Analisis daya terima terhadap variasi menu makanan lengkap pada anak usia 1 – 6 tahun
Abstrak
Kesulitan makan pada anak sering terjadi pada anak prasekolah sebesar >20%. Kesulitan makan pada anak merupakan masalah yang kompleks. Faktor penyebab kekurangan gizi adalah ketidakseimbangan gizi, faktor penyediaan dan penyajian makanan yang bergizi. Daya terima merupakan tingkat kesukaan atau ketidaksukaan individu terhadap suatu jenis makanan. Uji daya terima dilakukan untuk mengetahui apakah variasi menu makanan dapat diterima atau tidak. Dengan adanya variasi standar resep pada standar mutu dan kualitas, antara lain dengan mengubah rasa makanan dan penampilan makanan, tetapi tetap mempertahankan nilai gizi diharapkan dapat meningkatkan daya terima. Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis variasi menu makanan lengkap terhadap daya terima anak usia prasekolah di tempat penitipan anak. Desain penelitian eksperimen metode posttest-only control group design. Uji coba dilaksanakan selama 3 hari. Ketika tahap ini selesai dilakukan peneliti melakukan evaluasi pada pelaksanannya. Intervensi yang diberikan berupa 1 siklus makan siang balita. 1 siklus makan siang diberikan selama 2 minggu. Pada usia1-3 tahun makanan pokok menunjukan perbedaan rata-rata asupan pada 5 jenis makanan pokok dan sayur dengan p value 0,002, lauk hewani 0,003, lauk nabati 0,737, dan buah 0,0005. Pada usia 4-6 tahun makanan pokok menunjukan perbedaan rata-rata asupan pada 5 jenis makanan pokok dengan p value 0,107, makanan hewani 0,043, makanan nabati 0,351, sayuran 0,809, dan buah 0,01.
Penulis (2)
Munifa Munifa
Dhini Dhini
Akses Cepat
- Tahun Terbit
- 2022
- Bahasa
- en
- Sumber Database
- CrossRef
- DOI
- 10.52263/jfk.v10i2.209
- Akses
- Open Access ✓