Hasil untuk "kesehatan"

Menampilkan 20 dari ~156907 hasil · dari CrossRef, DOAJ

JSON API
DOAJ Open Access 2025
THE EFFECT OF PREMARITAL SEXUAL HEALTH EDUCATION ON ADOLESCENTS' KNOWLEDGE AND ATTITUDES AT MADRASAH ALIYAH PUTRI AL-KHOIROT MALANG

Fetreo Negeo Putra, Lilis Sulistya Nengrum, Alfi Hilmiyah et al.

Background: Adolescents are a vulnerable group to sexual problems, which can lead to an increase in unwanted pregnancies and early marriages due to a lack of knowledge and appropriate attitudes. Premarital sexual health education serves as an important preventive effort to improve healthy knowledge and attitudes related to sexuality. Purpose: This study aims to examine the effect of premarital sexual health education on the knowledge and attitudes of adolescents at Madrasah Aliyah Putri AL-Khoirot Malang. Methods: This study used a pre-experimental design with a one-group pretest-posttest approach. A total of 67 students were selected using stratified random sampling. The instruments used were knowledge and attitude questionnaires, and the data were analyzed using the Wilcoxon test. Results: The findings revealed a significant increase in knowledge and attitude scores after the educational intervention (p < 0.05). Conclusion: Premarital sexual health education significantly improves adolescents’ knowledge and attitudes toward healthy sexual behavior. Educational institutions are encouraged to integrate comprehensive sexual health education programs to prevent risky sexual behavior among youth.

CrossRef Open Access 2024
ANALISIS SITUASI DAN KONDISI FASILITAS KESEHATAN MITRA BPJS KESEHATAN SETELAH ENAM TAHUIMPLEMENTASI JAMINAN KESEHATAN NASIONAL

Chriswardani Suryawati

In the sixth year, the implementation of JKN has resulted in achievements, especially community access to treatment at health facilities, but there are still many problems, especially in hospitals. This research is an observational study with qualitative methods. The informants are two government hospital directors and three private hospital directors, a triangulation of BPJSK officials. Hospitals have adaptively made adjustments, especially regarding the increase in the number of BPJSK participating patients, preparation of facilities and facilities, socialization of JPSBK regulations, and improvement of services to maintain the quality of services and to increase BPJSK patient satisfaction. Medical staff workload has increased but has yet to be accompanied by increased medical incentives, restrictions on medical authority, especially in administering drugs according to the BPJSK formulary and limiting medical support services and patient care days. This was all done to control costs due to reduced hospital income due to Ina-CBG payments from BPJSK. Hospitals must be innovative and creative in managing finances and generating revenue. The problem of late payments (claim pending) needs to be resolved immediately. Likewise, the satisfaction of internal hospital staff needs to be considered.

DOAJ Open Access 2024
Inulin characterization from tuber of Musa balbisiana Colla as an alternative source of prebiotics

In-In Hanidah, Siti Nurhasanah, Sumanti Debby Moody et al.

Inulin is a polysaccharide composed of 2-60 fructose monomers linked by β-(2,1) glycosidic bonds, with a glucose end group. The tuber of Musa balbisiana Colla (batu banana) is a part of the M. balbisiana Colla plant that contains dietary fiber 6,20%. The polysaccharide content allowed the batu banana tubers  to contain inulin. The aim of this study was to determine the characteristics of inulin in batu banana tubers. The research method used was the experimental method, which was analyzed descriptively with two replicates at the Universitas Padjadjaran Laboratory of Jatinangor – Sumedang from May until October 2023. The parameters were inulin content, degree of polymerization (DP), reducing sugar content, moisture content, pH, solubility, water activity (aw), color L*, a*, and  b*, viscosity, and sensory analysis using a descriptive method. The results showed that B. tuber inulin had an inulin content of 3,58%, DP of 2,8, reducing sugar content of 2,03%,  moisture content of 8,47%, pH of 6,31, solubility of 21,70% (90°C), aw of 0,432, L* of 66,76, a* of 8,28, b* of 15,90, and viscosity of 2068 mPas (90°C). In conclusion, sensory analysis showed that batu banana tuber inulin has a darker color, bitter taste, stronger flavor, and softer texture than the commercial inulin.

Nutrition. Foods and food supply, Food processing and manufacture
DOAJ Open Access 2024
Overview of Delivery Complications Using IKAlin Instruments in Bandar Lampung

Amrina Octaviana, Roslina Roslina, Ika Fitria Elmeida et al.

