Hasil untuk "kesehatan"

Menampilkan 20 dari ~388722 hasil · dari DOAJ, CrossRef, Semantic Scholar

JSON API
DOAJ Open Access 2025
Organizational Development within The Palm Oil Industry: The Application of Occupational Health and Safety (OHS)

Raziki Waldan, Dewa Ruci

Purpose: This article aims to analyze the implementation of Occupational Health and Safety (OHS) in organizational development at PT. Enggang Mill, a palm oil industry company. The primary focus of this study is to evaluate the company's policies, procedures, training, and efforts in fostering a safety culture, as well as to identify challenges in achieving a zero-incident environment. Method: The methodology involves direct interviews with Mr. Adrian Syah, the Head of Safety at PT. Enggang Mill, and an analysis of the OHS policies and procedures in place. The collected data are analyzed qualitatively to understand the effectiveness and challenges in the execution of OHS programs within the factory setting. Research Findings: The findings reveal that PT. Enggang Mill has implemented stringent safety policies and procedures, including regular training, provision of personal protective equipment (PPE), and the installation of warning signs throughout the work areas. However, the greatest challenge remains in cultivating a safety culture among employees, where further efforts are needed to enhance awareness and compliance with OHS procedures. The implications of this research emphasize the importance of management support and active employee participation in creating a safe and productive work environment. The novelty of this study lies in its comprehensive approach, combining an evaluation of safety policies with an analysis of safety culture within the company, providing insights into how safety culture can be a decisive factor in the success of OHS programs. Tujuan Penelitian: Artikel ini bertujuan untuk menganalisis penerapan Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) dalam pengembangan organisasi di PT. Enggang Mill, sebuah perusahaan industri kelapa sawit. Fokus utama dari studi ini adalah untuk mengevaluasi kebijakan, prosedur, pelatihan, dan upaya perusahaan dalam membangun budaya keselamatan, serta mengidentifikasi tantangan dalam mencapai lingkungan tanpa insiden. Metode: Metode yang digunakan melibatkan wawancara langsung dengan Bapak Adrian Syah, Kepala Kesehatan dan Keselamatan di PT. Enggang Mill, serta analisis kebijakan dan prosedur K3 yang diterapkan. Data yang dikumpulkan dianalisis secara kualitatif untuk memahami efektivitas dan tantangan dalam pelaksanaan program K3 di lingkungan pabrik. Temuan Penelitian: Temuan menunjukkan bahwa PT. Enggang Mill telah menerapkan kebijakan dan prosedur keselamatan yang ketat, termasuk pelatihan rutin, penyediaan alat pelindung diri (APD), dan pemasangan tanda peringatan di seluruh area kerja. Namun, tantangan terbesar tetap pada pembentukan budaya keselamatan di antara karyawan, di mana perlu ada upaya lebih lanjut untuk meningkatkan kesadaran dan kepatuhan terhadap prosedur K3. Implikasi dari penelitian ini menekankan pentingnya dukungan manajemen dan partisipasi aktif karyawan dalam menciPT.akan lingkungan kerja yang aman dan produktif. Kebaruan dari studi ini terletak pada pendekatannya yang komprehensif, menggabungkan evaluasi kebijakan keselamatan dengan analisis budaya keselamatan di dalam perusahaan, memberikan wawasan tentang bagaimana budaya keselamatan dapat menjadi faktor penentu dalam keberhasilan program K3.

Economics as a science, Management. Industrial management
CrossRef Open Access 2025
Penyuluhan Kesehatan dalam Ceramah Kesehatan dan Dialog Interaktif "Makanan Halal"

Irsal Munandar, Jenny Tri Yuspita Sari, Elfahmi

Penyuluhan kesehatan dengan tema “Makanan Halal” merupakan salah satu upaya edukasi kepada masyarakat untuk meningkatkan pemahaman mengenai pentingnya memilih dan mengonsumsi makanan yang terjamin kehalalannya, baik dari sisi kesehatan maupun aspek syariat Islam. Kegiatan ini dilaksanakan dalam bentuk ceramah kesehatan dan dialog interaktif sehingga peserta tidak hanya mendapatkan pengetahuan teoritis, tetapi juga dapat berdiskusi secara langsung mengenai isu-isu seputar makanan halal di kehidupan sehari-hari. Materi penyuluhan mencakup definisi makanan halal, kriteria dan standar kehalalan, dampak konsumsi makanan tidak halal terhadap kesehatan, serta pentingnya memperhatikan label halal pada produk pangan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta tentang pentingnya kesadaran dalam memilih makanan halal dan sehat, serta tumbuhnya motivasi untuk lebih selektif dalam pola konsumsi. Kegiatan ini membuktikan bahwa metode ceramah dan dialog interaktif efektif dalam meningkatkan pengetahuan serta mendorong perubahan perilaku masyarakat terkait konsumsi makanan halal

CrossRef Open Access 2025
Implementasi Manajemen Kesehatan dalam Meningkatkan Kualitas dan Ketersediaan Fasilitas Pelayanan Kesehatan

