TINGKAT EFEKTIVITAS PENGOLAHAN LIMBAH CAIR INDUSTRI BATIK DENGAN TEKNOLOGI LAHAN BASAH BUATAN
Abstrak
<p>Batik merupakan salah satu potensi industri bangsa Indonesia yang mengalami pertumbuhan pesat di berbagai daerah. Di samping memberikan manfaat di bidang ekonomi, industri batik juga menimbulkan dampak negatif terhadap lingkungan. Salah satu dampaknya berupa limbah cair dengan volume yang besar dan karakteristik yang berbahaya bagi kesehatan manusia dan lingkungan. Salah satu alternatif pengolahan yang berpotensi dalam pengolahan limbah cair batik adalah teknologi lahan basah buatan (<em>constructed wetland</em>). Teknologi lahan basah buatan merupakan metode pengolahan limbah dengan memanfaatkan proses alami, di mana pada sistem terjadi proses sedimentasi, filtrasi, transfer gas, adsorpsi, serta pengolahan kimiawi dan biologis, akibat adanya aktivitas mikroorganisme dalam tanah dan aktivitas tanaman. Teknologi ini termasuk teknologi tepat guna karena tidak memerlukan biaya pengolahan dan perawatan tinggi serta prosesnya sederhana dan menggunakan sumber daya lokal. Pada kegiatan ini dilaksanakan eksperimen pengembangan teknologi pengolahan limbah cair batik menggunakan sistem lahan basah buatan skala laboratorium dengan menggunakan tanaman Pegagan air (<em>Centella asiatica), </em>Lidi air (<em>Hippochaetes</em> <em>lymenalis), </em>Bambu air (<em>Equisetum</em> <em>hyemale), </em>Melati air (<em>Echinodorus</em> <em>palaefolius) </em>dan Kana lonceng (<em>Pistia</em> <em>stratiotese)</em>. Parameter pencemar yang diamati adalah pH, Suhu, TSS, TDS, BOD<sub>5 </sub>dan COD.<strong></strong></p>
Topik & Kata Kunci
Penulis (2)
Lilin Indrayani
Mutiara Triwiswara
Akses Cepat
- Tahun Terbit
- 2018
- Sumber Database
- DOAJ
- DOI
- 10.22322/dkb.v35i1.3795
- Akses
- Open Access ✓