Sinergi Tripusat Pendidikan sebagai Strategi Penguatan Karakter Ketaatan dan Kewarganegaraan di Era Disrupsi Digital
Abstrak
Degradasi moral dan ketidaktaatan terhadap aturan di era disrupsi digital menjadi urgensi utama artikel ini. Artikel ini bertujuan menganalisis mekanisme sinergi antara keluarga, sekolah, dan masyarakat dalam memperkuat pendidikan nilai. Melalui metode studi kepustakaan dengan pendekatan kualitatif-analitis, kajian ini menelaah literatur terkait Teori Ekologi Bronfenbrenner dan model kemitraan Joyce Epstein. Temuan menunjukkan bahwa pembentukan kepatuhan secara internal memerlukan koherensi antara pola asuh otoritatif keluarga, hidden curriculum sekolah, dan modal sosial masyarakat. Penelitian ini menyimpulkan bahwa revitalisasi konsep Tripusat Pendidikan melalui kolaborasi tripartit diperlukan untuk mengatasi disonansi nilai pada peserta didik. Namun, keterbatasan kajian terletak pada hambatan generalisasi implementasi akibat kurangnya literasi digital orang tua dan kesiapan pedagogis guru. Oleh karena itu, diperlukan penguatan kapasitas pemangku kepentingan dan transformasi sekolah sebagai integrator ekosistem pendidikan karakter.
Topik & Kata Kunci
Penulis (2)
Andi Puan Maharatu
Marzuki Marzuki
Akses Cepat
- Tahun Terbit
- 2026
- Sumber Database
- DOAJ
- DOI
- 10.24036/88514121012026934
- Akses
- Open Access ✓