DOAJ Open Access 2019

Gerakan Dialog Keagamaan: Ruang Perjumpaan Antar Umat Beragama di Kota Bandung

Dwi Wahyuni

Abstrak

Kondisi objektif heterogenitas, termaksud keragaman agama di kota Bandung, menunjukkan akan pentingnya ruang-ruang perjumpaan antar umat beragama sebagai upaya untuk hidup toleran, setara dan bisa berkerjasama. Sebagai bentuk ruang perjumpaan antar umat beragama, dialog keagamaan sudah semestinya terus digagas dan dipraktikkan dalam kehidupan bermasyarakat di Kota Bandung. Tulisan ini memaparkan berbagai gerakan dialog keagamaan yang telah, sedang dan akan dilakukan oleh komunitas-komunitas masyarakat sipil di kota Bandung. Pendekatan yang digunakan ialah analisis deskriptif, yakni menggambarkan fenomena berdasarkan pengamatan secara spesifik terhadap hal-hal yang telah ditentukan. Data yang telah terkumpul selanjutnya diinterpretasikan  dan dianalisis menggunakan teknik analisis deskriptif-kualitatif. Diantara komunitas atau organisasi gerakan dialog keagamaan di kota Bandung ialah Jaringan Kerja Antar Umat Beragama (JAKATARUB), Paguyupan Anti Diskriminasi Agama, Adat dan Kepercayaan (PAKUAN), Masyarakat Untuk Lintas Agama (MAULA), Sahabat Lintas Iman (SALIM), Forum Lintas Iman Deklarasi Sancang (FLADS), Peace Generation, Sekolah Damai Indonesia Wilayah Bandung, dan Halaqah Damai.

Penulis (1)

D

Dwi Wahyuni

Format Sitasi

Wahyuni, D. (2019). Gerakan Dialog Keagamaan: Ruang Perjumpaan Antar Umat Beragama di Kota Bandung. https://doi.org/10.15575/rjsalb.v3i2.5095

Akses Cepat

PDF tidak tersedia langsung

Cek di sumber asli →
Lihat di Sumber doi.org/10.15575/rjsalb.v3i2.5095
Informasi Jurnal
Tahun Terbit
2019
Sumber Database
DOAJ
DOI
10.15575/rjsalb.v3i2.5095
Akses
Open Access ✓