Hasil untuk "kesehatan"

Menampilkan 20 dari ~388840 hasil · dari DOAJ, Semantic Scholar, CrossRef

JSON API
DOAJ Open Access 2025
Reaching the 'New Normal': A Wish for Breast Cancer Patients in Palliative Care

Kristiani Sitorus, Enie Novieastari, Tuti Nuraini

More than 80% of breast cancer patients in Indonesia who are diagnosed are at an advanced stage. Advanced cancer treatment is directed at palliative care from the beginning of diagnosis.  Patients undergoing palliative care must adjust to the changing needs that occur during palliative care in line with the decline in the condition of the disease and the impact of its treatment. It can affect changes in the patient's daily life patterns. This study was conducted to explore the unmet needs of breast cancer patients during palliative care in the context of the culture and healthcare system in Indonesia. This study utilized a descriptive qualitative phenomenological method. In-depth interviews with semi-structured interview guidelines were conducted on 14 breast cancer patients undergoing palliative care. The thematic analysis uses the Colaizzi approach. The results of this study obtained three specific themes of unmet needs in the study participants: 1) the need to achieve the 'New Normal' to return to activities with enthusiasm and hope, 2) the need for appreciation and recognition, and 3) Support to overcome the fear of death and the uncertainty of the future. Breast cancer patients want to return to their activities with enthusiasm and hope despite facing physical limitations and emotional challenges. In conclusion, achieving the 'New Normal' is an important aspect of this adjustment process, which involves physical, emotional, social, and spiritual support. This finding differs from previous research, where other publications did not explicitly mention the need to achieve the 'New Normal'. Therefore, the role of nurses in addressing unmet needs, both in the context of the 'New Normal' and more generally, is crucial in palliative care for breast cancer patients. This support enhances the patient's quality of life and gives greater meaning to the remainder of their lives.

Nursing, Medicine (General)
DOAJ Open Access 2025
Pelatihan Manajemen Emosi Bagi Remaja dalam Mencegah Perilaku Agresif

Winggo Romadhana Winggo, Suroso

Perilaku agresif dalam lingkungan sekolah masih menjadi tantangan yang belum tertangani secara optimal, di mana hal ini tidak hanya berdampak pada kesehatan mental korban, tetapi juga menciptakan iklim pendidikan yang tidak kondusif bagi siswa lainnya. Tujuan dari pengabdian yang dilakukan di SMK Triyasa Surabaya bertujuan untuk meningkatkan kemampuan manajemen emosi dan menurunkan perilaku agresif siswa. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan dengan mitra SMK Tirtayasa Surabaya. Subjek penelitian adalah siswa SMK Tirtayasa yang teridentifikasi memiliki kecenderungan perilaku agresif, yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui observasi langsung selama pelatihan, wawancara terstruktur dengan siswa dan guru, serta kuesioner penilaian diri siswa mengenai pengendalian emosi dan frekuensi perilaku agresif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pelatihan manajemen emosi dapat menjadi alat yang efektif dalam mengurangi perilaku agresif di lingkungan sekolah. Penurunan agresivitas dan peningkatan keterampilan pengelolaan emosi yang signifikan pada kelompok eksperimen menunjukkan bahwa program pelatihan pengelolaan emosi dapat digunakan sebagai salah satu strategi pencegahan yang efektif dalam menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan positif. Keywords: Pelatihan, Manajemen Emosi, Perilaku Agresif.

Social Sciences
DOAJ Open Access 2025
Memajukan riset kesehatan mental di Indonesia: Integrasi nilai budaya, etik, dan ketelitian ilmiah

Ratih Arruum Listiyandini

Artikel ini menyoroti pentingnya membangun ekosistem riset kesehatan mental yang mengintegrasikan nilai-nilai budaya Indonesia, proses etik, yang juga dilengkapi dengan metodologi ilmiah yang teliti. Meskipun praktik kesehatan mental berkembang, masih sedikit intervensi di Indonesia yang terbukti efektivitasnya secara empiris dan relevan secara kultural maupun etis. Penulis menekankan perlunya dukungan struktural, kolaborasi lintas sektor, dan penguatan kapasitas riset untuk menghasilkan intervensi berbasis bukti yang kontekstual, berakar pada kearifan lokal, dan dapat berkontribusi dalam praktik global kesehatan mental.

Psychology, Social Sciences
DOAJ Open Access 2024
Pelatihan Pembuatan Ovitrap Nyamuk Aedes sp. dan Atraktan Fermentasi sebagai Upaya Pengendalian Demam Berdarah Dengue (DBD)

Thia Prameswarie, Indri Ramayanti, Miranti Dwi Hartanti et al.

