PENGUATAN KESEHATAN REPRODUKSI REMAJA PUTRI MELALUI SKRINING KESEHATAN DASAR, PEMERIKSAAN URIN, DAN EDUKASI
Abstrak
Remaja putri merupakan kelompok yang rentan mengalami masalah kesehatan, baik kesehatan umum maupun kesehatan reproduksi. Kurangnya deteksi dini dan minimnya pengetahuan tentang kesehatan reproduksi dapat meningkatkan risiko anemia, infeksi saluran kemih, serta gangguan reproduksi di kemudian hari. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk melakukan skrining kesehatan dasar dan pemeriksaan urin sederhana, serta memberikan edukasi kesehatan reproduksi pada remaja putri. Metode kegiatan meliputi pemeriksaan tanda vital (tekanan darah, nadi, pernapasan, suhu tubuh) dan pemeriksaan urin sederhana (leukosit, nitrit, urobilinogen, protein, pH, darah, specific gravity, bilirubin, glukosa). Edukasi kesehatan reproduksi diberikan melalui ceramah interaktif, diskusi, dan sesi tanya jawab dengan 10 pertanyaan kunci untuk mengevaluasi pemahaman peserta. Hasil kegiatan menunjukkan sebagian besar remaja putri memiliki status kesehatan normal, meskipun terdapat temuan kelainan ringan seperti peningkatan tekanan darah dan denyut nadi. Sesi edukasi kesehatan reproduksi menunjukkan mayoritas peserta mampu menjawab pertanyaan dengan benar, menandakan adanya peningkatan pemahaman mengenai personal hygiene, pencegahan infeksi saluran kemih, dan pentingnya menjaga kesehatan reproduksi. Kegiatan ini menegaskan pentingnya deteksi dini kesehatan dasar dan edukasi kesehatan reproduksi bagi remaja putri sebagai upaya preventif untuk menurunkan risiko masalah kesehatan di masa mendatang. Kata kunci: remaja putri, skrining kesehatan, pemeriksaan urin, edukasi reproduksi, pengabdian masyarakat
Penulis (4)
Alifia Ayu Delima
Purnamaniswaty Yunus
Trisnawaty Andi
Utami Murti Pratiwi
Akses Cepat
- Tahun Terbit
- 2025
- Bahasa
- en
- Sumber Database
- CrossRef
- DOI
- 10.25311/jpkk.vol5.iss3.2333
- Akses
- Open Access ✓