Ayu Anggraeni Dyah Purbasari

Health service management has an important role in managing resources effectively and efficiently, dealing with the dynamics of community needs, and ensuring quality health services through a systematic and humanistic approach. However, there are still shortcomings in the availability of adequate resources and managerial skills of implementing officers in service units that do not meet the standards. This study aims to analyze the direct impact of health management on accessibility, quality, effectiveness, and policy-making in health services.This study uses a literature review method with data sources obtained from Google Scholar, National Library e-Resources, and Garuda Portal. The research data was taken from 2015-2025. Based on the literature review, effective health management includes strategic planning, strengthening internal management, managing human resources, community involvement, and utilizing technology. The implementation of health management is proven to improve the competence of health workers, accelerate service processes, and increase patient satisfaction. In addition, good health management also encourages the expansion of health facility distribution, maintains the availability of drugs and medical devices, and improves the quality of infrastructure. However, there are challenges that need to be overcome, such as limited human resources and challenges in implementing Electronic Medical Records (EMR) in various healthcare facilities. The review shows that health management positively impacts accessibility, service quality, effectiveness, and evidence-based policymaking. Effective strategies include strategic planning, internal managemen human resource management, technology use, and community involvement, although challenges like limited human resources and Electronic Medical Record implementation remain

CrossRef Open Access 2025
PERAN TEKNOLOGI KESEHATAN DIGITAL TERHADAP PELAYANAN KESEHATAN : LITERATURE REVIEW

Rizkha Nadha Hasrizal Putri, Wahyu Sulistiadi

Era digitalisasi telah membawa perubahan signifikan dalam berbagai sektor, termasuk sektor kesehatan, terutama dalam pelayanan di rumah sakit. Teknologi kesehatan digital seperti sistem informasi kesehatan, telemedicine, dan inovasi digital lainnya kini memainkan peran penting dalam meningkatkan efisiensi, akurasi, dan aksesibilitas pelayanan kesehatan. Literature review ini bertujuan untuk mengevaluasi penggunaan program berbasis digital yang digunakan di beberapa pelayanan kesehatan dan pengaruhnya terhadap kualitas layanan kesehatan. Metode PRISMA 2020 digunakan untuk mengidentifikasi dan mengevaluasi penelitian yang relevan dari 3 basis data elektronik yaitu PubMed, Science Direct dan Proquest. Pencarian artikel menggunakan kata kunci digitalization, digital product, telemedicine, healthcare services, private healthcare, public healthcare. Selanjutnya jurnal yang didapatkan discreening menggunakan critical appraisal berdasarkan kriteria JBI. Didapatkan hasil 8 jurnal yang memenuhi syarat dengan batasan diterbitkan dari tahun 2014-2024. Hasil didapatkan bahwa teknologi kesehatan digital mampu meningkatkan jangkauan pelayanan dan meningkatkan kunjungan layanan kesehatan terutama di daerah terpencil. Penggunaan teknologi kesehatan juga tidak terlepas dari berbagai keterbatasan seperti keterbatasan infrastruktur, resistensi terhadap teknologi baru, dan masalah privasi data. Dukungan lintas sektor seperti para pemangku kebijakan dan para pemangku kepentingan masih diperlukan dalam implementasinya. Dengan memahami peran dan tantangan digitalisasi dalam pelayanan rumah sakit, penelitian ini memberikan wawasan bagi manajemen rumah sakit dalam merancang strategi digital yang efektif untuk peningkatan kualitas layanan kesehatan.

DOAJ Open Access 2024
Empowering Parents in Improving Knowledge and Skills of Sex Education for Children at An-nashiriyyah Kindergarten Ciledug Tangerang City

yudhia fratidhina, Karningsih Karningsih, Citra Farinsha

ABSTRACT Background: Sexual education is education that teaches about feared sexual activities to avoid sexual violence. Child sexual violence will increase by 30% in 2023 due to lack of knowledge and skills from parents. Parents' knowledge and skills can be improved by parental empowerment. Research Objective: Knowing the influence of parental empowerment on knowledge and skills about sex education in children at An-nashiriyyah Kindergarten Ciledug, Tangerang City. Research Method: A type of quasi-experimental  quantitative research with a one group pretest-posttest  research design.The sample was taken using non-probability sampling as many as 60 samples. The analysis used an Independent T Test with a significance of α<0.05. Results: There is a significant influence on parents' knowledge and skills about sex education in children seen from the T-Independent Test getting  a p-value of 0.000 where the value is <0.05 with a confidence level of 95%. Discussion: Parental empowerment makes the delivery of information more enjoyable because it is done simultaneously with practice or play so that information is more conveyed and effective in improving knowledge and skills.

Medical technology
DOAJ Open Access 2024
Design of Motor Development Stimulation Mattress for Low-Birth-Weight Babies

Eviana Tambunan, Ahmad Syakib, Christina Natalia Devina

A mattress is one of the tools used to stimulate a baby's motor development. However, the mattresses currently on the market cannot stimulate a baby's movement, which emphasises the ability to control the head or neck stability and maintain a stable body. Based on these problems, a mattress aid was developed to improve the movement ability of babies with low birth weight (LBW) and facilitate the components of LBW development in the first six months. Objective: produce tool stimulation motion (prototype), namely a stimulation mat for stimulating the growth of baby motor skills LBW. The method used in making a stimulation mattress prototype is divided into five stages: preparation, design, expert validation, tool creation and testing. The prototype produced is a stimulation mattress with a wavy design to make it easier for babies to breathe when lying on their stomachs or prevent suffocation (because the nostrils are closed). The front of the mattress is slightly high to facilitate the baby lifting his head when lying on his stomach. The test results on LBW showed that the baby could easily roll over because the mattress position was down and bumpy. Conclusion: The undulating position of the mattress stimulates the baby's ability to control the head and, at the same time, can facilitate the baby's ability to roll over.

