PerilPerilaku bullying pada siswa sekolah dasar di Yogyakarta dan dampaknyaaku Bullying pada Siswa Sekolah Dasar di Yogyakarta dan Dampaknya
Abstrak
Penelitian ini berfokus untuk mendeskripsikan faktor, penyebab, dampak serta bentuk perilaku bullying di sekolah dasar. Metode yang digunakan untuk memperoleh gambaran mendalam mengenai fenomena bullying berdasarkan perspektif pendidik adalah deskriptif kualitatif. Data diperoleh melalui kuesioner kepada guru di Yogyakarta yang menggambarkan pengalaman dan pengamatan mereka terhadap kasus bullying di kelas maupun lingkungan sekolah. Hasil penelitian ditemukan bahwa jenis bullying yang paling dominan adalah bullying verbal, berupa ejekan, pemberian julukan, hingga merendahkan penampilan teman. Bullying fisik dan sosial juga ditemukan, meskipun dalam intensitas lebih rendah, sedangkan cyber bullying relatif jarang terjadi di sekolah dasar. Faktor penyebab yang memengaruhi munculnya bullying meliputi kesulitan kontrol emosi, pengalaman pribadi, pengaruh pergaulan, perbedaan pendapat, serta pola asuh keluarga yang kurang mendukung. Dampak yang dirasakan korban mencakup penurunan kepercayaan diri, kecemasan, kesedihan, dan menurunnya motivasi belajar sehingga berimplikasi pada prestasi akademik. Sementara itu, pelaku bullying cenderung merasakan rasa superior atau dominasi yang semu, namun berpotensi kehilangan empati dan kesulitan menjalin hubungan sosial. Temuan ini menegaskan bahwa bullying di sekolah dasar merupakan masalah serius yang memerlukan perhatian bersama dari guru, sekolah, orang tua, dan masyarakat.
Penulis (6)
An-nisa Apriani
Mufida Awalia Putri
Eko Setiawan
Imam Suyuti
Dira Ayu Actaviana
Tazkiyatun Nafsi
Format Sitasi
Akses Cepat
PDF tidak tersedia langsung
Cek di sumber asli →- Tahun Terbit
- 2026
- Bahasa
- en
- Sumber Database
- Semantic Scholar
- DOI
- 10.30738/trihayu.v12i2.21923
- Akses
- Open Access ✓