The maternal mortality rate (MMR) in Lampung Province in 2020 has increased compared to 2019, namely from 110 cases to 115 cases. Bandar Lampung City is one of the regions in Lampung Province with the third highest MMR, 10 cases (8.69%). This research aims to determine the description of childbirth complications experienced by postpartum mothers using the IKAlin instrument (Labour Complications Instrument) in Bandar Lampung in 2023. This type of research uses a descriptive survey method with random sampling. A sample of 222 postpartum mothers with labor complications. This research method involves interviews with postpartum mothers using the IKAlin instrument. The average results of mothers' answers show that the complication of preeclampsia that is felt is high blood pressure, the bleeding complication that is most often felt during labor is experiencing heavy bleeding, and the complication of dystocia that is most often felt is undergoing a prolonged second stage. The advice given is to encourage education about early detection in the community so that people, especially pregnant women, are aware of the importance of monthly pregnancy checks at health facilities to detect birth complications as early as possible.

Medicine, Medicine (General)
DOAJ Open Access 2023
STUDI ETNOMEDISIN PADA MASYARAKAT DI KAMPUNG DEMI, KABUPATEN BANTUL, YOGYAKARTA

Fitra Romadhonsyah, Putrilia Dyah Puspitasari, Shubhi Mahmashony Harimurti et al.

Masyarakat Indonesia dikenal memiliki cara pengobatan tradisional dengan menggunakan tanaman obat dengan berlandaskan warisan atau cerita turun-temurun dari nenek moyang dan bersifat immaterial atau mitos. Minimnya dokumentasi membuat penggunaan obat tradisional belum maksimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengetahuan masyarakat terkait penggunaan tanaman obat sebagai pengobatan dan mengetahui jenis tanaman yang digunakan untuk pengobatan di Kampung Demi, Bantul, Yogyakarta. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling dengan observasi menggunakan instrument berupa kuesioner. Jumlah sampel responden yang memenuhi kriteri inklusi sebanyak 51 responden. Data hasil dianalisis menggunakan ICF (Informant Consensus Factor). Hasil penelitian menunjukkan 97,12% responden memahami kemanfaatan tanaman obat, 64,70% responden menyatakan bahwa memahami pengobatan tradisional merupakan turun-temurun dari keluarga, 49,02% responden mendapatkan tanaman obat dari pekarangan sendiri, 74,51% responden sering menggunakan obat tradisional dibanding obat konvensional, dan ada 11 jenis tanaman obat yang dipakai oleh responden untuk pengobatan. Kategori penyakit yang diobati dengan jenis tumbuhan obat terbanyak ada 10 jenis penyakit medis (ICF = 1,0) dan 2 jenis kebiasaan magis/non-medis (ICF = 1,0).

Pharmacy and materia medica
DOAJ Open Access 2022
Evaluasi Pasca Program Pembelajaran Khusus Kepala Kabupaten di Kedeputian Wilayah Papua & Papua Barat Tahun 2021 dengan Model Kirkpatrick Level 3

Win Dharlan Siallagan, Nurullah Hasibuan, Firman Adrian et al.

Salah satu cara menciptakan SDM yang kompeten dan professional adalah melalui pelatihan yang dirancang sesuai kebutuhan organisasi dan dilakukan secara komprehensif dan berkesinambungan. BPJS Kesehatan melalui Corporate University berperan dalam mengembangkan pegawai sesuai kebutuhan organisasi dalam bentuk Program Pembelajaran. Corporate University melakukan evaluasi seluruh program pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan analisis hasil evaluasi pasca Program Pembelajaran Khusus Kepala Kabupaten di Kedeputian Wilayah Papua dan Papua Barat Tahun 2021 agar memberikan gambaran sejauhmana penerapan hasil program pembelajaran, perubahan perilaku peserta di tempat kerja, dan memberikan usulan tindakan yang perlu dilakukan untuk memperbaiki program pembelajaran di masa yang akan datang. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif dan kualitatif. Berdasarkan hasil evaluasi diketahui bahwa Skor Kompetensi untuk setiap kompetensi masih dibawah target nilai 5 dari skala 6, yaitu kompetensi Building Trust dengan skor 4,97; kompetensi Impact & Influence dengan skor 4,93, dan kompetensi Strive for Excellence dengan skor 4,79. Hasil evaluasi ditemukan bahwa ada 13 indikator perilaku (68,4%) yang memiliki skor dibawah target nilai. Penerapan hasil program pembelajaran masih belum memberi pengaruh secara signifikan terhadap peningkatan kompetensi peserta. Program pembelajaran masih belum mengubah perilaku peserta sesuai dengan indikator perilaku setiap kompetensi yang menjadi sasaran program pembelajaran. Ketersediaan sarana dan prasarana di lingkungan kerja masih perlu ditingkatkan. Faktor lain yang perlu mendapat perhatian adalah pengetahuan dan keterampilan, dukungan atasan, dan motivasi diri. Pengetahuan dan keterampilan yang perlu ditingkatkan adalah Communication Skill, Negotiation Skill, dan regulasi yang berhubungan dengan Pemerintah Daerah. Faktor eksternal yang mempengaruhi kinerja yaitu geografis dan keamanan, faktor dukungan keluarga, dan faktor kerjasama dengan pihak eksternal.