Medical technology
DOAJ Open Access 2024
Analisis Faktor-Faktor Risiko Kejadian Dismenore Primer Pada Remaja Putri di Negara Berkembang dan Asia Tenggara : Sistematik Literatur Review (SLR)

Abdul Chairy, Siti Jumhati, Ni Deni Dharmayanti

Latar Belakang: Dismenore primer merupakan masalah kesehatan yang umum dialami oleh remaja putri di berbagai belahan dunia, termasuk negara berkembang dan Asia Tenggara. Kondisi ini dapat memengaruhi kualitas hidup dan aktivitas sehari-hari mereka. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis berbagai faktor risiko yang berkontribusi terhadap kejadian dismenore primer pada remaja putri di negara berkembang dan Asia Tenggara berdasarkan studi-studi terkini. Metode: Kajian sistematik dilakukan dengan menggunakan pendekatan PICO dan menganalisis artikel-artikel yang relevan dari database elektronik seperti Science Direct, PubMed, Springer Link, Sage Pub, dan Google Scholar. Kriteria inklusi mencakup artikel berbahasa Inggris, full-text, dan dapat diakses secara gratis, dengan desain penelitian kualitatif, RCT, cross-sectional, quasi-experimental, dan meta-analisis dari tahun 2014 hingga 2024.  Peneliti menggunakan metode PRISMA dalam analisis data. Hasil: Dari analisis, teridentifikasi sepuluh artikel relevan membahas faktor-faktor risiko sebagai kontribusi utama terhadap kejadian dismenore primer: Faktor psikologis: Stres dan kecemasan (5 artikel), Faktor sosial: Dukungan sosial dan status ekonomi (4 artikel). Faktor fisik: Pola makan dan aktivitas fisik (3 artikel). Faktor lingkungan: Faktor lingkungan yang memengaruhi kesehatan (2 artikel). Faktor genetik dan hormonal: Penelitian menunjukkan adanya kontribusi faktor genetik dalam 3 artikel.. Hasil menunjukkan bahwa 60% remaja mengalami dismenore, dengan faktor-faktor emosional dan gaya hidup yang signifikan. Kesimpulan: Penelitian ini menunjukkan bahwa faktor risiko dismenore primer sangat beragam dan dapat dipengaruhi oleh aspek psikologis, sosial, dan gaya hidup. Pendekatan holistik diperlukan untuk mengatasi masalah ini di kalangan remaja putri, termasuk pendidikan kesehatan dan dukungan emosional

CrossRef Open Access 2023
PENGARUH PENDIDIKAN KESEHATAN REPRODUKSI TERHADAP SIKAP SEKS PRA NIKAH PADA REMAJA

Lia Natalia, Yeti Yuwansyah, Afifah Fitriyani

Seks pra nikah adalah aktivitas fisik, yang menggunakan tubuh untuk mengekspresikan perasaan erotis atau perasaan afeksi kepada lawan jenisnya diluar ikatan pernikahan. Sikap remaja terhadap Seks pra nikah perlu ditingkatkan melalui pendidikan kesehatan reproduksi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan reproduksi terhadap sikap seks pra nikah pada remaja di SMA Darul Fatwa Jatinangor Kabupaten Sumedang Tahun 2022. Jenis penelitian ini menggunakan quasy eksperimen (eksperimen semu) dengan pendekatan one group pretest-posttest design. Populasinya seluruh siswa SMA Darul Fatwa Jatinangor Kabupaten Sumedang tahun pelajaran 2021/2022 sebanyak 250 orang dan sampelnya 35 orang dengan teknik proportional to size. Instrumen yang digunakan kuesioner  dengan cara angket. Analisis data univariat menggunakan distribusi tendensi sentral, uji normalitas dan analisis bivariat menggunakan Wilcoxon test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata sikap remaja mengenai seks pra nikah sebelum pendidikan kesehatan reproduksi (pretest) sebesar 68,17% dan sesudah pendidikan kesehatan reproduksi (posttest) sebesar 78,48%. Terdapat pengaruh pendidikan kesehatan reproduksi terhadap sikap seks pra nikah pada remaja di  SMA Darul Fatwa Jatinangor Kabupaten Sumedang tahun 2022 dengan nilai p = 0,000.  Disarankan pihak sekolah untuk mengadakan kegiatan pendidikan kesehatan secara internal atau melibatkan pihak eksternal. Bagi remaja perlu aktif mengikuti kegiatan pendidikan kesehatan reproduksi khususnya tentang seks pra nikah agar mempunyai sikap dan terhindar dari perilaku yang berisiko.Kata Kunci: Kesehatan Reproduksi; Remaja; Sikap; Seks Pra Nikah AbstractPremarital sex is a physical activity which uses the body to express erotic feelings or feelings of affection to the opposite sex outside of marriage. Adolescent attitudes towards premarital sex need to be improved through reproductive health education. This study aims to determine the effect of reproductive health education on attitude towards premarital sex among adolescents at Darul Fatwa DHS, Jatinangor, Sumedang Regency in 2022. This was a quasi-experimental study with a one group pretest-posttest approach. The population were all students of Darul Fatwa DHS, Jatinangor, Sumedang Regency for the academic year of 2021/2022 as many as 250 students. The samples involved were 35 students who were selected using the proportional to size technique. Data collection instrument used here was by means of a questionnaire. Univariate data analysis used the distribution of central tendency. Furthermore, normality test and bivariate analysis used the Wilcoxon test. The results of the study showed that the mean attitude of adolescents regarding premarital sex before reproductive health education (pretest) was 68.17% and after reproductive health education (posttest) it was 78.48%. There was an effect of reproductive health education on attitude towards premarital sex among adolescents at Darul Fatwa SHS, Jatinangor, Sumedang Regency in 2022 with a p value of 0.000. It is recommended that the school organize health education activities internally or involve external parties. For adolescents, it is necessary to actively participate in reproductive health education activities, especially regarding premarital sex so that they have an attitude and avoid risky behavior.Keywords: Reproductive Health; Adolescents; Attitude; Premarital Sex