Kota Palembang merupakan salah satu daerah endemis Demam Berdarah Dengue (DBD) yang disebabkan oleh gigitan Aedes sp. Pengendalian Aedes sp. banyak dilakukan dengan bahan kimia sehingga perlu dilakukan pengembangan alat untuk mengurangi populasi nyamuk yaitu dengan ovitrap. Ovitrap terbukti mudah, murah dan tidak memiliki dampak bagi kesehatan pengguna serta lingkungan. Tujuan kegiatan adalah memberikan penyuluhan dan pelatihan agar masyarakat mampu membuat ovitrap dan atraktan fermentasi serta mengaplikasikannya untuk menurunkan populasi nyamuk Aedes sp. di rumah dan lingkungan tempat tinggal. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan di Kelurahan Sako, Kota Palembang pada tanggal 4 Mei 2024, peserta dari Ibu-ibu PKK RT 60 yang berjumlah 30 orang. Metode pelaksanaan terdiri dari pengisian daftar hadir, evaluasi pengetahuan peserta melalui pre test, pemaparan materi oleh narasumber mengenai DBD, demontrasi, diskusi, praktek mandiri pembuatan ovitrap oleh peserta dan post test. Hasil yang didapat yaitu peningkatan pengetahuan mengenai pencegahan dan pengendalian nyamuk penyebab DBD serta peserta memiliki keterampilan membuat ovitrap dari botol plastik mineral bekas dan atraktan alami dari fermentasi gula dan air. Diharapkan kegiatan ini dapat dilaksanakan setiap tahun terutama di musim penghujan sebagai upaya pengurangan risiko penularan DBD di Kota Palembang.

Social Sciences
CrossRef Open Access 2024
Hubungan Keikutsertaan Pada Posyandu Remaja Terhadap Peningkatan Pengetahuan Dalam Menjaga Kesehatan Reproduksi

Yuli Zuhkrina, Martina Martina, Kiki Rezaki Amelia

Masa remaja menjadi masa yang paling storm and stress, pada masa ini terdapat berbagai macam persoalan dan tantangan yang muncul dari dalam individu itu sendiri (biopsychosocial factors) dan dari lingkungan (enviromental factor). Kurangnya paparan tentang kesehatan reproduksi menimbulkan permasalahan terhadap kesehatanreproduksi remaja yang berusia 12-18 tahun seperti seks bebas, aborsi, penyalahgunaan obat terlarang, kehamilan tidak diinginkan, mengkonsumsi alkohol dan merokok. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan keikutsertaan pada posyandu remaja terhadap peningkatan pengetahuan remaja dalam menjaga kesehatan reproduksi di desa Lubuk Sukon Kecamatan Ingin Jaya Kabupaten Aceh Besar. Desain penelitian menggunakan analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi dan sampel menggunakan teknik total sampling yaitu seluruh Remaja di desa Lubuk Sukon terhitung dari bulan Juni s/d September 2023 berjumlah 140 sampel. Penelitian dilakukan di Desa Lubuk Sukon, tanggal 16 s.d 20 Oktober 2023 melalui penyebaran kuesioner. Pengujian validitas kuesioner dilakukan dengan teknik Korelasi Pearson Product Moment, dengan kriteria r hitung lebih besar r tabel dengan tingkat signifikan 0,05. Analisis dari data menggunakan uji Chi Square (CI) 95%, batas kemaknaan yaitu (α: 0,05) dengan menggunakan program computer SPSS dan dimasukkan kedalam tabel contingency untuk menganalisis nilai p-value dengan alpha. Hasil penelitian diperoleh dari 140 responden terdapat 87 yang tidak aktif mengikuti posyandu remaja, sehingga memiliki pengetahuan kurang dalam menjaga kesehatan reproduksi sebanyak 56 (64,4%) dengan nilai p-value 0,000 (p0,05). Kesimpulan terdapat pengaruh mengikuti posyandu remaja terhadap peningkatan pengetahuan remaja dalam menjaga kesehatan reproduksi. Saran diharapkan kader dapat menyesuaikan waktu pelaksanaan posyandu remaja dengan aktifitas remaja di desa Lubuk Sukon Kecamatan Ingin Jaya Kabupaten Aceh Besar.

CrossRef Open Access 2024
ANALISIS EFEKTIVITAS PROGRAM ASURANSI KESEHATAN NASIONAL DALAM MENINGKATKAN AKSES PELAYANAN KESEHATAN DI INDONESIA

