75.75%), and STEM-based learning by 2.81 (70.25%). Meanwhile, the score of students’ knowledge of learning-based STEM is 65.22 and is categorized as moderate. These results consist of mathematical domains score by 34.87 (enough), techniques by 46.38 (enough), planning and implementation by 49.28 (enough), creativity &amp; innovation by 57.97 (moderate), evaluation by 63.77 (medium), technology by 73.91 (medium), a collaboration by 88.41 (high), science by 89.86 (high), and communication by 98.55 (high).</p>

Education (General), Science (General)
DOAJ Open Access 2019
Tahlîlu al-Adab al-Lughawî Ladã al-Dã’i bi Mãdûrã Wafqa li al-Dirãsah al-Baraghmãtiyyah wa al-Qurãn

Iswah Adriana, Waqiatul Masruroh

<p><em>The study of politeness in the language is very important to do for a dai in terms of pragmatics and the Koran. The utterance in multicultural propaganda, as conveyed by the dai in Madura, shows the politeness of language as proclaimed by Pranowo in pragmatics and also according to the Qur'anic point of view. The research data were in the preacher form of speech from Madura during the lecture. The data source is several recorded lectures by KH. Musleh Adnan and Nyai Hj. Mufarrohah on YouTube. The data collection techniques were free listening, observation of speech and note-taking techniques. Data were analyzed by critical descriptive. The results revealed that: (1) The existence of politeness in the pragmatics of language that includes a sense of taste, adu rasa, empan papan, humble, respectful, tepa selira, and the use of diction "apologize", "thank you", and greetings. Although impoliteness of language was also found in the speech which shows an attitude of self-praise; (2) The form of politeness in the language of the Koran which includes: qaulan karima, qaulan marufa, qaulan layyina, qaulan baligha, qaulan maysura, qaulan sadida dan qaulan tsaqila.</em><em></em></p>

Language and Literature
DOAJ Open Access 2019
Islamic Education in Supporting De-radicalization: A Review of Islamic Education in Pondok Pesantren

Muhammad Ikhsanul Amin, Tiyas Nur Haryani, Nur Hidayatul Arifah et al.

This article present of the result of research about pondok pesantren (Islamic religious boarding school) education in confronting radicalism, focusing in researching the efforts of Pondok Pesantren Darusy Syuhadah in confronting radicalism. Collecting qualitative data through observation, documentation, and purposively sampled interviews. The result shows that pesantrens have a significant role in overcoming radicalism through its management of education model and curricula. Pondok Pesantren Darusy Syuhadah with Salaf education model build teaching and education to create generation of da’i (Islamic missionaries) and teachers of Islamic religion, so the curriculum prioritizes politeness and away from radicalism.   Abstrak Artikel ini mempresentasikan hasil penelitian tentang pendidikan pondok pesantren dalam menghadapi radikalisme, memfokuskan pada upaya yang dilakukan pesantren Salaf di Pondok Pesantren Darusy Syuhadah dalam menghadapi radikalisme. Data kualitatif dikumpulkan melalui observasi, dokumentasi, dan wawancara purposive sampeling. Hasilnya menunjukkan bahwa pesantren memiliki peran yang signifikan dalam mengatasi radikalisme melalui pengelolaan model pendidikan dan kurikulumnya. Pondok Pesantren Darusy Syuhadah dengan model pendidikan Salaf membangun pengajaran dan pendidikan untuk menciptakan generasi da'i dan guru agama Islam, sehingga kurikulumnya mengutamakan kesantunan dan jauh dari radikalisme.

Education (General), Islam
CrossRef Open Access 2019
PERAN SUPERVISI PENDIDIKAN DALAM MENUNJANG PENDIDIKAN YANG BERKUALITAS

Mita Kahesa

Supervisi pendidikan merupakan suatu jalan agar pendidikan dapat berjalan dengan baik. Supervisi pendidikan juga sangat dibutuhkan dalam rangka memberikan panduan dan arahan guna mengembangkan kemampuan individu sekaligus dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan. Supervisi pendidikan memiliki peran penting dalam jalannya pendidikan di suatu negara. Apabila peran supevisi dapat dijalankan dengan benar, maka pendidikan dengan sendiri nya dapat berkembang dan meningkatkan kualitasnya. Supervisi pendidikan berperan dalam memperbaiki kualitas pendidikan melalui data-data yang dimilikinya. Kualitas pendidikan sangat dipengaruhi oleh kualitas kinerja guru. Pedidik berperan penting untuk membantu, mendorong, dan meningkatkan pendidikan melalui supervisi pendidikan yang telah diselenggrakan oleh lembaga pendidikan.