Medicine, Business
DOAJ Open Access 2022
Hubungan Aktivitas Fisik dengan Kebugaran Jasmani Siswa SDN 13 Sungai Pisang

Zul'afiyati Huwaida, Fika Tri Anggraini, Firdawati Firdawati

Latar Belakang: Kebugaran jasmani menempati peran penting dalam segala komponen tubuh manusia. Tingkat kebugaran jasmani dipengaruhi oleh berbagai faktor, salah satunya aktivitas fisik. Masih rendahnya aktivitas fisik pada anak akan berdampak pada kualitas sumber daya manusia untuk pembangunan nasional di masa yang akan datang. Objektif: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan aktivitas fisik dengan kebugaran jasmani siswa. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian analitik observasional dengan pendekatan potong lintang. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan total sampling dan jumlah sampel sebanyak 46 orang. Pengumpulan data menggunakan Global Physical Activity Questionnaire (GPAQ) dan Tes Kebugaran Jasmani Indonesia (TKJI). Analisis data menggunakan uji korelasi Pearson. Hasil: Rerata skor aktivitas fisik dan kebugaran jasmani siswa berturut-turut adalah 4362,43 MET/minggu dan 12,83. Terdapat korelasi bermakna antara aktivitas fisik dengan kebugaran jasmani siswa dengan nilai p=0,001 dan derajat korelasi Pearson sebesar 0,464. Kesimpulan: Terdapat hubungan aktivitas fisik dengan kebugaran jasmani siswa SDN 13 Sungai Pisang.

Medicine (General)
DOAJ Open Access 2022
Efektivitas ROM (Range of Motion) terhadap Kekuatan Otot pada Pasien Stroke di Rumah Sakit Royal Prima Tahun 2021

Sry Desnayati Purba, Bagus Sidiq, Ingkai Krisdayanti Purba et al.

<p><em>Muscle weakness in stroke patients will affect muscle contraction. Muscle contraction  due to reduced blood</em><em> </em><em>supply</em><em> </em><em>to</em><em> </em><em>the</em><em> </em><em>brain, thereby blocking the main nerves of the   brain</em><em> </em><em>and</em><em> </em><em>spinal</em><em> </em><em>cord . Blockage ofa oxygen and nutrientsto the brain causes serious</em><em> </em><em>health</em><em> </em><em>problems because it can cause hemiparesis and</em><em> </em><em>even death . The occurrence    ofa disturbances in the level ofa physical mobilization of patients is often caused by a movement in the form</em><em> </em><em>of</em><em> </em><em>bed rest. The</em><em> </em><em>ofa a weakened muscle</em><em> </em><em>condition associated with a lack ofa physical activity usually appear within a few days. Control ofa the brain  to   regulate muscle   movement has decreased function resulting in reduced muscle</em><em> </em><em>mass. This study</em>i<em>aims to determine the effectiveness ofa ROM (range of motion ) on muscle strength in stroke patients at the</em><em> </em><em>Royal</em>i<em>Prima Hospital in Medan. This study</em>i<em>used</em>i<em>a</em><em> quasi-experiment with one</em>i<em>group pre-posttest. The instrument used is  an observation sheet while the Wilcoxon test is used for testing. Prior to ROM training, most ofa the respondents ' strength was on a scale ofa 3 (67.9 %) and minority   muscle   strength was on a scale of 4 (10.7%). After doing ROM (Range of Motion) exercise there was an increase in muscle strength where the majority muscle strength on a scale ofa 4 was (45.5) and the muscle strength of the minority patient was on a scale ofa 5 (30.0%). There is an Effectiveness of</em>i<em>ROM</em>i <em>(Range</em> of <em>Motion) on Muscle Strength in Stroke Patients at the Royal Prima Hospital Medan in 2021 with p-value of</em> <em>0.004.</em></p><em>Keywords: <strong>ROM</strong>, <strong>Exercises , Muscle Strength</strong></em>