Fathul Azmi, Baiq Zulvita Rahayu, Dhandi Hidayatullah

Implementasi Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) sejak 2014 merupakan langkah strategis menuju Universal Health Coverage di Indonesia, namun efektivitasnya dalam meningkatkan akses pelayanan kesehatan masih menghadapi berbagai tantangan. Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas Program JKN dalam meningkatkan akses pelayanan kesehatan di Indonesia. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi cross-sectional, melibatkan 150 informan dari lima provinsi (Sumatera Utara, DKI Jakarta, Jawa Timur, Sulawesi Selatan, dan Papua) yang dipilih secara purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan focus group discussion di 25 fasilitas kesehatan (15 Puskesmas dan 10 rumah sakit rujukan), serta analisis dokumen kebijakan. Analisis data menggunakan pendekatan content analysis dengan bantuan software ATLAS.ti. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan cakupan kepesertaan mencapai 86,3% populasi pada 2023, dengan kenaikan utilisasi layanan rawat jalan 23,5% dan rawat inap 15,8%. Tingkat kepuasan pasien mencapai 68%, namun terdapat disparitas signifikan dalam distribusi fasilitas dan tenaga kesehatan antara wilayah perkotaan dan pedesaan (rasio 2,3:1 dan 3,5:1). Program berkontribusi pada penurunan angka kematian ibu (12,3%) dan bayi (8,7%), dengan return on investment 1,48 USD per 1 USD investasi. Meskipun demikian, program menghadapi tantangan sustainabilitas dengan defisit 3,7 triliun rupiah pada 2023. Disimpulkan bahwa Program JKN telah menunjukkan efektivitas dalam meningkatkan akses pelayanan kesehatan, namun masih memerlukan perbaikan dalam aspek pemerataan, kualitas layanan, dan sustainabilitas finansial.

DOAJ Open Access 2022
Formulasi Sediaan Tablet Effervescent Ekstrak Herbal Meniran (Phyllantus niruri L) dengan Variasi Konsentrasi Sumber Asam dan Basa

Delladari Mayefis, Mutia Bidriah

Pada masa pandemi ini sangat dibutuhkan obat yang dapat meningkatkan daya tahan tubuh, dengan bentuk sediaan obat yang menarik dan rasanya yang enak sehingga masyarakat tertarik mengkonsumsi obat. Tablet effervescent merupakan salah satu pilihan karena dari segi bentuk menarik dan rasa yang baik . Zat aktif yang digunakan adalah meniran karena meniran bersifat immunostimulan yang dapat meningkatkan daya tahan tubuh seseorang. Penelitian ini bertujuan untuk memformulasikan ekstrak herbal meniran (Phyllantus niruri L) menjadi sediaan tablet effervescent, sekaligus pengaruh kombinasi asam dan basa terhadap sifat fisik tablet effervescent. Herbal meniran di ekstraksi menggunakan pelarut etanol 70% kemudian dibuat sediaan dalam bentuk tablet effervescent menggunakan metode granulasi basah dengan variasi konsentrasi sumber asam basa 50%, 55%, 60%. Selanjutnya dilakukan evaluasi granul dan tablet. Hasil evaluasi granul effervescent ketiga formula memenuhi persyaratan uji organoleptis, uji waktu alir, uji sudut diam dan uji kompresibilitas. Sedangkan uji kadar air dari F1 belum memenuhi persyaratan. Hasil evaluasi mutu fisik tablet memenuhi persyaratan uji organoleptik, uji keseragaman bobot, uji keseragaman ukuran, uji kerapuhan, dan uji kekerasan yang baik. Sedangkan uji waktu larut dan uji pH hanya F3 yang memenuhi persyaratan. Ekstrak Herbal meniran dapat diformulasikan menjadi sediaan tablet effervescent, kombinasi sumber asam dan basa dari ekstrak herbal meniran (Phyllantus niruri L) berpengaruh terhadap sifat fisik tablet effervescent dan dari hasil uji evaluasi mutu fisik tablet didapatkan F3 memenuhi persyaratan uji.

Medicine (General)
DOAJ Open Access 2022
Epidemiology of Leprosy in Indonesia: a Retrospective Study

Ramona Sari Lubis, Qaira Anum, Fifa Argentina et al.

Background: According to WHO data, the number of new cases of leprosy has decreased in 2019. However, Indonesia continues to provide a significant number of cases. According to statistics, India, Brazil, and Indonesia account for 79 percent of all instances. Purpose: This study aims to describe the profile of leprosy patients, and involves all Dermatology and Venereology Academic Hospitals in Indonesia. Methods: This study was a retrospective study of 2461 patients from Dermatology and Venereology Outpatient Clinic at 13 Academic Hospitals in Indonesia between January 2018 and December 2020. Result: Subjects in this study were dominated by males (66.8%) and aged > 14 years (95.3%). The most common type of leprosy was multibacillary (MB) (86.2%), and erythema nodosum leprosum (ENL) was the most leprosy reaction (20.3%). Majority of the subjects experienced disability in the hands (26.6%), in grade 1. Conclusion: Leprosy cases in Indonesia are mostly experienced by adult males. The most common type of leprosy is MB, with ENL being the most common leprosy reaction. Grade 1 disability is the most prevalent, therefore proper education is necessary to keep patients from progressing to grade 2 disability.

