Penerapan Healing Architecture dalam Perancangan Pusat Rehabilitasi Mental di Kota Makassar
Abstrak
Perubahan sosial, tekanan hidup, dan lingkungan yang tidak kondusif meningkatkan masalah kesehatan mental di kota-kota, termasuk Kota Makassar. Oleh karena itu, dibutuhkan fasilitas rehabilitasi yang dapat mendukung proses penyembuhan secara menyeluruh. Tujuan dari penelitian dan perancangan ini adalah untuk mengembangkan konsep dan desain untuk Pusat Rehabilitasi Mental di Kota Makassar menggunakan pendekatan arsitektur penyembuhan dengan mengutamakan elemen alam, cahaya, warna, skala ruang, dan kualitas pengalaman inderawi pengguna. Untuk menghasilkan konsep tentang tapak, massa bangunan, dan pengolahan ruang luar dan dalam, metode deskriptif kualitatif digunakan. Survei lapangan, penelitian pustaka, dan penelitian preseden bangunan sejenis digunakan. Hasil perancangan menunjukkan komposisi tapak dengan coverage bangunan sekitar 37 persen dan ruang terbuka hijau 63 persen. Ini juga menunjukkan zonasi yang jelas berdasarkan tingkat privasi, integrasi elemen air dan pemandangan sungai, penerapan atap hijau pada bangunan utama, dan desain interior yang lembut, terang, dan manusiawi. Secara keseluruhan, diharapkan desain yang dibuat dapat membangun lingkungan rehabilitasi yang tidak hanya memenuhi kebutuhan fungsional medis tetapi juga membuat pasien merasa aman, nyaman, dan tenang, sehingga membantu pasien pulih secara psikologis.
Penulis (3)
Reza Ali Fahlevi
Sriany Ersina
Sudarman Abdullah
Akses Cepat
- Tahun Terbit
- 2025
- Bahasa
- en
- Sumber Database
- CrossRef
- DOI
- 10.24252/timpalaja.v7i2a6
- Akses
- Open Access ✓