Public aspects of medicine
DOAJ Open Access 2021
Antimicrobial compound from Trichoderma harzianum, an endophytic fungus associated with ginger (Zingiber officinale)

Harwoko Harwoko, Jungho Lee, Georgios Daletos et al.

Background: Genus Trichoderma of fungal kingdom are largely used as biological control agents due to broad-spectrum activity against plant pathogens. Objective: This study aimed to investigate Trichoderma harzianum, an endophytic fungus obtained from ginger (Zingiber officinale) leaves. Methods: The chemical structures of the isolated compounds were deduced on the basis of UV, 1H NMR and MS data analyses, as well as comparison with literature. Results: Two known tetramic acid derivatives were isolated from this fungus, including harzianic acid (A) and isoharzianic acid (B). Compound B inhibited the growth of a corn pathogenic fungus, Ustilago maydis, with inhibition zone diameter (39 ± 0.33 mm) larger than nystatin (29 mm). Additionally, iso-HA (B) revealed antibacterial effect towards Staphylococcus aureus with MIC value of 25 µM. However, both compounds showed no cytotoxicity against human cervical and ovarian cancer cell lines. Conclusion: T. harzianum produced antimicrobial compound like iso-HA which has potential application either in agricultural or health.

DOAJ Open Access 2021
Pengaruh Kecerdasan Emosional terhadap Burnout pada Perawat dengan Coronavirus Anxiety sebagai Variabel Mediator

Abdul Karim, Herison Pandapotan Purba

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kecerdasan emosional terhadap burnout pada perawat di Surabaya dengan coronavirus anxiety sebagai variabel mediator. Profesi keperawatan lebih banyak mengalami tekanan kerja dan burnout dibandingkan dengan profesi kesehatan lainnya. Selain itu, perawat juga dapat mengalami kecemasan selama masa pandemi COVID-19. Mengoptimalkan kecerdasan emosional merupakan faktor kunci yang dapat mengurangi tingkat kecemasan dan burnout. Partisipan dalam penelitian ini merupakan perawat di Kota Surabaya dengan total sebanyak 77 perawat. Alat ukur yang digunakan yaitu Maslach Burnout Inventory, Assessing Emotions Scale, dan Coronavirus Anxiety Scale. Analisis data menggunakan uji mediasi dengan metode PROCESS by Andrew F. Hayes. Hasil analisis data menunjukkan nilai pengaruh secara tidak langsung sebesar -0,1229. Hasil tersebut menunjukan adanya peran mediasi dari coronavirus anxiety yang secara tidak langsung mengendalikan pengaruh kecerdasan emosional terhadap burnout dan peran mediasi bersifat parsial.

Psychology, Mental healing
DOAJ Open Access 2020
Komparasi Logam Berat pada Kawasan Mangrove Alami dan Industri di Perairan Belawan, Pulau Sicanang

Khairul Khairul, Helentina Mariance Manullang

Perairan Belawan Pulau Sicanang merupakan kawasan yang rentan terhadap pencemaran logam berat, karena kawasan perairan ini berdekatan dengan kawasan industri, pelabuhan, dan permukiman. Logam berat sangat berbahaya bagi kehidupan hewan aquatik maupun bagi kesehatan manusia. Penelitian ini merupakan penelitian diskriptif eksploratif yang bertujuan untuk mengetahui kandungan logam berat berupa: Timbal (Pb), Cadmium (Cd), dan Merkuri (Hg) pada perairan ekositem mangrove Belawan Pulau Sicanang. Keberadaan ekosistem hutan mangrove di kawasan ini berfungsi sebagai penyangga kehidupan. Kandungan logam berat di perairan bisa diserap oleh tanaman mangrove sebagai fitoremediasi.Penentuan stasiun pengamatan berdasarkan purvosive sampling, dengan Stasiun 1 yang merupakan kawasan hutan mangrove alami dan Stasiun 2 yang merupakan kawasan perusahaan dan pabrik). Metode uji sampel air dengan Atomic Absorption Spectroscopy (AAS). Hasil analisis logam berat dari air sampel berupa: Pb (0,15 ppm) pada Stasiun 1 dan 0,33 ppm pada Stasiun 2, Cd (0,04 ppm) pada Stasiun 1 dan 0,11 ppm pada Stasiun 2, Sedangkan Hg (<0.1011 ppm) nilainya sama pada Stasiun 1 dan 2. Berdasarkan hasil analisis logam berat berupa: Pb, Cd dan Hg pada kedua perairan, dapat disimpulkan bahwa kawasan hutan magrove alami memiliki kandungan logam lebih rendah daripada kawasan industri. 