DOAJ Open Access 2022
Pengaruh Kelompok Belajar dalam Menumbuhkan Motivasi Belajar Siswa Sekolah Dasar di Masa Pandemi Covid-19

Fitria Rayani Rahman, Husen Windayana, Intan Oktaviani Agustina

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mempelajari pengaruh kelompok belajar terhadap penanaman motivasi belajar siswa sekolah dasar selama masa pandemi COVID-19. Penelitian ini merupakan studi kepustakaan, dan peneliti melakukan penelitian mendalam terhadap penelitian-penelitian sebelumnya. Selama masa pandemi Covid-19, metode pembelajaran menggunakan kelompok belajar kecil yang terdiri dari 5-10 orang, tergantung jarak ke rumah siswa yang lebih dekat. Belajar bersama tim peneliti untuk terus menerapkan protokol kesehatan. Tujuan kelompok belajar ini adalah untuk mengurangi dampak pandemi Covid-19 dan memotivasi siswa untuk belajar di rumah. Kelompok belajar ini memberikan motivasi kepada siswa untuk belajar, sehingga meningkatkan hasil belajar dan menyenangkan siswa. Selain itu, siswa dapat langsung bertanya kepada guru apabila materi pembelajaran belum jelas. Pembaruan penelitian ini yakni untuk menumbuhkan motivasi belajar siswa dalam pembelajaran di masa pandemi

Special aspects of education
DOAJ Open Access 2022
Analisis ketimpangan sosial wilayah di Kabupaten Sekadau, Provinsi Kalimantan Barat

Firsta Rekayasa Hernovianty, Nana Novita Pratiwi, Dhea Adventia

Ketidakmerataan proses pembangunan dapat mengakibatkan kesenjangan antar daerah. Secara administratif, Kabupaten Sekadau adalah daerah tingkat kabupaten di Provinsi Kalimantan Barat yang memiliki masalah ketimpangan wilayah. Penyebaran penduduk yang tidak merata, cakupan wilayah yang luas dan keterbatasan infrastruktur sosial merupakan faktor penyebab ketimpangan di Kabupaten Sekadau. Perkembangan penduduk yang cenderung terkonsentrasi di pusat kabupaten menjadikan daerah pedalaman semakin tertinggal. Penelitian ini memiliki tujuan untuk menganalisis ketimpangan sosial wilayah di Kabupaten Sekadau. Penelitian ini menerapkan pendekatan kuantitatif dengan analisis skoring untuk mengukur tingkat ketimpangan sosial wilayah di Kabupaten Sekadau dengan mempertimbangkan indikator pertumbuhan penduduk, kepadatan penduduk, tingkat pendidikan, kesehatan masyarakat, dan tenaga kerja. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa ketimpangan sosial wilayah di Kabupaten Sekadau termasuk tingkat ketimpangan tinggi. Adapun faktor yang mempengaruhi ketimpangan sosial adalah pertumbuhan penduduk dimana persentase pertumbuhan penduduk kabupaten lebih besar dibandingkan persentase pertumbuhan penduduk setiap kecamatan. Selain itu, kepadatan penduduk setiap kecamatan juga lebih rendah dibandingkan kepadatan penduduk kabupaten dan jumlah penduduk yang bekerja di setiap kecamatan di Kabupaten Sekadau lebih rendah jika dibandingkan dengan jumlah penduduk usia kerja.

Social Sciences, Science
DOAJ Open Access 2021
Nematoda Parasit Pada Bunomys spp. di Pegunungan Mekongga, Sulawesi Tenggara

Muhammad Falikhul Musyaffa', Kartika Dewi, Mochammad Irfan Hadi

Study on the nematode parasite species of Bunomys spp. from Mekongga Mountain, Southeast Sulawesi was conducted on deposited specimens in Museum Zoologicum Bogoriense, Zoology Division, Research Center of Biology-LIPI. Bunomys is endemic genus murine rodent in Sulawesi. This study aims to determine the types of nematodes in endemic Muridae rodent, the results of which can help the government in developing disease management plans. The nematodes identified in this study were Subulura andersoni (host: B. andrewsi), Syphacia rifaii (host: B. chrysocomus), Cyclodostomum purvisi (host: B. penitus), Heterakis spumosa (host: B. chrysocomus). Except for Sy. muris, all of the recorded nematodes have worldwide distribution. Morphology and taxonomy of nematodes will be discussed in this paper

Science, Biology (General)
DOAJ Open Access 2021
Psychosocial Aspect in the Acceptance of COVID-19 Vaccines (Systematic Review)

Sutrani Rachmawati, Dadan Erwandi

COVID-19 vaccine can protect the public and suppress COVID-19 cases. But there are still many people who refuse to be vaccinated. The study aims to analyze the psychosocial aspects in the Acceptance of COVID-19 Vaccines. This study is a systematic review with PRISMA (Preferred Reporting Items for Systematic Reviews & Meta-Analyses). The database used to search data and information is PubMed. The keywords used during the search process are "Determinants" OR "Accepting" AND "Acceptance of COVID-19 Vaccination". The most psychosocial aspects related to COVID-19 vaccine acceptance include education level, income level, race, type of work, trust in the existence of COVID-19, trust in COVID-19 information resources, trust in medical and health workers, and having family members or friends who are infected with COVID-19. Education level, income level, and race influence the most in accepting the COVID-19 vaccine. The COVID-19 vaccine program should consider and overcome the challenges of receiving and rejecting vaccines from the public by looking at these aspects.

