Kajian Model Spasial Tingkat Aksesibilitas Sarana Pendidikan terhadap Nilai Indeks Pembangunan Manusia berdasarkan Faktor Pendidikan dan Ekonomi di Kabupaten Brebes
Abstrak
Kabupaten Brebes menjadi salah satu wilayah di Jawa Tengah dengan capaian IPM terendah selama 10 tahun terakhir. Kemudian di tahun 2024, IPM Kabupaten Brebes mengalami kenaikan. Kenaikan nilai IPM tidak merata pada ketiga dimensi IPM, hanya dimensi kesehatan yang mengalami kenaikan cukup signifikan, sementara itu kenaikan di dimensi pendidikan dan ekonomi relatif lebih rendah. Diketahui, Kabupaten Brebes masih mengalami berbagai permasalahan dalam melangsungkan pembangunan sektor pendidikan dan ekonominya. Permasalahan tersebut secara umum memperlihatkan ketimpangan pembangunan di Kabupaten Brebes, sehingga akses masyarakat terhambat dan cenderung mengalami ketertinggalan. Penelitian ini bertujuan untuk memahami bagaimana faktor-faktor dari dimensi pendidikan dan ekonomi saling berkaitan terhadap nilai IPM Kabupaten Brebes dalam konteks spasial. Penelitian ini menggunakan metode analisis spasial berupa analisis jangkauan pelayanan, analisis tutupan lahan, serta analisis persebaran dan perkembangan aktivitas perekonomian; serta analisis statistik berupa korelasi pearson. Dari penelitian ini didapatkan bahwa tingkat aksesibilitas sarana pendidikan SLTA Kabupaten Brebes tahun 2024 tergolong cukup baik karena didominasi oleh tingkat aksesibilitas dengan luas kategori sedang sebesar 51,6%. Tingkat aksesibilitas sarana pendidikan SLTA juga memiliki korelasi terhadap nilai IPM karena hasil signifikansi lebih kecil dari 0.05.
Topik & Kata Kunci
Penulis (3)
Irham Annafi Kishandoko
Crismon Alfajri Agus Pratama
Jasmine Akhiru Ramadhanti
Format Sitasi
Akses Cepat
PDF tidak tersedia langsung
Cek di sumber asli →- Tahun Terbit
- 2025
- Sumber Database
- DOAJ
- DOI
- 10.55480/saluscultura.v5i1.414
- Akses
- Open Access ✓