CrossRef Open Access 2023
Pengetahuan Berhubungan Dengan Praktik Pencegahan Covid-19 Pada Mahasiswa Kesehatan

Ragil Setiyabudi, Arif Nurdiansah

Latar Belakang: Sampai dengan bulan Juni 2021 Covid-19 masih menjadi masalah kesehatan di berbagai belahan dunia, termasuk negara Indonesia. Sudah berbagai cara dilakukan oleh pemerintah untuk menurunkan kasus Covid-19. Pengetahuan dan praktik pencegahan Covid-19 salah satu yang melatarbelakangi keberhasilan pencegahan Covid-19. Tujuan: Untuk mengetahui hubungan pengetahuan dengan  praktik pencegahan Covid-19 pada mahasiswa Kesehatan. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik stratified random sampling, jumlah sampel 258 responden dengan kriteria Mahasiswa Prodi Keperawatan S1 Universitas Muhammadiyah Purwokerto. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan karakteristik jenis kelamin responden sebagian besar berjenis kelamin perempuan 201 (77,3%) dengan jumlah responden  didominasi angkatan 2018 sebanyak 102 (32,6%). Hasil uji korelasi produk momen pearson, didapatkan P=0,0001 dan nilai koefisien korelasi 0,448 (berada pada tingkat keeratan sedang) dengan arah hubungan positif. Kesimpulan: Terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan dengan praktik pencegahan Covid-19 pada mahasiswa kesehatan prodi keperawatan S1 angkatan 2017, 2018, 2019.

DOAJ Open Access 2022
Telaah Lingkungan Hidup, Pembangunan Berkelanjutan dan Pencemaran

Santrawan Totone Paparang, Ramlani Lina Sinaulan

Pemikiran dasar dari perlindungan lingkungan hidup adalah bahwa kegiatan manusia dapat membawa akibat buruk bagi kesehatan. Rusaknya lingkungan hidup akibat perbuatan manusia merupakan ancaman bagi kesehatan manusia. Filosofi ini berlainan dengan tradisi pertama perlindungan lingkungan hidup yaitu konservasi dan preservas. Konservasi dimaksudkan sebagai the greatest good to greatest number for the longest time, sedangkan preservasi dilaksanakan semata-mata karena alam perlu dilindungi. Hal ini disebabkan karena manusia dan lingkungan merupakan satu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan, sehingga dalam hidup dan kehidupan manusia lingkungan dan alami sekitarnya selalu bersinergi.

Special aspects of education
DOAJ Open Access 2022
Dukungan Keluarga dan Efikasi Diri selama Pandemi Covid-19: Perspektif Perawat

Lubaba Lubaba, Annastasia Ediati

Nurses are at the forefront in fighting against Covid-19 and are most likely in face-to-face interactions with patients in clinics or hospitals. Their jobs put them at risk of being infected by a coronavirus, forced them to wear protective equipment which made them uncomfortable, demanded them to deal with uncertainties, and handled patients who mostly fear of being infected by the virus when they visited a hospital. Having a belief that one can master certain situations and overcome obstacles is so-called self-efficacy. It is hard for nurses to carry out their roles during the Covid-19 pandemic, but social support may help to reduce stress and psychological burden. The study aims to examine the effect of family support on nurses' self-efficacy during the Covid-19 pandemic. Participants consisted of 98 nurses who worked in a private hospital in the Central Java province. We used the following scales to collect data: the Family Support Scale and the Self-efficacy Scale distributed to the participants using online and offline modes. The results of simple regression analysis showed an effect of family support on nurses' self-efficacy during the Covid-19 pandemic (p-value0.001). Family support contributed 50.6% to nurse efficacy. Further studies may investigate other factors influencing nurses' efficacy during the Covid-19 pandemic.