Public aspects of medicine
CrossRef Open Access 2021
PENDIDIKAN KESEHATAN: KEGAWATAN KESEHATAN MATERNAL DI SMK KESEHATAN DARUSSALAM SEMARANG

Dwi Kustriyanti, Witri Hastuti, Hermeksi Rahayu et al.

Masalah gawat darurat pada ibu dan anak merupakan masalah yang memerlukan penanganan yang cepat, efektif dan tidak menyebabkan trauma pada anak. Pendidikan tentang kegawatan ibu dan anak seharusnya diberikan sejak dini, sebagai salah satu usaha preventif.  Remaja merupakan awal masa usia subur. Keterbatasan pengetahuan dan in­formasi tentang kesehatan reproduksi orang tua juga dapat menjadi pencetus perilaku atau kebiasaan tidak sehat pada remaja. Tujuan khususnya meningkatkan pengetahuan dan perilaku tentang menjaga dan mempersiapkan organ reproduksi remaja yang benar khususnya kasus kegawatan pada ibu dan anak. Pengabdian ini dilakukan dengan memberikan pendidikan kesehatan reproduksi tentang kegawatan ibu dan anak untuk merubah pola piker remaja sebagai upaya promotive untuk menurunkan angka kematian ibu dan anak di masa mendatang. Dilaksanakan secara online/ googlemeet pada tanggal 3 Agustus 2021 yang diikuti oleh 66 orang. Kuesioner pengetahuan diberikan sebelum dan sesudah kegiatan. Hasil kuesioner awal menunjukkan hanya 40 siswa yang mendapatkan nilai diatas 60, setelah diberikan pendidikan kesehatan, meningkat menjadi sekitar 80 siswa mendapatkan nilai diatas 60. Kata kunci : kegawatan maternal dan anak; pengetahuan  HEALTH EDUCATION: MATERNAL HEALTH EVENTS AT DARUSSALAM HEALTH VOCATIONAL SCHOOL OF SEMARANG Abstract Emergency problems in mothers and children are problems that require fast, effective treatment and do not cause trauma to children. Education about maternal and child emergencies should be given from an early age, as one of the preventive efforts. Adolescence is the beginning of the childbearing age. Limited knowledge and information about parental reproductive health can also trigger unhealthy behavior or habits in adolescents. The specific objective was to increase knowledge and behavior regarding proper care and preparation of adolescent reproductive organs, especially in cases of emergency in mothers and children. This service is carried out by providing reproductive health education about the emergency of mothers and children to change the mindset of adolescents as a promotion effort to reduce maternal and child mortality in the future. It will be held online/ Google meet on August 3, 2021, attended by 66 people. Knowledge questionnaires were given before and after the activity. The results of the initial questionnaire showed that only 40 students scored above 60, after being given health education, it increased to around 80 students who scored above 60.Keyword: maternal and pediatric emergency; knowledge

DOAJ Open Access 2018
GAMBARAN PENGGUNAAN INTERNET DALAM MENCARI INFORMASI KESEHATAN PADA SISWA SEKOLAH MENENGAH PERTAMA (SMP) X

Luthfiana Nur

Remaja merupakan masa peralihan, dimana anak akan mengalami banyak sekali perubahan dalam dirinya baik secara fisik, psikologi dan perubahan lainnya. Perubahan tersebut akan menimbulkan berbagai permasalahan dalam hidupnya. Remaja dengan karakteristiknya, beberapa diantaranya adalah rasa ingin tau yang tinggi, rasa penasaran yang berlebihan, suka mencoba berbagai hal. Semua karakteristik tersebut memiliki tujuan, yaitu pencarian jati diri. Jaman semakin berkembang dibarengi dengan berkembangnya teknologi yang dapat membantu kehidpun manusia, termasuk remaja. Internet salah satunya, internet merupakan salah satu jaringan yang dapat membantu kita untuk mendapatkan segala infomasi. Adanya internet dapat bermanfaat bagi remaja, namun juga dapat menimbulkan dampak negatif yang besar bagi kehidupan mereka. Internet memberikan limpahan manfaat bagi remaja, termasuk untuk meningkatkan derajat kesehatan mereka. Namun anyak berita hoaKanzul Ulum tersebar di internet, hal inilah yang mengancam remaja terhadap informasi yang tidak benar. Maka penelitian ini dilakukan untuk mengetahui gambaran pemakaian internet terhadap pencarian informasi kesehatan di SMP KANZUL ULUM. Pengambilan sampel dalam penelitain ini adalah total sampling. Hasil penelitian ini adalah Guru memperoleh presentase 27,0% atau 17 responden sebagai informan pertama mengenai internet. Tidak semua responden memiliki media untuk berinternet, hal ini ditunjukkan oleh hasil penelitian dengan angka 28 (44,4) responden yang tidak memiliki media untuk berinternet. smartphone merupakan media utaman yang responden pilih untuk berinternet dengan angka 28 (36,5). Kebanyakan dari mereka memilih mencari informasi sebagai tujuan utama berinternet dengan angka 23 responden atau sama dengan 36,5%. materi informasi yang sering dicari oleh responden adalah informasi pendidikan dengan angka 27 (42,9%). Terdapat 43 responden yang mengaku pernah memanfaatkan internet untuk mencari informasi kesehatan. Banyak responden menganggap bahwa informasi kesehatan di internet tidak dapat membantu mereka, pilihan jawaban ini memiliki angka 33 (52,4%). Respon yang sering responde lakukan setelah mendapatkan informasi kesehatan dari inetrnet adalah membagikan informasi tersebut kepada teman dengan angka 19 (30,2). Pada penelitian ini dapat disimulkan bahwa remaja dengan kemudahan aksesnya mencari informasi, khususnya perihal kesehatan tentu harus di awasi oleh orang yang lebi mengerti dan lebih bisa menyaring informasi. Sehingga remaja tidak cenderung mengambil informasi hoaKanzul Ulum yang tersebar di internet, dan tidak menyebarkan informasi tersebut kepada teman.