DOAJ Open Access 2018
Kepraktisan Penggunaan Multimedia Interaktif Pada Pembelajaran Tematik Kelas IV SD

Maharani Putri Kumalasani

Multimedia interaktif salah satu media pembelajaran yang telah banyak diterapkan di sekolah dasar, hal ini membuktikan bahwa perkembangan teknologi pendidikan sudah merambah pada tingkat sekolah. Multimedia Interaktif merupakan media alternatif yang dapat membantu siswa belajar dengan aktif. Hal ini membuat peneliti tertarik untuk melihat lebih dalam bagaimana tingkat kepraktisan multimedia interaktif digunakan di sekolah dasar. Penelitian ini bertujuan untuk melihat tingkat kepraktisan penggunaan multimedia interaktif pada pembelajaran tematik kelas IV SD. Instrumen yang digunakan berupa pedoman wawancara dengan guru dan angket kepraktisan yang diberikan guru, observer, dan siswa. Hasil analisis dari angket oleh guru diperoleh persentase 90,6%, dimana persentase tersebut termasuk dalam kriteria “Sangat Praktis”. Berdasarkan hasil analisis angket dari observer menunjukkan 90% dengan kriteria “Sangat Praktis”. Sedangkan hasil angket siswa menunjukkan 94,2% dengan kriteria “Sangat Praktis”. Dapat disimpulkan bahwa kepraktisan penggunaan multimedia interaktif dalam pembelajaran tematik kelas IV termasuk dalam kriteria sangat praktis untuk digunakan dalam proses pembelajaran. Multimedia interaktif sebagai salah satu alternatif media pembelajaran untuk menjadikan pembelajaran lebih berkualitas. Interactive multimedia one of the learning media that has been widely applied in elementary school, it is proved that the development of educational technology has penetrated at the school level. Interactive Multimedia is an alternative medium that can help students learn actively. This makes the researcher interested to see more deeply how the level of practicality of interactive multimedia is used in elementary schools. This study aims to see the practicality level of the use of interactive multimedia in the fourth grade thematic learning elementary school. The instruments used are teacher interviews and practicality questionnaires given by teachers, observers, and students. The results of the analysis from the questionnaire by teachers obtained percentage of 90.6%, where the percentage is included in criteria Very Practical. Based on the results, the questionnaire of analysis from observer showed 90% with criteria Very Practical. While, the student questionnaire results is show 94.2% with criteria Very Practical. It can be concluded that the practicality of using interactive multimedia in the fourth-grade thematic learning is included in criteria very practical for use in the learning process. Interactive multimedia as one of the alternative media learning to make learning more quality.

Education (General)
DOAJ Open Access 2018
PEMBELAJARAN BIOLOGI MENGGUNAKAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING DISERTAI TEKNIK FISHBONE DIAGRAM DAN CONCEPT MAPPING DITINJAU DARI KREATIVITAS DAN GAYA BELAJAR SISWA

Sri Mulyani, Suciati Suciati, Mohammad Masykuri

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model Problem Based Learning (PBL) disertai teknik fishbone diagram dan concept mapping, kreativitas, gaya belajar, dan interaksinya terhadap hasil belajar siswa. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI SMA Negeri 1 Tawangsari Tahun Pelajaran 2012/2013. Sampel diambil dengan teknik cluster random sampling sebanyak 2 kelas, yaitu kelas XI IPA 2 menggunakan PBL dengan teknik fishbone diagram dan kelas XI IPA 3 menggunakan PBL dengan teknik concept mapping. Pengambilan data kreativitas dan gaya belajar dengan angket, hasil belajar kognitif dikumpulkan dengan menggunakan tes, hasil belajar afektif dikumpulkan dengan teknik observasi, dan hasil belajar psikomotorik dikumpulkan dengan teknik observasi dan tes. Uji normalitas dengan menggunakan uji Shapiro Wilk. Uji homogenitas menggunakan Uji Levene Statistic. Uji hipotesis menggunakan Anava tiga jalan dengan desain faktorial 2x2x2 mengunakan Software SPSS 18 for Windows. Kesimpulan penelitian ini sebagai berikut: 1) ada perbedaan hasil belajar antara siswa yang diberi pembelajaran Biologi menggunakan model PBL disertai teknik fishbone diagram dan concept mapping pada aspek kognitif dan psikomotorik, sedangkan untuk hasil belajar afektif tidak ada; 2) tidak ada perbedaan hasil belajar antara siswa yang memiliki kreativitas tinggi dan rendah pada aspek kognitif, afektif dan psikomotorik; 3) ada perbedaan hasil belajar kognitif antara siswa yang memiliki gaya belajar kinestetik dan visual, tidak ada perbedaan pada aspek afektif dan psikomotorik; 4) ada interaksi antara pembelajaran Biologi menggunakan model PBL disertai teknik fishbone diagram dan concept mapping dengan kreativitas terhadap hasil belajar psikomotorik, sedangkan untuk hasil belajar kognitif dan afektif tidak ada; 5) ada interaksi antara pembelajaran Biologi menggunakan model PBL disertai teknik fishbone diagram dan concept mapping dengan gaya belajar terhadap hasil belajar psikomotorik, sedangkan pada aspek kognitif dan afektif tidak ada; 6) tidak ada interaksi antara kreativitas dan gaya belajar terhadap hasil belajar kognitif, afektif, dan psikomotorik; 7) tidak ada interaksi antara model PBL disertai teknik fishbone diagram dan concept mapping, kreativitas dan gaya belajar siswa terhadap hasil belajar kognitif, afektif, dan psikomotorik.

Education (General)

Halaman 36 dari 46894