Karakteristik Vegetasi dan Tanah Hutan Pasca Kebakaran di Gunung Lawu, BKPH Lawu Selatan, KPH Lawu Ds
Abstrak
Kebakaran hutan merupakan salah satu bentuk gangguan ekologis utama yang menyebabkan perubahan besar terhadap struktur dan fungsi ekosistem, khususnya pada karakteristik vegetasi dan sifat-sifat tanah. Hutan Gunung Lawu yang berada dalam wilayah pengelolaan BKPH Lawu Selatan, KPH Lawu Ds, telah mengalami beberapa kejadian kebakaran selama dua dekade terakhir. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji karakteristik vegetasi pada berbagai tahap suksesi, menilai sifat fisik-kimia tanah, serta mengidentifikasi spesies pionir potensial yang mampu beradaptasi di lingkungan pasca kebakaran. Penelitian dilakukan pada tiga tahapan suksesi yang direpresentasikan oleh semak belukar (kebakaran tahun 2019), hutan sekunder muda (kebakaran tahun 2015), dan hutan sekunder tua (kebakaran tahun 2002). Pengambilan data vegetasi dilakukan menggunakan metode petak berjenjang, sementara analisis tanah mencakup pengukuran pH, c-organik, n-total, rasio C/N, kapasitas tukar kation, kejenuhan basa, dan bulk density. Hasil penelitian menunjukkan adanya pergeseran dominasi spesies dari spesies Schima wallichii menjadi spesies Lithocarpus sundaicus pada hutan yang lebih klimaks. Penilaian sifat fisik dan kimia tanah menunjukkan hasil yang bervariasi. Biomassa meningkat seiring proses suksesi mencerminkan perkembangan ekosistem.
Penulis (3)
Muh Yosrilrafiq Irwansyah
Istomo Istomo
Lailan Syaufina
Akses Cepat
- Tahun Terbit
- 2025
- Bahasa
- en
- Sumber Database
- CrossRef
- DOI
- 10.36873/jht.v20i2.21564
- Akses
- Open Access ✓