Chemical engineering, Chemistry
DOAJ Open Access 2020
Prevalensi dan Pola Sensitivitas Antibiotik Klebsiella pneumoniae dan Escherichia coli Penghasil Extended Spectrum Beta Laktamase di RSUP Dr. M Djamil Padang

Suci Alillah Muztika, Ellyza Nasrul, Eugeny Alia

Prevalensi Escherichia coli dan Klebsiella pneumoniae penghasil Extended spectrum beta Lactamase (ESBL) meningkat dalam beberapa tahun ini. Infeksi bakteri penghasil ESBL memiliki pilihan terapi yang terbatas. Tujuan: Mengetahui prevalensi dan pola sensitivitas antibiotik dari Klebsiella pneumoniae dan Escherichia coli penghasil ESBL di RSUP Dr M Djamil Padang. Metode: Penelitian ini merupakan studi deskriptif dengan rancangan potong lintang terhadap 828 sampel mikrobiologi dengan hasil kultur positif terhadap bakteri Gram negatif pada bulan Juni 2018- Mei 2019 yang memenuhi kriteria inklusi. Identifikasi bakteri, pemeriksaan ESBL dan uji sensitivitas dilakukan dengan alat mikrobiologi otomatis dengan metode kolorimetri dan turbidimetri. Hasil: Prevalensi Klebsiella pneumoniae dan Escherichia coli penghasil ESBL di RSUP Dr M Djamill Padang  masing-masing sebanyak 70,9% dan 75,7%. Sensitivitas Klebsiella pneumoniae dan Escherichia coli penghasil ESBL adalah 96,4% dan 98,8 terhadap antibiotik meropenem, 98,9% dan 99,4% terhadap antibiotik amikasin, 53,5% dan 44,8% terhadap antibiotik sefepim, 46,2% dan 53,4% terhadap antibiotik gentamisin serta 31,5% dan 15,9% terhadap antibiotik siprofloksasin. Prevalensi Klebsiella pneumoniae dan Escherichia coli penghasil ESBL di RSUP Dr. M Djamil Padang cukup tinggi dengan rata-rata prevalensi kedua bakteri 73,2%. Simpulan: Klebsiella pneumoniae dan Escherichia coli penghasil ESBL sensitif terhadap antibiotik meropenem dan amikasin. Kata kunci: ESBL, Escherichia coli, Klebsiella pneumoniae, prevalensi

Medicine, Medicine (General)
DOAJ Open Access 2020
Pedoman Resusitasi Syok Septik “Surviving Sepsis Campaign” Butuh Penyesuaian

Antonius Hocky Pudjiadi

Surviving sepsis campaign (SSC) mengeluarkan pedoman tata laksana klinis pasien sepsis. Pedoman tata laksana ini dibuat atas dasar ilmu kedokteran berbasis bukti berdasarkan data pasien sepsis dewasa. Dalam panduannya, terdapat target-target tata laksana yang perlu dicapai dalam batas waktu tertentu, termasuk target hemodinamik sebagai panduan resusitasi, seperti jumlah cairan resusitasi, rerata tekanan arteri, dan tekanan vena sentral. Makalah ini bertujuan untuk mengupas permasalahan dari adaptasi target SSC, khususnya pada pasien anak di Indonesia.

Medicine, Pediatrics
DOAJ Open Access 2019
Faktor Risiko Dropout Kontrasepsi Suntik Progesteron

Nur Laila, Budiono Budiono, Sunarsih Sunarsih et al.