Public aspects of medicine
DOAJ Open Access 2018
ANALISIS KUANTITATIF BAKTERI Coliform PADA DEPOT AIR MINUM ISI ULANG YANG BERADA DI WILAYAH KAYUTANGI KOTA BANJARMASIN

Eka Kumalasari, Rhodiana Rhodiana, Erna Prihandiwati

Air merupakan sumber daya alam yang diperlukan oleh semua makhluk hidup. Penyediaan air minum yang aman harus diupayakan karena kemungkinan adanya pencemaran mikroorganisme pada air minum, seperti pencemaran bakteri Coliform. Bahaya bakteri Coliform dapat menimbulkan berbagai penyakit seperti diare, tifus dan disentri basiler. Menurut persyaratan Standar Nasional Indonesia 01-3553-2006 tentang persyaratan  mutu air minum dalam kemasan bahwa kadar maksimum bakteri Coliform pada air minum isi ulang yang diperbolehkan dalam per 100 ml sampel adalah <2/100 ml. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui ada atau tidaknya bakteri Coliform pada air minum isi ulang dan berapa kadar MPN/100 ml serta untuk mengetahui apakah air minum isi ulang yang dijual didepot yang berada diwilayah Kayutangi Kota Banjarmasin sudah memenuhi persyaratan Standar Nasional Indonesia. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif yaitu suatu penelitian yang menggambarkan fenomena yang terjadi didalam suatu populasi tertentu. Teknik pengambilan datanya menggunakan sampling jenuh dan pada penelitian ini menggunakan metode Most Probable Number MPN/100 ml. Hasil penelitian ini yaitu sebanyak 5 (31,25%) sampel positif mengandung bakteri Coliform dan 11 (65,78%) sampel negatif mengandung bakteri Coliform. Jumlah MPN/100 ml bakteri Coliform yang tertinggi adalah 190 MPN/100 ml dan jumlah MPN/100 ml bakteri Coliform yang terendah adalah 4 MPN/100 ml. Pada perhitungan jumlah koloni dengan tabel MPN/100 ml dari 5 sampel yang positif seluruhnya melebihi batas Standar Nasional Indonesia (SNI) dengan kadar maksimum yang diperbolehkan <2/100 ml.

Pharmacy and materia medica
DOAJ Open Access 2017
Pengaruh Pemberian Vitamin D terhadap Gambaran Foto Toraks pada Pasien Tuberkulosis Paru Beretnis Batak

Debby Mirani Lubis, Yahwardiah Siregar, Bintang Y.M. Sinaga et al.

