DOAJ Open Access 2017

PIRANTI TRADISI DALAM KREASI BATIK PAPUA

Irfa'ina Rohana Salma Suryawati Ristiani Anugrah Ariesahad Wibowo

Abstrak

<p>Perkembangan IKM Batik Papua mengalami berbagai kendala, antara lain stagnasi pembuatan motif yang hanya berorientasi pada maskot daerah yaitu burung cederawasih. Oleh karena itu perlu dilakukan diversifikasi desain dengan mengambil ide alternatif dari budaya masyarakat Papua. Tujuan penelitian ini adalah untuk menciptakan desain motif batik  yang inspirasinya diambil dari piranti tradisi masyarakat Papua. Piranti tradisi yaitu alat-alat tradisional yang biasa digunakan oleh masyarakat Papua ketika di rumah, saat bekerja, berperang suku, dan berkesenian. Metode yang digunakan yaitu pengumpulan data, pengkajian sumber inspirasi, pembuatan desain motif, dan perwujudan menjadi batik. Hasilnya berupa 6 motif batik yaitu: (1) Motif Honai Besar, (2) Motif Honai Kecil, (3) Motif Tifa Besar, (4) Motif Tifa Kecil, (5) Motif Tambal Ukir Besar, dan (6) Motif Tambal Ukir Kecil. Hasil uji kesukaan terhadap motif kepada 50 responden menunjukkan bahwa motif yang paling disukai yaitu Motif Honai Kecil. Hasil selengkapnya:  Motif Honai Kecil 21 %, Motif Tifa Kecil 19 %, Motif Honai Besar 17 %, Motif Tambal Ukir Kecil 16 %, Motif Tambal Ukir Besar 15%, dan Motif  Tifa Besar 12 %.</p>

Penulis (3)

I

Irfa'ina Rohana Salma

S

Suryawati Ristiani

A

Anugrah Ariesahad Wibowo

Format Sitasi

Salma, I.R., Ristiani, S., Wibowo, A.A. (2017). PIRANTI TRADISI DALAM KREASI BATIK PAPUA. https://doi.org/10.22322/dkb.v34i2.3326

Akses Cepat

PDF tidak tersedia langsung

Cek di sumber asli →
Lihat di Sumber doi.org/10.22322/dkb.v34i2.3326
Informasi Jurnal
Tahun Terbit
2017
Sumber Database
DOAJ
DOI
10.22322/dkb.v34i2.3326
Akses
Open Access ✓