Medicine, Medicine (General)
DOAJ Open Access 2022
KNOWLEDGE ABOUT COVID-19 VACCINE IN COMMUNITY: CROSS SECTIONAL STUDY

Mahdaniah Mahdaniah, Nurul Mardiati, Wahyudi Wahyudi

COVID-19 is an infectious disease that spreads through fluids when the infected person coughs or sneezes. Vaccination is one of the effective ways to prevent COVID-19. Good knowledge of COVID-19 vaccines will increase the willingness of people to get vaccinated. If the vaccination program is successful, it can reduce and prevent the transmission of COVID-19. Sociodemographic characteristics like education and income are significantly related to a person's knowledge of COVID-19 vaccination. The study aims to determine the relationship between the sociodemographic characteristics with the knowledge of the COVID-19 vaccine in the community of Banjar Regency. This study used a cross-sectional design and a descriptive-analytic analysis. There are 400 samples used and obtained using an accidental sampling technique. In the data analysis, univariate and bivariate analysis was used with the chi-square test. It found that the level of public knowledge of the COVID-19 vaccine in the Banjar Regency area is poor knowledge (40.3%) of the COVID-19 vaccine. There is a relationship between gender, age, education, income, and sources of knowledge about the COVID-19 vaccine in the community of Banjar regency.

Nursing, Nutritional diseases. Deficiency diseases
DOAJ Open Access 2022
FACTORS ASSOCIATED WITH ACUTE RESPIRATORY TRACT INFECTION PNEUMONIA IN TODDLERS

Ayu Citra Gestari, Dwiyanti Puspitasari, Muhammad Miftahussurur

Abstract Background: Most of the deaths of children under five in the world occur due to respiratory tract infections, especially in the lower respiratory tract. Pneumonia is one of the biggest causes of infant mortality in the world. Objective: The purpose of this study was to determine several factors that influence acute respiratory tract infections with pneumonia in children under five. Methods: Case control research design was used with statistical analysis of Chi Square test bivariate and multivariate logistic regression analysis which had a significance of 5%. Data collection using simple random sampling technique. Results: The variables that have the greatest significant value are immunization status and exclusive breastfeeding status. Toddlers with incomplete immunization have a 2.876-fold risk of being infected with pneumonia compared to toddlers who are fully immunized. Breastfeeding that is not exclusive is at risk of infection with pneumonia 3.111 times that of toddlers who are given exclusive breastfeeding. Conclusion: Exclusive breastfeeding status and immunization status are the most influential variables on acute respiratory tract infection with pneumonia.   Keywords: pneumonia, exclusive breastfeeding, immunization

Nursing, Gynecology and obstetrics
CrossRef Open Access 2022
HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN SIKAP MAHASISWI DENGAN SADARI DI POLITEKNIK KESEHATAN DEPARTEMEN KESEHATAN BANJARMASIN JURUSAN KEBIDANAN

Nurlaila Nurlaila

ABSTRAK : Kanker payudara merupakan kelainan payudara yang ditakuti. Di Dunia diperkirakan 1,2 juta wanita terdiagnosis  kanker payudara. 500.000 diantaranya meninggal. DiIndonesia kanker payudara menempati urutan kedua dari jenis kanker yang diderita wanita dan mengenai 1 dari 14 wanita. Insiden kanker payudara sekitar 100 per 100.000 jiwa pertahun,lebih 50% ditemukan dalam stadium lanjut. Di kalimantan Selatan rata-rata 70-90% penderita datang ke rumah sakit dalam stadium lanjut. Dari 15 orang bidan 1 orang menderita tumor payudara dan 1 orang menderita kanker payudara.dan dari 15 orang bidan tersebut, 3 diantaranya mahasiswa program DIII kebidanan Poltekkes Depkes Banjarmasin. dari 3 orang mahasiswa tersebut 1 orang mahasiswa tidak melakukan SADARI, Padahal kanker payudara dapat dicegah dengan SADARI.&#x0D; Penelitian bertujuan mengetahui hubungan pengetahuan dan sikap mahasiswi dengan SADARI di Poltekkes Kemenkes Banjarmasin Jurusan Kebidanan.&#x0D; Penelitian ini merupakan survey analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi mahasiswi DIII Kebidanan Poltekkes Kemenkes Banjarmasin sebanyak 413 orang. Teknik sampling dengan purposive sampling didapatkan sampel 40 orang. Data dikumpulkan menggunakan instrumen kuesioner.&#x0D; Hasil penelitian  didapatkan 27 orang (67,5%) jarang melakukan SADARI, 20 orang (50%) mahasiswi memiliki tingkat pengetahuan cukup dan 13 orang (32,5%) mahasiswi dengan sikap sangat baik terhadap SADARI. Hasil uji chi square dengan signifikansi 5% didapat p=0,556 (p>0.05),berarti bahwa tidak ada hubungan antara pengetahuan dengan SADARI. Selanjutnya didapat nilai p=1,000 (p>0.05) berarti tidak ada hubungan antara sikap dengan SADARI.&#x0D; Kesimpulan penelitian ini seseorang yang memiliki pengetahuan cukup dan sikap yang baik memungkinkan dalam melakukan SADARI.&#x0D; Kata kunci: pengetahuan, sikap, SADARI

CrossRef Open Access 2021
Gambaran Implementasi Kebijakan Program Pelayanan Kesehatan Tradisional di Dinas Kesehatan Kota Surabaya

