DOAJ Open Access 2022

Pendidikan Kesehatan Bahaya Cyberbullying pada Remaja di SMPN 5 Garut

Indra Maulana Iwan Shalahudin Hesti Platini

Abstrak

Bullying adalah tindakan negatif yang dilakukan oleh orang lain secara terus menerus atau berulang kali. Tindakan ini sering menyebabkan korban menjadi tidak berdaya, terluka secara fisik dan mental. Dalam aspek etimologis bully atau dalam bahasa Indonesia sering digunakan dalam bahasa "rundung" yang berarti mengganggu, terus-menerus mengganggu, merepotkan. Beberapa orang mungkin berpendapat bahwa intimidasi adalah masalah sepele, terutama jika dilakukan oleh anak-anak, beberapa orang tua menganggapnya sebagai perilaku yang wajar dari anak-anak. Cyberbullying umumnya dilakukan melalui media situs jejaring sosial seperti Facebook, Twitter, Yahoo Messenger, dan Line. Cara pembulatan bervariasi, mulai dari ancaman, penghinaan, penyebaran isu-isu palsu, bahkan tidak bermoral. Ada juga yang mencuri atau meretas akun email dan/atau situs jejaring sosial milik korban, kemudian memperbarui status dengan kata-kata atau gambar yang tidak senonoh. Pendampingan dilakukan dengan pengawasan langsung dengan bekerja dengan pusat penyuluhan. media yang digunakan untuk konseling adalah infocus dan poster. Metode yang digunakan adalah melalui beberapa tahapan yaitu penentuan tema yang akan digunakan penentuan daerah sasaran, survei daerah sasaran penyusunan bahan penyuluhan rencana perluasan, izin pelaksanaan, sosialisasi program, implementasi program, dan laporan akhir.

Penulis (3)

I

Indra Maulana

I

Iwan Shalahudin

H

Hesti Platini

Format Sitasi

Maulana, I., Shalahudin, I., Platini, H. (2022). Pendidikan Kesehatan Bahaya Cyberbullying pada Remaja di SMPN 5 Garut. https://doi.org/10.26877/e-dimas.v13i1.4214

Akses Cepat

PDF tidak tersedia langsung

Cek di sumber asli →
Lihat di Sumber doi.org/10.26877/e-dimas.v13i1.4214
Informasi Jurnal
Tahun Terbit
2022
Sumber Database
DOAJ
DOI
10.26877/e-dimas.v13i1.4214
Akses
Open Access ✓