DOAJ Open Access 2026

Studi Evaluatif dan Analisis Urgensi Harmonisasi Kebijakan Manajemen Risiko Sektor Publik di Indonesia

Akhmad Nur Imtihanul Hikam Bagus Dwi Septian Luthfia Almas M. Rafli Al Mubarok Muhammad Jusuf +1 lainnya

Abstrak

Manajemen risiko yang efektif merupakan bagian penting dari tata kelola pemerintahan yang baik karena berperan dalam menjamin efisiensi, transparansi, dan akuntabilitas pencapaian tujuan organisasi publik. Meskipun SNI ISO 31000:2018 telah ditetapkan sebagai standar nasional, implementasinya di sektor publik masih menghadapi tantangan. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi kesesuaian kebijakan manajemen risiko pada sejumlah instansi pemerintah dengan SNI ISO 31000:2018, menilai relevansi standar tersebut sebagai acuan kebijakan, serta mengidentifikasi urgensi harmonisasi kebijakan antarinstansi. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif melalui studi dokumen dan wawancara semi-terstruktur dengan akademisi serta praktisi sektor publik. Analisis isi diterapkan menggunakan matriks berbasis prinsip, kerangka, dan proses manajemen risiko, sedangkan data wawancara dianalisis dengan analisis tematik. Hasil penelitian menunjukkan adanya disparitas adopsi dengan tingkat kesesuaian 0–87,23%. Dampaknya, harmonisasi rinci tidak menjadi prioritas, melainkan penyamaan persepsi untuk memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam kerangka Manajemen Risiko Pembangunan Nasional.

Penulis (6)

A

Akhmad Nur Imtihanul Hikam

B

Bagus Dwi Septian

L

Luthfia Almas

M

M. Rafli Al Mubarok

M

Muhammad Jusuf

S

Syifa Auliya Mahendra

Format Sitasi

Hikam, A.N.I., Septian, B.D., Almas, L., Mubarok, M.R.A., Jusuf, M., Mahendra, S.A. (2026). Studi Evaluatif dan Analisis Urgensi Harmonisasi Kebijakan Manajemen Risiko Sektor Publik di Indonesia. https://doi.org/10.36636/dialektika.v11i1.7977

Akses Cepat

Informasi Jurnal
Tahun Terbit
2026
Sumber Database
DOAJ
DOI
10.36636/dialektika.v11i1.7977
Akses
Open Access ✓