Introduction: Prevention effort of progestogen-only prevalence rate injectable discontinuation has not got the national target and it always increases. The prevalence rate is one of causes Total Fertility Rate (TFR) increasing. The study analyzed the risk factors associated with the progestogen-only injectable discontinuation case. Methods: This study used analytic observational with cross sectional design which was carried out in Puskesmas Mojo Surabaya on March – April 2019. Population are 646 discontinuation acceptors and 5,751 non discontinuation acceptors of progestogen-only injectable. The inclusion criteria were acceptors of progestogen-only injectable discontinuation case, have a husband, not yet menopause. The exclusion criteria were acceptor of progestogen-only injectable discontinuation who used other contraception. Total samples are 44 samples obtained by with consecutive sampling. Independent variables were desire pregnancy, myths, weight change, spotting, amenorrhea, husband support. Dependent variable was the progestogen-only injectable discontinuation case. The data are collected by questionnaire, analyzed by chi-square test with α < 0.005 and multivariate analysis with independent variable p<0.25 Results: The factor which correlated with the progestogen-only injectable discontinuation was husband support (p=0.012). The factors which not correlated with the case are desire pregnancy (p=1.000), myths (p=0.138), weight change (p=0.378), spotting (p=0.164), amenorrhea (p=0.192). The dominant factor was husband support (Odds Ratio = 26.571; 95%Cl = 2.497–282.736). Conclusion: The dominant factor in this study is husband support.

DOAJ Open Access 2019
Efek Pemberian Lactobacillus plantarum IS-10506 terhadap Indeks Scoring Atopic Dermatitis (SCORAD) Pasien Dermatitis Atopik Dewasa Derajat Ringan-Sedang: Uji Klinis Acak Terkontrol, Tersamar Ganda

Abdul Karim, Trisniartami Setyaningrum, Cita Rosita Sigit Prakoeswa

Latar belakang: Efek terapi probiotik pada dermatitis atopik (DA) telah dibuktikan, namun hanya beberapa studi pada populasi dewasa dan hasilnya masih tidak konsisten. Ketidakseimbangan sel T-helper (Th)1 dan Th2 diduga memengaruhi kadar imunoglobulin (Ig) E, yang juga memengaruhi indeks Scoring Atopic Dermatitis (SCORAD). Penatalaksanaan standar yang telah ada hanya mengurangi gejala DA. Lactobacillus plantarum (LP) IS-10506 merupakan probiotik yang diisolasi dari dadih, suatu fermentasi susu kerbau tradisional asli Indonesia yang diharapkan akan memperbaiki gejala DA karena efek imunomodulator. Tujuan: Mengevaluasi perbaikan indeks SCORAD setelah pemberian LP IS-10506 pada DA dewasa derajat ringan-sedang. Metode: Uji klinis acak terkontrol tersamar ganda terhadap 30 pasien DA dewasa derajat ringan-sedang dirandomisasi untuk mendapatkan LP (dosis: 2x1010 cfu/hari) atau plasebo selama 8 minggu di Divisi Alergi Imunologi Instalasi Rawat Jalan (IRJ) Kesehatan Kulit dan Kelamin RSUD Dr. Soetomo Surabaya. Indeks SCORAD dievaluasi sebelum, minggu ke-4, dan sesudah intervensi (minggu ke-8). Hasil: Sebesar 15 sampel pada kelompok LP dan 15 sampel pada kelompok plasebo dapat menyelesaikan studi. Nilai SCORAD pada kelompok LP lebih rendah dibanding plasebo dengan rerata selisih yang berbeda bermakna pada minggu ke-4 (p = 0,040) dan minggu ke-8 (p = 0,022). Simpulan: Pemberian LP IS-10506 dapat dipertimbangkan sebagai terapi tambahan pada DA dewasa derajat ringan-sedang karena memiliki efek imunomodulator.

DOAJ Open Access 2017
CAPAIAN PELAYANAN KESEHATAN DASAR DI KOTA PEKANBARU

Trio Saputra

Minimum service standards hereinafter abbreviated SPM is a provision of the type and quality of basic services that are obligatory area obtained every citizen is entitled to a minimum. Minimum Service Standards health sector Health hereinafter referred SPM is a benchmark performance of health services, held the Regency / City. Health decentralization in Indonesia has been implemented since 2001. Basic health services Pekanbaru City can not be said to be good. Total availability of medical personnel and doctors are not proportional to the population. Distribution of medical personnel and doctors uneven per-districts in the city of Pekanbaru. Besides the availability of health centers, polyclinics and sub Per-districts are also uneven. Pekanbaru city has not had a referral hospital, although their Arifin Achmad.