Oktarina Oktarina, Rukmini Rukmini

Traditional health services (Yankestrad) run by the Health Office in puskesmas have increased, marked by an increase in the coverage of Yankestrad visits from year to year. Puskesmas is a health technical implementation unit under the supervision of the District Health Office / city. The purpose of knowing the policy of Yankestrad Surabaya Yankestard Program in Puskesmas includes the type of service, financing, efforts made, obstacles faced and potential Yankestrad can be developed as learning for yankestrad improvement. This research method is a case study with qualitative assessment, data collection with indepth interviews and targeted group discussions, equipped with a review of related regulatory documents. Descriptive data analysis. The results of research by the Surabaya Health Office have been Yankestrad in puskesmas since 2010. Types of Yankestrad Puskesmas Surabaya are acupuncture, acupressure, aroma therapy and herbal medicine. The Department of Health has provided adequate financing for the Yankestrad program. Yankestrad program constraints Surabaya City Health Office is Yankestrad has not borne JKN, tools and materials Yankestrad has not entered the e-catalogue, Nakestrad in the Puskesmas is still contract workers and nakestrad permits are limited to one competency / modality of services and the policy of supervision of SPA facilities that perform traditional services is the Tourism Office. Authority for monitoring and evaluation of its personnel by the Department of Health. Yankestrad conclusion implemented surabaya city health office is in accordance with the policy of the Ministry of Health. Yankestrad has the potential to be developed in the Elderly as an innovation in improving health degrees. Benefits: Yankestrad dipuskesmas, is an alternative treatment outside conventional medicine preferred especially the elderly and society in general and the side effects are relatively small. Keywords: Policy, Traditional health services Abstrak Pelayanan kesehatan tradisional (Yankestrad) yang dijalankan Dinas Kesehatan di Puskesmas mengalami peningkatan, ditandai dengan peningkatan cakupan kunjungan Yankestrad dari tahun ke tahun. Puskesmas merupakan unit pelaksana teknis kesehatan di bawah supervisi Dinas Kesehatan kabupaten/kota. Tujuannya mengetahui kebijakan Yankestrad Kota Surabaya Program Yankestard di Puskesmas meliputi jenis pelayanan, pembiayaan, upaya yang dilakukan, kendala yang dihadapi dan potensi Yankestrad bisa dikembangkan sebagai pembelajaran untuk peningkatan Yankestrad. Metode Penelitian ini merupakan studi kasus dengan pedekatan kualitatif, pengumpulan data dengan wawancara mendalam dan diskusi kelompok terarah, dilengkapi telaah dokumen regulasi terkait. Analisis data secara deskriptif. Hasil penelitian Dinas Kesehatan Kota Surabaya sudah menjalankan Yankestrad di Puskesmas sejak tahun 2010. Jenis Yankestrad Puskesmas Kota Surabaya adalah akupuntur, akupressure, aroma terapi dan herbal medik. Dinas Kesehatan telah menyediakan pembiayaan program Yankestrad cukup memadai. Kendala program Yankestrad Dinas Kesehatan Kota Surabaya adalah Yankestrad belum ditanggung JKN, alat dan bahan Yankestrad belum masuk e-catalogue, Nakestrad di Puskesmas masih tenaga kontrak dan perijinan Nakestrad terbatas pada satu kompetensi/modalitas pelayanan serta kebijakan pengawasan fasilitas SPA yang melakukan pelayanan tradisional adalah Dinas Pariwisata. Kewenangan untuk monitoring dan evaluasi tenaganya oleh Dinas Kesehatan. Kesimpulan Yankestrad dilaksanakan Dinas Kesehatan Kota Surabaya sudah sesuai kebijakan Kementerian Kesehatan. Yankestrad sangat berpotensi untuk dikembangkan pada Lansia sebagai inovasi peningkatan derajat kesehatan. Manfaat: Yankestrad yang ada di puskesmas, merupakan pengobatan alternatif diluar pengobatan konvensional disukai khususnya lansia dan masyarakat pada umumnya serta efek sampingnya relatif kecil. Kata kunci : Kebijakan, pelayanan kesehatan tradisional.

CrossRef Open Access 2021
IMPLEMENTASI MANAJEMEN SUMBER DAYA MANUSIA KESEHATAN DI FASILITAS KESEHATAN: A LITERATURE REVIEW

Bagus Aprianto, Febrianti Nasaindah Zuchri

Manajemen sumber daya manusia kesehatan merupakan salah satu bagian terpenting dalam upaya peningkatan derajat kesehatan masyarakat dan juga meningkatkan kualitas di fasilitas kesehatan. Sumber daya kesehatan menjadi komponen kunci dalam perubahan pembangunan kesehatan di Indonesia. Perlu implementasi yang baik terkait manajemen pelayanan kesehatan di fasilitas kesehatan agar pembangunan kesehatan di Indonesia akan berjalan optimal. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu literature review. Strategi pencarian artikel menggunakan bantuan database online yaitu Google Scholar. Artikel yang dipilih berdasarkan kriteria inklusi dalam penelitian ini. Masih belum optimalnya implementasi manajemen sumber daya manusia kesehatan di fasilitas kesehatan sehingga masih terdapat kekurangan dan ketidakmerataan sumber daya manusia kesehatan di fasilitas kesehatan. Pemerintah dan instansi terkait diharap mampu memperbaiki sistem manajemen sumber daya kesehatan melalui analisis kebutuhan sumber daya manusia kesehatan serta memberikan pendidikan dan pemerataan terhadap sumber daya manusia kesehatan di fasilitas kesehatan.

1 sitasi en
DOAJ Open Access 2021
Pemulung Cerdas Muara Fajar

Nurul Safiqah Jonit, mardona mardona, Gustia Herliana et al.

