DOAJ Open Access 2023

Penerimaan Diri Perempuan Korban Sekstorsi: Sebuah Tinjauan Literatur Naratif

Adhita Putri Ariani Ike Herdiana

Abstrak

Sekstorsi adalah istilah yang belakangan ini muncul dan berasal dari kata "sex” dan "extortion”. Sekstorsi dapat berupa penyebaran gambar seksual para korban sebagai ancaman untuk mendapatkan uang maupun barang berharga lainnya. Para korban sekstorsi mengalami pengalaman yang buruk sehingga mendatangkan trauma yang memerlukan proses penerimaan diri yang cukup panjang mengenai keadaan yang mereka alami. Tinjauan literatur ini diperoleh dari artikel yang berkaitan dengan permasalahan tersebut dan bertujuan untuk menganalisis proses penerimaan diri para korban sekstorsi pasca kejadian serta menganalisis faktor-faktor yang terlibat dalam proses penerimaan diri para korban. Hasil review dari beberapa literatur menunjukkan bahwa proses penerimaan diri para korban sekstorsi pasca kejadian memiliki beberapa tahapan dimulai dari fase penyangkalan, evaluasi diri, mawas diri dan penerimaan diri. Faktor-faktor yang memengaruhi proses penerimaan diri dibedakan menjadi dua yaitu faktor internal berupa pemahaman diri, kesadaran diri dan kemauan diri untuk mengubah keadaan; serta faktor eksternal, yaitu lingkungan sekitar korban.

Penulis (2)

A

Adhita Putri Ariani

I

Ike Herdiana

Format Sitasi

Ariani, A.P., Herdiana, I. (2023). Penerimaan Diri Perempuan Korban Sekstorsi: Sebuah Tinjauan Literatur Naratif. https://doi.org/10.20473/brpkm.v3i2.49961

Akses Cepat

PDF tidak tersedia langsung

Cek di sumber asli →
Lihat di Sumber doi.org/10.20473/brpkm.v3i2.49961
Informasi Jurnal
Tahun Terbit
2023
Sumber Database
DOAJ
DOI
10.20473/brpkm.v3i2.49961
Akses
Open Access ✓