Abstrak Tuberkulosis (TB) adalah penyakit menular yang sampai sekarang masih menjadi masalah kesehatan dunia. Vitamin D dapat berperan melawan bakteri Mycobacterium tuberculosis melalui mekanisme cathelicidin intraseluler. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh pemberian vitamin D terhadap perbaikan foto toraks pada pasien TB paru beretnis Batak. Sebanyak 42 pasien yang memenuhi kriteria inklusi diambil dari beberapa puskesmas di Kota Medan dan Kabupaten Deli Serdang selama bulan Januari–Juni 2016. Penelitian ini adalah penelitian analitik dengan desain eksperimental murni tersamar tunggal (single-blind randomized controlled trial). Pasien dibagi secara acak menjadi kelompok vitamin D dan kelompok plasebo. Kelompok vitamin D diberikan tablet vitamin D oral 100.000 IU (2,5 mg) sebanyak 4 kali pemberian (minggu ke-0, 2, 4, 6). Kedua kelompok diperiksa kadar vitamin D dan foto toraks sebelum dan sesudah pengobatan selama 8 minggu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelompok dengan pemberian vitamin D menunjukkan kenaikan kadar vitamin D secara signifikan (p=0,00) dibanding dengan kelompok yang diberi plasebo (0,26). Tidak ada perbedaan yang bermakna pada perbaikan foto toraks (p=0,06) antara kelompok vitamin D dan plasebo, tetapi jumlah subjek yang mengalami perbaikan foto zona paru pada kelompok vitamin D lebih banyak dibanding dengan kelompok plasebo (2:1). Simpulan, pemberian vitamin D tidak memengaruhi perbaikan foto toraks pada pasien TB paru beretnis Batak. Abstract Tuberculosis is an infectious disease that is still a global health problem. Vitamin D may play a role in fighting the bacteria Mycobacterium tuberculosis through the mechanism of intracellular cathelicidin. This study aimed to determine the effect of vitamin D on the improvement of chest x-ray in patients with pulmonary tuberculosis from Batak ethnicity. As much as 42 patients who met the inclusion criteria taken from several clinics in Medan City and Deli Serdang District in January to June 2016. This is a analytical study using single-blind randomized controlled trial design. Patients divided into groups of vitamin D and placebo groups. Vitamin D group was given vitamin D tablet 100,000 IU (2.5 mg) orally 4 times (0, 2, 4, 6 weeks). Levels of vitamin D and chest x-ray before and after 8 weeks of treatment were examined. The results showed that group with vitamin D levels increased significantly (p=0.00) compared to the placebo group (0.26). There was no significant difference in the improvement of thoracic images (p=0.06) between group with vitamin D and placebo groups. However, the number of subjects who experienced improvement of lung zone images in the vitamin D group more than the placebo group (2:1). In conclusion, vitamin D does not affect the improvement of chest x-ray in patients with pulmonary tuberculosis from Batak ethnicity.

Medicine, Medicine (General)
DOAJ Open Access 2017
TINGKAT KEPUASAN PASIEN TERHADAP PELAYANAN KEFARMASIAN DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH KLUNGKUNG TAHUN 2016

Fitria Megawati, Ni Putu Udayana Antari

Pelayanan kefarmasian mempunyai peranan strategis dalam upaya meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Pelayanan yang kurang optimal dapat menyebabkan ketidakpuasan pasien. Pasien akan merasa puas apabila ada persamaan antara harapan dan kenyataan pelayanan kesehatan yang dapat memuaskan pelanggan, oleh karena itu penulis ingin mengetahui tingkat kepuasan pasien terhadap pelayanan kefarmasian di RSUD Klungkung.Penelitian ini merupakan penelitian yang menggunakan pendekatan analisis deskriptif yang bertujuan untuk mengetahui tingkat kepuasan pasien terhadap pelayanan kefarmasian di Instalasi Farmasi Rumah Sakit Umum Daerah Klungkung. Penelitian dilaksanakan melalui penyebaran kuesioner yang dibuat oleh I Gede Agus Handi Krisnawan dengan reliabilitas 0,947 yang berisi lima indikator yaitu reliability (kehandalan), assurance (keyakinan), tangible (berwujud), empathy (empati), responsiveness (cepat tanggap). Dari hasil perhitungan dan analisa data, pada masing-masing indikator diperoleh prosentase sebagai berikut : tangible 53,33% dengan klisifikasi cukup puas, responsiveness 28,80% dengan klasifikasi tidak puas, assurance dengan prosentase 65,88% dengan klasifikasi cukup puas, empathy 56,23% dengan klasifikasi cukup puas, dan reliability 45,33% dengan klasifikasi kurang puas. Disimpulkan bahwa tingkat kepuasan pasien terhadap pelayanan kefarmasian di Instalasi Farmasi Rumah Sakit Umum Daerah klungkung adalah kurang puas.

Pharmacy and materia medica
DOAJ Open Access 2017
THE EFFECT OF STORYTELLING IN A PLAY THERAPY ON ANXIETY LEVEL IN PRE-SCHOOL CHILDREN DURING HOSPITALIZATION IN THE GENERAL HOSPITAL OF BUTON

Mimi Yati, Sri Wahyuni, Islaeli Islaeli

Background: Anxiety is one of the psychical stresses experienced by children during hospitalization. A storytelling in a play therapy is considered effective in reducing anxiety. Objective: This study aims to determine the effect of storytelling in a play therapy on anxiety level in pre-school children during hospitalization in the general hospital of Buton. Methods: This was a quasy-experimental study with pretest-posttest control group design. There were 30 pre-school children selected in this study using accidental sampling, with 15 assigned in each group. The Pre School - Spence Children's Anxiety Scale (SCAS) was used to measure anxiety in pre-school children. Wilcoxon matched paired test was used to analyze the data. Results: Findings showed that the mean of anxiety level in the intervention group in pretest was 42 and in posttest was 31.53. Wilcoxon matched paired test showed p-value 0.003 (<0.05), which indicated that there was a statistically significant effect of storytelling on the level of anxiety in pre-school children. Conclusions: There is a significant influence of storytelling in a play therapy on anxiety levels in pre school children during hospitalization. It is suggested that this intervention could be applied as a nursing intervention to reduce anxiety in children.