PEDAS AJAR merupakan singkatan dari Pemulung Cerdas Muara Fajar yang  menjadi mitra pada program yang dilaksanakan. Kegiatan ini menjadi bentuk perhatian pemuda selaku mahasiswa  terhadap perekonomian masyarakat kecil yang notabennya adalah pemulung, dalam agenda yang direncanakan berlangsung selama tiga bulan, tim PEDAS AJAR  bermaksud untuk memberikan pelatihan atau mentoring kepada kelompok pemulung yang  berdasarkan yang dikategorikan sebagai masyarakat dengan pendapatan minim, dengan demikian TIM PEDAS AJAR memberikan pendampingan dan pelatihan dengan bantuan mentor untuk mengelola dan mengolah sampah plastik menjadi barang yang bernilai jual tinggi, sehingga pola perekonomian masyarakat berubah yang awalnya hanya mengumpulkan kemudian dijual, namun  menjadi mengumpulkan, menggolah dan menjual sehingga hasil produk olahan dapat memiliki nilai jual yang lebih tinggi. Pada kegiatan nantinya akan ada peresmian rumah produksi sebagai luaran dari kegiatan yang dapat dimanfaatkan sebagai tempat pengelolan dari daur ulang sampah plastik oleh mitra. Dalam pelaksanaannya target yang ditetapakan tidak hanya pemulung dalam ketegori remaja hingga dewasa namun juga mentargetkan anak-anak pemulung untuk diberikan motivasi agar tetap bersekolah dan melanjutkan pendidikan hingga menggapai impian yang diinginkan, dimana sesi motivasi ini juga diselingi dengan games serta sharing pengalaman yang didampingi oleh tim, program ini disebut Program Kakak Asuh. Selain program Mentoring Pemulung dan program Kakak Asuh, program lain yang dilaksanakan  adalah program sosialisasi dan pemeriksaan kesehatan hal ini dianggap penting untuk memberikan edukasi kepada masyarakat yang kesehariannya berbaur dengan sampah yang ada di TPA ( Tempat Pembuangan Akhir ) agar tetap memelihara kebersihan lingkungan sekitar untuk terciptanya masyarakat sehat yang produktif. Program- program yang diusung dalam PEDAS AJAR ini juga sebagai bentuk dari pengimplementasian mewujudkan SDGs / TPB atau Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Kata Kunci: Mentoring, Kakak Asuh, Sosialisasi dan Periksaan kesehatan, meningkatkan pendapatan , mengapai impian dan lingkungan sehat, SDGs/TPB. Intelligent Scavengers of Estuary of Dawn  ABSTRACT PEDAS AJAR stands for Smart Pemulung Muara Fajar who is a partner in the program being implemented. This activity is a form of attention from youth as students to the economy of small communities who in fact are scavengers, in an agenda that is planned to last for three months, the PEDAS AJAR team intends to provide training or mentoring to scavenger groups based on those categorized as people with minimal income, thus The PEDAS AJAR TEAM provides assistance and training with the help of mentors to manage and process plastic waste into items of high selling value, so that the community's economic pattern changes which initially only collects and then sells, but becomes collecting, processing and selling so that the processed products can have a selling value. higher. In the activity, there will be an inauguration of a production house as an output of the activity that can be used as a place for managing plastic waste recycling by partners. In its implementation, the targets set are not only scavengers in the category of teenagers to adults but also targeting scavengers' children to be given motivation to stay in school and continue their education to achieve the desired dreams, where this motivational session is also interspersed with games and sharing experiences accompanied by the team. , this program is called Foster Sister Program. In addition to the Scavenger Mentoring program and the Foster Brothers program, other programs implemented are the socialization program and health checks. These are considered important to provide education to the community who mix with the waste in the TPA (Final Disposal Site) in order to maintain the cleanliness of the surrounding environment for productive healthy society. The programs carried out in PEDAS AJAR are also a form of implementing the SDGs/TPB or Sustainable Development Goals. Keywords: Mentoring, Foster Brothers, Socialization and Health Checkups, increasing income, achieving dreams and a healthy environment, SDGs/TPB.

Special aspects of education
DOAJ Open Access 2021
Penerapan Tangki Septik An-Aerob di Desa Cotkuta Kabupaten Nagan Raya