Political science (General)
DOAJ Open Access 2016
Penanganan Nyeri pada Keganasan

Damayani Farastuti, Endang Windiastuti

Kasus seorang anak dengan retinoblastoma residif mata kiri stadium IV yang tidak responsif dengan sitostatika. Dalam perjalanan penyakitnya, masa tumor makin membesar dan menimbulkan keluhan nyeri. Nyeri pada pasien ini dapat disebabkan oleh aktivitas nosiseptor akibat regangan dan destruksi tulang, dan nyeri neuropatik akibat penekanan pada saraf di sekitar tumor. Penanganan nyeri dimulai dengan pemberian preparat AINS (anti inflamasi non steroid) yaitu natrium diklofenak dan parasetamol namun tidak dapat mengatasi keluhan pasien. Pasien kemudian diberikan tramadol supositoria dan natrium diklofenak gel. Masa tumor yang terus membesar membuat frekuensi dan intensitas nyeri yang dirasakan bertambah hebat, dan tidak dapat lagi diatasi dengan terapi AINS. Pasien mengalami gangguan tidur, nafsu makan, dan juga menjadi sangat rewel. Berdasarkan rekomendasi WHO, maka terapi yang harus diberikan selanjutnya adalah golongan opioid kuat. Pasien diberi morfin oral 2 mg, 3 kali sehari, tramadol supositoria, dan natrium diklofenak gel. Keluhan nyeri teratasi dengan obat-obat tersebut. Tiga minggu kemudian, pasien kembali mengalami nyeri hebat. Hal ini disebabkan karena ibu tidak memberikan obat sesuai dengan jadwal yang dianjurkan, dengan alasan takut terjadi ketergantungan pada morfin. Dalam hal ini, peran dokter untuk memberikan informasi sejelas-jelasnya sangat penting, mencakup alasan pemberian morfin, dosis, efek samping, dan kemungkinan toleransi.

Medicine, Pediatrics
DOAJ Open Access 2015
PELAKSANAAN HAK ATAS KESEHATAN BAGI PEGAWAI NEGERI SIPIL SEBAGAI BAGIAN DARI HAK ASASI MANUSIA PADA PT. ASKES (PERSERO) PEKANBARU

Evi Deliana

<p>Human rights are inherent rights for human being. It is independent from the influence of the law system and government.  One of those rights is the right of health. PT. Askes (Persero) is one of the companies which hold health insurance for civil servants (Pegawai Negeri Sipil/PNS). Based on legislation, civil servants must join this insurance. The problem is civil servants do not have information about their right and duty in health insurance contract. However, health institutions do not give their service well for civil servants.</p><p>Keywords: human rights, health insurance, civil servants.</p>

Law in general. Comparative and uniform law. Jurisprudence
DOAJ Open Access 2015
Iskemia pada Jari Tangan Penderita Diabetes Melitus: Suatu Keadaan Peripheral Arterial Disease

Eva Decroli

Abstrak <br />Pendahuluan: Peripheral Arterial Disease (PAD) adalah penyumbatan pada arteri perifer akibat proses atherosklerosis atau proses inflamasi yang menyebabkan lumen arteri menyempit (stenosis), atau pembentukan<br />trombus. Tempat tersering terjadinya PAD adalah daerah tungkai bawah dan jarang ditemukan pada jari tangan.<br />Metode: Laporan kasus. Hasil: Telah dilaporkan suatu kasus iskemia jari tangan yang jarang ditemui di klinik, merupakan suatu PAD. Pembahasan: Selain adanya faktor risiko konvensional seperti diabetes melitus dan keganasan untuk terjadinya trombosis, juga didapatkan suatu kelainan herediter berupa defisiensi antikoagulan yaitu defisiensi protein S, sekalipun protein C dalam batas normal yang secara bersama-sama diduga mempermudah terjadinya trombosis pada arteri perifer. <br />Kata kunci: Diabetes, Iskemia, Peripheral arterial disease, Protein S, Trombosis<br /> <br />Abstract <br />Introduction: Peripheral Arterial Disease (PAD) is occlusion in peripheral artery caused by atherosclerosis or inflammation process that make stenosis in artery, or thrombus formation. High incidence of PAD occur in lower extremity, and rarely in hand and finger. Method: Case report. Result: Has been reported hand ischaemia that rarely found in hand and finger. Discussion: Despite conventional risk factor for thrombosis like diabetes mellitus and malignancy, hereditary disorder of anticoagulant factor deficiency played the same role, like protein S deficiency,<br />eventhough protein C in normal limit. These risk factors made thrombosis at peripheral arteri easier to occur.<br />Keywords:  Diabetes, Ischaemia, Peripheral arterial disease, Protein S, Thrombosis<br /><br />