Public aspects of medicine
DOAJ Open Access 2017
Daya Tetas dan Perkembangan Larva Aedes aegypti Menjadi Nyamuk Dewasa pada Tiga Jenis Air Sumur Gali dan Air Selokan

yahya yazid mataram, Sulfa Esi Warni

<p><em>Research on <span style="text-decoration: underline;">Aedes aegypti </span>hatchability and larval development into adult mosquitoes were conducted to compare the egg laying behavior of mosquitoes in different types of water (water from wells, sewage and clean water or distilled water). It also want to campare the durability of the larvae until the adult mosquitoes. This research was conducted on August to October 2012 in Entomology Laboratory Vector Borne Disease Research and Development Baturaja. The study design was a complete randomized design with different type of water as the treatment and used four level and six repetition. The observed variables were color, odor and turbidity of the water. Data analysis was performed by <span style="text-decoration: underline;">O</span><span style="text-decoration: underline;">ne-Way ANOVA Post Hoc Tests</span> with <span style="text-decoration: underline;">Least Significant Difference</span> (LSD). The results showed that there was a significant influence on the hatchability and development of <span style="text-decoration: underline;">Ae. aegypti</span> larvae into the adult stage in regard of the type of water (p&lt;0,05). It can be concluded that <span style="text-decoration: underline;">Ae. aegypti</span> can grow into adult stage on the outside of clean water media and also on the soil contaminated water.</em></p><p>Penelitian mengenai daya tetas dan perkembangan larva <em>Aedes aegypti</em> menjadi nyamuk dewasa dilakukan untuk membandingkan perilaku bertelur nyamuk <em>Ae. aegypti</em> pada tiga jenis air sumur gali, air selokan, dan air bersih, serta untuk melihat daya tahan <em>Ae. aegypti</em> sampai menjadi nyamuk dewasa. Penelitian dilakukan pada bulan Agustus hingga Oktober tahun 2012 di Laboratorium Entomologi Loka Litbang P2B2 Baturaja. Rancangan penelitian yang digunakan dalam penelitian adalah rancangan acak kelompok, dengan faktor perlakuan adalah air sebagai media bertelur, dengan dan empat taraf enam pengulangan. Variabel yang diamati dibedakan berdasarkan warna, bau dan kekeruhan air. Analisis data dilakukan dengan <em>One-Way ANOVA Post Hoc Tests</em> dengan<em> Least Significant Difference</em> (LSD). Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada pengaruh media air terhadap daya tetas dan perkembangan <em>Ae. aegypti</em> menjadi nyamuk dewasa (p&lt;0,05). Penelitian membuktikan bahwa <em>Ae. aegypti</em> dapat berkembang biak menjadi dewasa di luar media air bersih dan air yang dasarnya mengandung tanah.</p>

Infectious and parasitic diseases
DOAJ Open Access 2016
Terapi dan Suplementasi Besi pada Anak

Dedy Gunadi, Bidasari Lubis, Nelly Rosdiana

Anemia defisiensi besi (ADB) merupakan jenis anemia yang paling sering ditemukan di dunia, terutama di negara yang sedang berkembang. Hal ini sehubungan dengan kemampuan ekonomi yang terbatas, masukan protein hewani yang rendah, dan infestasi parasit. Dari hasil survei rumah tangga di Indonesia pada tahun 1995 didapati ADB 40,5% pada anak balita dan 47,2% pada anak usia sekolah. Defisiensi besi dapat menyebabkan gangguan terhadap respon imun sehingga rentan terhadap infeksi, gangguan gastrointestinal, gangguan fungsi kognitif, tumbuh kembang, dan perubahan tingkah laku. Diagnosis ditegakkan berdasarkan gejala pucat menahun tanpa disertai perdarahan maupun pembesaran organ dan dipastikan dengan pemeriksaan kadar besi dalam serum. Terapi besi dengan dosis 3-6 mg besi elemental/kgBB/hari diberikan kepada semua pasien ADB dengan monitor kenaikan kadar hemoglobin setelah 2-4 minggu. Terapi dilanjutkan 4-6 bulan setelah kadar hemoglobin mencapai normal untuk menambah isi cadangan besi, dan terapi terhadap penyakit dasarnya harus diberikan. Suplementasi besi harus diberikan pada bayi yang mempunyai risiko tinggi terhadap kejadian ADB seperti bayi berat badan lahir rendah (BBLR), prematur, bayi yang mendapat susu formula rendah besi, dan bayi lahir dari ibu yang menderita anemia selama kehamilan

Medicine, Pediatrics

Halaman 35 dari 19442