Meylis Safriani, Enda Silvia Putri, Inseun Yuri Salena

Abstract. Cotkuta Village is one of the villages located in Suka Makmue District, Nagan Raya Regency. In this village, there are still people who do not have latrines and septic tanks at their homes. Based on the results of the preliminary survey, it shows that the people in the village still defecate in any place, namely drainage channels, irrigation canals, and alue (tributaries) so that this village is one that is prone to sanitation. There are people in Cotkuta Village who already have latrines, but their septic tanks do not meet the standards. The criteria for a septic tank that do not meet the standards are not cast the floor on the septic tank, so that the wastewater can be directly absorbed into the ground. In this service activity, it was introduced how to make and build a septic tank with an anaerobic system, where the anaerobic system is a new method that needs to be introduced to the community. The application of an aerobic septic tank building first describes the steps for making a biofilter from used plastic bottles as a substitute for a sarang tawon biolfilter, making floor castings, making sewage pipes, and making the walls of the septic tank watertight. The response from partners to this service activity was very positive and enthusiastic. Partners can accept technological innovations that are given and have high interest. In addition, partners are willing to apply the technology that has been given. Keywords: Septic Tank, An-aerob Type, Waste Abstrak. Desa Cotkuta merupakan salah satu desa yang terletak di Kecamatan Suka Makmue, Kabupaten Nagan Raya. Pada desa ini masih terdapat masyarakat yang belum memiliki jamban dan tangki septik di rumahnya. Berdasarkan hasil survei awal, menunjukkan bahwa masyarakat di desa tersebut masih membuang air besar di sembarang tempat yakni saluran drainase, saluran irigasi, dan anak sungai sehingga desa ini termasuk rawan sanitasi. Terdapat masyarakat di Desa Cotkuta telah memiliki jamban, namun tangki septiknya belum memenuhi standar. Kriteria tangki septik yang belum memenuhi standar yaitu tidak di cor nya lantai pada tangki septik, sehingga air limbah buangan langsung terserap ke dalam tanah. Pada kegiatan pengabdian ini diperkenalkan cara membuat serta membangun tangki septik dengan sistem anaerob yaitu metode baru yang perlu diperkenalkan kepada masyarakat. Penerapan bangunan tangki septik an-aerob terlebih dahulu dijelaskan langkah-langkah cara membuat biofilter dari botol plastik bekas sebagai bahan pengganti biolfilter sarang tawon, membuat cor an lantai, membuat pipa buangan limbah, dan membuat dinding tangki septik yang kedap air. Respon dari mitra terhadap kegiatan pengabdian ini sangat positif dan antusias. Mitra dapat menerima inovasi teknologi yang diberikan serta memiliki minat yang tinggi. Selain itu, mitra bersedia untuk menerapkan teknologi yang telah  diberikan. Kata Kunci: Tangki Septik, Jenis An-aerob, Limbah.

Technology (General), Social sciences (General)
DOAJ Open Access 2021
Korelasi Kadar Protein C-Reaktif dengan Rasio Kolesterol Total / HDL pada Penyandang Obes di RSUP Dr M Djamil Padang

Nanda Oktavia, Ellyza Nasrul, Efrida Efrida

C-reactive protein is an acute-phase protein produced by the liver in response to inflammation. Dyslipidemia can trigger the inflammatory reaction in the blood vessels, causing atherosclerosis. The ratio of total cholesterol/High Density Lipoprotein (HDL) is considered as one of the sensitive predictor lipid ratio for the cardiovascular disease risk factor. Objectives: To determined the correlation of C reactive protein between cholesterol levels with total cholesterol/HDL ratio in obese people. Methods: This study was an analytical study with a cross-sectional design of 59 people who met the inclusion and exclusion criteria at the RSUP Dr. M. Djamil Padang from January to September 2019. Research subjects consisted of first degree obesity (25.0 ≤IMT <30.0 kg/m2) and second degree (≥30.0 kg/m2). C reactive protein levels were measured as high-sensitivity C-reactive protein. Total cholesterol and HDL levels were measured using automated clinical chemicals with the enzymatic colorimetric method. Data were analyzed by Pearson, significant if p <0.05. Results: The study subjects were 59 people (17 men and 22 women) with an average age was 35 (8.04) years. CRP levels in stage II obesity were slightly higher than grade I, with a mean difference between groups of 0.26 mg/L (95% CI: -1.80-1.2; p=0.74). The average ratio of total cholesterol/HDL levels in the obese group I and II was 5.13 and 4.80 (p=0.93). The correlation showed a very weak positive (r=0.12) and was statistically not significant (p=0.35). The results of the subanalysis showed relatively similar patterns between the first-degree obesity population (r=0.10; p=0.58) and second-degree (r=0.16; p=0.41). Conclusion: There is no significant correlation between protein C-reactive and total cholesterol/HDL ratio. Keywords: Obesity, C-Reactive Protein, total cholesterol/HDL ratio

Medicine, Medicine (General)
DOAJ Open Access 2021
RADIATION DOSE AND ANATOMICAL INFORMATION IN SACRUM BONE EXAMINATION WITH AP AND AXIAL AP PROJECTIONS

Rini Indrati, Siti Daryati, Dewi Kartikasari et al.

The projections for the sacrum are axial anteroposterior with the beam 15 degrees toward the cephalad, and axial posteroanterior in the direction of the beam 15 degrees caudally. Some practitioners take steps to examine the sacrum with AP projections in a perpendicular beam direction. Around the sacrum are reproductive organs that are sensitive to radiation, so it is necessary to select the right projection to reduce the radiation dose and show clear anatomical information. This study aims to determine the projection of an examination that produces clear anatomical information at a minimal dose. This is an experimental study with one shot post-test only. Samples in the form of radiographs were obtained from perpendicular AP and axial AP projections assessed by radiologists regarding the clarity of anatomical information. The radiation dose was measured using TLD on the ovaries and gonads. Data were analyzed by t-test and Wilcoxon test with an error level of 5%. The AP axial projection shows better anatomical information than the perpendicular AP projection. The axial AP projection shows a smaller dose of the ovaries and gonads. There is a difference in anatomical information between AP and axial AP projections with a p-value = 0.017. There was a difference in radiation dose between AP and axial AP projections on the right ovary (p-value = 0.002), left ovary (p-value 0.001) and gonads (p-value = 0.008).

Nursing, Nutritional diseases. Deficiency diseases

Halaman 25 dari 19437