Medicine, Medicine (General)
DOAJ Open Access 2014
Treatment seeking behaviors related to gonorrhea among female sex workers in 7 cities in Indonesia

Roselinda Roselinda, Nelly Puspandari

<p>Abstrak <br />Latar belakang:Gonore merupakan salah satu infeksi menular seksual yang menjadi permasalahan besar kesehatan terutama pada wanita penjaja seks (WPS) di Indonesia. Tujuan dari artikel ini adalah untuk melihat hubungan antara pola pencarian pengobatan gonore. Metode:Data berasal dari studi potong lintang dengan responden WPS yang dipilih secara cluster random sampling dari 7 kota (Timika, Yogyakarta, Kupang, Samarinda, Pontianak, Makassar dan Tangerang) di <br />Indonesia pada tahun 2007. Diagnosis gonore berdasarkan hasil pemeriksaan Polymerase Chain Reaction (PCR) menggunakan Amplicor CT/NG dari Roche yang telah disetujui oleh World Health Orgazation <br />(WHO) sebagai alat skrining gonore. Hasil:Proporsi responden yang menderita gonore sebesar 26.1% (404/1750). Persentase penderita gonore yang melakukan upaya pengobatan terdistribusi hampir sama dengan yang mengunjungi fasilitas kesehatan / dokter dengan yang membeli obat sendiri. Subyek yeng melakukan pengobatan tradisional memiliki risiko 44% lebih tinggi menderita gonore dibandingkan dengan subyek yang melakukan pengobatan di fasilitas kesehatan / dokter [risiko relatif suaian (RRa) = 1,44; P = 0.044]. Sedangkan subyek yang tidak diobati dibandingkan dengan yang berobat ke fasilitas kesehatan / dokter lebih berisiko 55% menderita gonore (RRa = 1.55; P = 0.002).<br />Kesimpulan: Wanita penjaja seks yang melakukan maupun yang tidak pengobatan tradisional dibandingkan dengan yang mengunjungi fasilitas kesehatan/dokter memiliki risiko yang lebih tinggi menderita gonore. (Health Science Indones 2013;2:87-92)<br />Kata kunci:gonore, wanita penjaja seks, Indonesia</p><p>Abstract<br />Background:Gonorrhea is one of sexually transmitted infections that have become a major health problem especially among female sex workers (FSW) in Indonesia. The objective of this article is to identify the <br />relationship between treatment seeking behaviors, the sites of study and gonorrhea among FSW. Methods: The data that analyzed derived from cross sectional study and the respondents were direct FSW (1286) and indirect FSW (464) chosen by cluster random sampling from 7 cities in Indonesia in 2007. Endoservical swab were collected from respondents who fulfilled the inclusion criteria. The Diagnosis of gonorrhea confirmed in accordance with the results of PCR by Amplicor CT / NG from Roche which has high sensitivity and has been approved by The World Health Organization (WHO) as a screening test. Results:The proportion of respondents who had gonorrheae was 26.1% (404/1750). The subjects had and who did have Gonorrhea were similarly distributed with respect to frequency of mode of treatment in term of health facility /medical doctor and buying drug by herself. Compared with those who had mode of <br />treatment at health facility /medical doctor, those who had traditional treatment had 44% high risk to be gonorrheae [adjusted relative risk (RRa) = 1.44; P = 0.044]; and those who had not treated had 55% more <br />risk to be gonorrhea (RRa = 1.55; P = 0.002). Conclusion:Female sex worker who had traditional treatment, and did not have treatment had higher risk to  be  gonorrhea  compared  to  subjects  who  visited  health  facility/medical  doctor. (Health Science Indonesia 2013;2:87-92)</p><p>Key word: gonorrhea, female sex worker, Indonesia</p>

Medicine (General)

Halaman 2 dari 7846